Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Mengapa Anda Membutuhkan Keluarga Gereja?

Edisi C3I: e-Konsel 099 - Gereja dan Pertumbuhan Rohani

  1. Sebuah keluarga gereja menunjukkan bahwa Anda adalah sungguh- sungguh orang percaya.
    Saya tidak bisa menyatakan diri sebagai pengikut Kristus jika saya tidak terikat pada satu kelompok murid tertentu. Yesus berfirman,

    "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." (Yohanes 13:35)

    Bila kita bersatu di dalam kasih sebagai sebuah keluarga gereja dari latar belakang, ras dan status sosial yang berbeda, hal tersebut merupakan kesaksian yang sangat kuat bagi dunia (Galatia 3:28; lihat juga Yohanes 17:21). Anda bukanlah tubuh Kristus secara sendirian. Anda membutuhkan orang lain untuk menyatakannnya. Bersama-sama, bukan terpisah, kita merupakan tubuh-Nya (1Korintus 12:27).

  2. Sebuah keluarga gereja mengeluarkan Anda dari keterasingan yang mementingkan diri sendiri.
    Gereja lokal merupakan ruang kelas untuk belajar bagaimana bergaul dengan baik di dalam keluarga Allah. Gereja merupakan laboratorium untuk menerapkan kasih yang penuh perhatian dan tidak mementingkan diri sendiri. Sebagai anggota yang aktif Anda belajar untuk memperhatikan orang lain dan ikut merasakan pengalaman orang lain:

    "Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita." (1Korintus 12:26)

    Hanya di dalam hubungan yang terus menerus dengan orang-orang percaya yang biasa dan yang tidak sempurna, kita bisa mengenal persekutuan yang sesungguhnya dan mengalami kebenaran Perjanjian Baru tentang saling berhubungan dan saling bergantung (Efesus 4:16; Roma 12:4-5; Kolose 2:19; 1Korintus 12:25).

    Persekutuan yang Alkitabiah berarti menimbulkan satu ikatan satu dengan yang lain seperti kita terikat dengan Yesus Kristus. Allah mengharapkan agar kita memberikan hidup kita satu kepada yang lain. Banyak orang Kristen yang mengetahui Yohanes 3:16 tidak menyadari akan 1Yohanes 3:16:

    "Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita."

    Inilah jenis kasih yang berkorban yang Allah ingin Anda tunjukkan kepada orang-orang percaya lainnya, yaitu suatu kesediaan untuk mengasihi mereka dengan cara yang sama seperti Yesus mengasihi Anda.

  3. Sebuah keluarga gereja membantu Anda mengembangkan otot-otot rohani.
    Anda tidak akan pernah bertumbuh menuju kedewasaan hanya dengan menghadiri ibadah dan menjadi penonton yang pasif. Hanya keikutsertaan dalam kehidupan penuh dari gereja lokallah yang akan membangun otot rohani. Alkitab berkata,

    "Ketika masing-masing bagian melakukan pekerjaan khususnya, ia akan menolong bagian lainnya untuk bertumbuh, sehingga seluruh tubuh sehat dan bertumbuh dan penuh dengan kasih." (Efesus 4:16b (NLT))

    Lebih dari lima puluh kali di dalam Perjanjian Baru frasa "saling" atau "seorang akan yang lain" digunakan. Kita diperintahkan untuk mengasihi seorang akan yang lain, saling mendoakan, saling menguatkan, saling menasihati, memberi salam seorang kepada yang lain, melayani seorang akan yang lain, mengajar seorang akan yang lain, saling menerima, saling hormat, bertolong-tolongan menanggung beban, saling mengampuni, merendahkan diri seorang kepada yang lain, dan mengerjakan banyak tugas bersama lainnya. Inilah keanggotaan menurut Alkitab! Inilah "tanggung jawab keluarga" Anda yang Allah harapkan untuk Anda penuhi melalui persekutuan lokal. Bersama siapa Anda melakukan hal-hal ini?

    Mungkin terasa lebih mudah untuk menjadi suci ketika tidak ada orang lain di sekeliling yang akan menganggu kesenangan- kesenangan Anda, tetapi itu adalah kesucian yang palsu dan tidak teruji. Keterasingan menghasilkan kebohongan; mudah untuk membodohi diri kita sendiri dengan mengira bahwa kita menjadi dewasa jika tidak ada seorang pun yang menantang kita. Kedewasaan yang sejati muncul dalam hubungan.

    Kita tidak hanya membutuhkan Alkitab untuk bertumbuh; kita memerlukan orang-orang percaya lainnya. Kita bertumbuh lebih cepat dan kuat dengan saling belajar dan saling bertanggung jawab. Ketika orang lain membagikan apa yang Allah ajarkan pada mereka, saya juga belajar dan bertumbuh.

  4. Tubuh Kristus membutuhkan Anda
    Allah memiliki peran yang unik untuk Anda mainkan di dalam keluarga-Nya. Inilah yang disebut "pelayanan" Anda, dan Allah telah memberi Anda karunia untuk tugas ini:

    "Karunia rohani diberikan kepada setiap kita sebagai alat untuk menolong seluruh gereja." (1Korintus 12:7)

    Persekutuan lokal Anda adalah tempat yang Allah rancang bagi Anda untuk menemukan, mengembangkan dan memakai karunia-karunia Anda. Anda juga mungkin memiliki pelayanan yang lebih luas, tetapi hal tersebut hanya merupakan tambahan untuk pelayanan Anda dalam tubuh lokal. Yesus tidak berjanji untuk membangun pelayanan Anda; Dia berjanji untuk membangun Gereja-Nya.

  5. Anda akan ambil bagian dalam misi Kristus di dunia.
    Pada saat Yesus hidup di bumi, Allah bekerja melalui tubuh jasmani Kristus; sekarang Dia menggunakan tubuh rohani-Nya. Gereja adalah alat Allah di bumi. Kita bukan hanya harus meneladani kasih Allah dengan saling mengasihi; kita harus membawa kasih Allah bersama-sama bagi seluruh dunia ini. Ini merupakan hak istimewa yang luar biasa yang telah diberikan kepada kita semua. Sebagai anggota Tubuh Kristus, kita merupakan tangan-Nya, kaki-Nya, mata-Nya, dan hati-Nya. Dia bekerja melalui kita di dunia. Kita masing-masing memiliki bagian untuk dilakukan. Paulus memberi tahu kita,

    "Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalam-Nya." (Efesus 2:10)

  6. Sebuah keluarga gereja akan membantu menjaga Anda dari kemunduran.
    Tidak seorang pun dari kita kebal terhadap pencobaan. Dalam situasi yang tepat, saya dan Anda bisa berbuat dosa apa saja. Allah mengetahui hal ini, sehingga Dia memberi kita tanggung jawab sebagai individu untuk saling menjaga agar tetap berada di jalur (1Korintus 10:12; Yeremia 17:9; 1Timotius 1:19). Alkitab berkata,

    "Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari ... supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa." (Ibrani 3:13)

    "Uruslah urusanmu sendiri" bukanlah frasa kristiani. Kita dipanggil dan diperintahkan untuk terlibat dalam kehidupan orang percaya lainnya. Jika Anda mengetahui seseorang sedang menyimpang secara rohani sekarang, menjadi tanggung jawab Anda untuk pergi kepada mereka dan membawa mereka kembali ke dalam persekutuan. Yakobus memberi tahu kita,
    "Jika kamu mengetahui orang-orang yang telah menyimpang dari kebenaran Allah, janganlah menolak mereka. Pergilah kepada mereka. Bawalah mereka kembali." (Yakobus 5:19 Msg)

    Manfaat lain dari gereja lokal adalah bahwa gereja lokal tersebut juga menyediakan perlindungan rohani dari pemimpin-pemimpin yang saleh. Allah memberi para gembala tanggung jawab untuk menjaga, melindungi, mempertahankan dan memperhatikan kesejahteraan rohani dari kawanan domba-Nya (Kisah Para Rasul 20:28-29; 1Petrus 5:1-4; Ibrani 13:7,Ibrani 13:17). Kita diberi tahu,

    "Sebab mereka selalu memperhatikan jiwamu, dan mereka harus bertanggung jawab kepada Allah." (Ibrani 13:17 (BIS))

    Iblis menyukai orang-orang percaya yang mundur, yang memisahkan diri dari kehidupan Tubuh, terpisah dari keluarga Allah, dan tidak lagi di bawah tanggung jawab pemimpin-pemimpin rohani, karena Iblis tahu mereka tidak memiliki pertahanan dan tidak berdaya melawan taktiknya.

Sumber
Halaman: 
148 - 151
Judul Artikel: 
The Purpose Driven Life ~~ Kehidupan yang Digerakkan oleh Tujuan
Penerbit: 
Gandum Mas, Malang, 2004

TIDAK ADA KELUARGA DI DALAM SESAMA ANTAR HAMBA TUHAN

Bagaimana mengatasi keadaan di mana di sekitar lingkungan sesama hamba Tuhan tidak tercipta suasana saling mendukung, saling menguatkan melainkan sebaliknya saling menjatuhkan, saling menghindar bahkan bila berhubungan pun hanya berdasarkan azas manfaat atau kalau ada kepentingan?terima kasih.

Re: Hidup Rukun dengan Hamba Tuhan yang Lain

Dear Bapak Cong Oi Ling,

Menurut pendapat saya, kita sebaiknya tidak menjadi serupa dengan orang-orang yang tidak mengasihi kita -- ikut-ikutan saling menjatuhkan, menghindar, atau saling memanfaatkan. Kita adalah satu tubuh di dalam Kristus. Ketika kita menyakiti orang lain, sesama hamba Tuhan, berarti kita menyakiti diri sendiri. Hal ini tentu tidak mengenakkan, bukan?

Firman Tuhan mengingatkan, "Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat." (Lukas 6:27-28, 32-35)

Kepada musuh/orang yang tidak kita suka saja kita harus bisa mengasihi, apalagi kita adalah satu keluarga di dalam Tuhan. Untuk itu, mari kita belajar untuk mengasihi, apalagi kasih adalah dasar dari kehidupan Kristen. Tanpa kasih, persekutuan antar hamba Tuhan pun tidak akan memiliki damai sejahtera dan kesatuan.

Sebagai saudara seiman, kita berhak untuk memberi nasihat bagi saudara kita yang berbuat salah. Kita perlu mengadakan pendekatan kepada orang-orang yang sering bermasalah dan merangkul mereka dengan kasih.

Saya berdoa, keadaan yang tidak menyenangkan di antara umat Tuhan segara diatasi dan diganti dengan suasana shalom dalam Tuhan. Amin.

Tuhan memberkati.

Komentar