Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Kemunduran Rohani

Edisi C3I: e-Konsel 013 - Kekeringan Rohani

AYAT ALKITAB

Pertobatan dan Pengakuan:
1Yohanes 1:9; Amsal 28:13; Mazmur 51:19; Mazmur 40:2-4

Janji Pengampunan:
2Tawarikh 7:14; Yesaya 55:7

Pertumbuhan Rohani:
Efesus 3:17-19; Kolose 3:16; Filipi 4:6,7

Percaya pada Allah untuk Kemenangan tiap-tiap hari:
Amsal 3:5,6; Roma 8:32,37

LATAR BELAKANG

Kasus yang akan kita bahas ini menyangkut soal kegagalan moral atau rohani. Kasusnya bisa sangat berat, sampai seseorang kehilangan persekutuannya dengan Tuhan, menjadi dingin dan acuh terhadap kerohanian, atau bahkan sampai murtad.

Berikut adalah beberapa tahap kemunduran rohani:

  • Murtad:
    Seseorang menjadi murtad karena menolak kebenaran Allah yang dinyatakan di dalam Firman Tuhan dan dalam Putra-Nya, secara sengaja.
  • Dosa-dosa daging:
    Seseorang dihanyutkan oleh nafsunya sendiri dan terpikat untuk berdosa. Di antaranya pelanggaran susila, mabuk, membunuh, dan sebagainya.
  • Dosa-dosa roh:
    (Paling banyak terdapat pada orang Kristen). Pertama adalah kesuaman rohani -- ketiadaan tanggung jawab di hadapan Allah dan kepada gereja-Nya, yang membuat hidup dan pelayanannya menjadi tidak bermanfaat dan tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Bisa juga dimasukkan ke dalamnya, dosa berdusta, menipu, gosip, iri hati, pementingan diri sendiri, cemburu, dan sebagainya. (lihat Galatia 5:19-21).
Faktor-faktor penyebab kemunduran:
  • Kekecewaan atas ketidaksesuaian hidup orang Kristen lain, entah yang sungguh disaksikan atau hanya terkilas di pikiran.
  • Hubungan dengan Kristus secara asal-asalan, atau mengikut "dari jauh", dan melupakan kepentingan Firman Tuhan, doa dan kesaksian dalam hidup Kristen.
  • Ketidaktahuan tentang makna konkrit tanggung jawab dan tindakan yang rohani.
  • Ketidaktaatan kepada kehendak yang Allah nyatakan dalam hidup.
  • Dosa yang disengaja dan yang terus tidak diakui. Kita perlu sadar bahwa setiap orang harus bertanggung jawab atas semua tindakannya di hadapan Tuhan. Ini menuntut pertobatan dan pengakuan.
------------------------------Kutipan-----------------------------------
Menurut Billy Graham:
"Jika anda seorang yang sungguh beriman pada Kristus, anda akan berada dalam peperangan. Nafsu-nafsu daging, daya tarik dan pengaruh dunia serta Iblis, akan memerangi hidup Kristen anda. Daging akan menentang roh, dan roh akan melawan daging, dan pertentangan itu akan terus berlangsung. Hanya ketika anda menyerahkan diri penuh dan mempercayakan setiap bagian hidup anda kepada Kristus, baru anda akan mengalami damai sejahtera sempurna. Terlalu banyak orang yang ingin berpijak sebelah kaki atas dunia ini dan sebelah lagi atas kerajaan Allah, mencoba bersikap netral. Tetapi anda tidak akan mengalami kebahagiaan dengan sikap demikian. Nyatakan bahwa anda milik Kristus." --------------------------Kutipan_Selesai-------------------------------

STRATEGI BIMBINGAN

Pembimbing harus mendorong orang yang dilayaninya untuk mengalami pertobatan sejati, pengakuan dan pemulihan, agar dia mengalami pembaruan kasih kepada Kristus, Firman-Nya dan pelayanan-Nya.

Untuk mencapai sasaran ini, coba temukan bagaimana dia kehilangan persekutuannya dengan Tuhan. Jika nampaknya dia kurang pasti tentang penyerahan dirinya dulu pada Kristus, ulangi lagi "Damai dengan Allah". [["Damai dengan Allah" -- Traktat untuk menolong/menuntun orang non-Kristen agar dapat menerima Kristus (dari LPMI/PPA); atau Buku Pegangan Pelayanan, halaman 5; atau CD-SABDA: Topik 17750.]]

Jika dia bersedia menghadapi masalahnya, teruskan dengan hal-hal berikut:

  1. Minta dia mengakui segala dosa yang disadarinya kepada Tuhan, sesuai dengan 1Yohanes 1:9.
  2. Bimbing dia membahas "Pemulihan". Melalui pengakuan, dia dapat diperbarui. Tidak ada dosa yang tidak akan Allah ampuni di dalam Kristus.

    [["Pemulihan" -- Panduan untuk orang yang sudah menerima Kristus, namun undur dari-Nya dan kini kembali mencari keampunan (Buku Pegangan Pelayanan); atau CD-SABDA: Topik 17753.]]

  3. Dorong dia untuk mulai membaca dan mempelajari Alkitab dan berdoa tiap hari. Tawarkan "Hidup dalam Kristus" yang akan membantunya memulai penelaahan Alkitab.

    [["Hidup dalam Kristus" -- Buklet yang berisi pelajaran-pelajaran dasar tentang prinsip memulai Kehidupan Kristen (dari PPA, Persekutuan Pembaca Alkitab); atau CD-SABDA: Topik 17453.]]

  4. Anjurkan dia melibatkan diri dalam persekutuan, pengajaran dan pelayanan di suatu gereja yang mementingkan Firman Tuhan.
  5. Dorong dia untuk berusaha memperbaiki kesalahannya pada orang lain, jika perlu.
  6. Berdoalah dengannya agar dia mengalami pemulihan penuh dan menerima berkat Tuhan.
  7. Desak dia untuk menghafalkan Amsal 3:5,6 dan belajar untuk bergantung pada kebenarannya di masa-masa mendatang.

Sumber
Halaman: 
108 - 110
Judul Artikel: 
Buku Pegangan Pelayanan
Penerbit: 
Persekutuan Pembaca Alkitab (PPA)

Komentar