Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Bagian B: Keselamatan Anak-anak

Keselamatan Anak-anak
Latar Belakang

Sambil anak-anak belajar tentang Yesus, hidup, kematian dan kebangkitan-Nya, mereka belajar menyambut kasih Allah. Tuhan ingin supaya mereka selamat, sebab Yesus berkata, "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah." (Mr 10:14). Pada kesempatan lain, Dia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga." (Mat 18:3). Seorang anak siap menyerahkan dirinya kepada Kristus, begitu dia mengerti makna dosa dan bahwa Yesus adalah Juruselamat dari dosa.

"Memberi dirimu kepada Kristus merupakan perkara terpenting-yang dapat kau lakukan. Tindakan itu menjadi permulaan pengalaman yang baru dan indah . . . Dalam Injil Yohanes 10:10, kita membaca perkataan Yesus: 'Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.' Allah ingin kamu memiliki hidup yang berbahagia dan berguna."
-Selesai
Latar Belakang
Ayat Alkitab
Strategi Bimbingan

Anda dapat menjelaskan jalan keselamatan sesederhana mungkin kepada si anak. Gunakan Alkitab, tetapi pastikan bahwa dia menangkap makna tiap bagian Firman Tuhan dalam membeberkan rencana-Nya. Jika anda menyimpulkan bahwa si anak mengerti, ajak dia berdoa untuk memohon Yesus mengampuninya dan datang ke dalam hatinya sebagai Juruselamatnya. Garis besar berikut mungkin berguna:

  1. Apakah rencana Allah untukmu? (Damai dan Hidup)

    Dunia ini milik Allah. Dia membuatnya. Dia membuatmu juga. Dia ingin kau bahagia dan memiliki damai. Dalam bagian permulaan Alkitab, kita baca: "Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik." (Kej 1:31). Tetapi bila kita dengar berita tentang segala masalah di dunia ini -- ketidakbahagiaan, keburukan -- kita sadar bahwa ada sesuatu yang salah dalam dunia Allah ini.

  2. Apa yang menyebabkan kekacauan ini? (Dosa)

    Bukannya kita hidup menyukakan Allah, kita menyenangkan diri sendiri. "Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri." (Yes 53:6). Ini yang disebut dosa dalam Alkitab. Dosa berarti menjalankan kemauan sendiri, menolak kemauan Allah. Alkitab berkata, "Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah." (Rom 3:23).

  3. Bagaimana Allah membereskan masalah dosa kita? (Salib Yesus)

    Ketika Yesus Kristus, Putra Allah, mati di Salib, Dia menanggung hukuman dosa yang seharusnya menimpa kita. Melalui kematian-Nya, kita dapat diampuni. "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya, tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yoh 3:16).

  4. Apa yang kini harus kita buat, untuk menyukakan Allah? (Buka hati kita dan terimalah Yesus)

    Jika kau ingin memohon Allah mengampuni dosa-dosamu, dan kau menerima Yesus sebagai Juruselamatmu, kamu akan menjadi anggota keluarga Allah. "Tetapi semua orang yang menerima-Nya, diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah." (Yoh 1:12).

  5. Bagaimana kalau kita berdoa secara singkat? Jika kau sungguh ingin menerima Yesus, ikutlah kata-kata doa ini:

    "Oh Tuhan, Engkau telah berkata bahwa aku berdosa dan perlu diampuni. Aku menyesal sudah menyenangkan diri sendiri dan bukan menyenangkan Kau. Aku terima Yesus sekarang juga, sebagai Juruselamat dan Tuhanku. Amin."

  6. Anjurkan si anak untuk:
    1. Membaca Alkitabnya tiap hari. Gunakan buku-buku yang membantu anak untuk mengerti Alkitab dan Kekristenan.
    2. Belajarlah berdoa kepada Yesus tiap hari.
    3. Berusahalah mengasihi orangtua dan orang lain sambil berusaha membantu mereka.
    4. Hadirilah Sekolah Minggu dengan teratur.
Latar Belakang
Strategi Bimbingan
Ayat Alkitab

"Lihat, aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." (Wahy 3:20)

"Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." (1Yoh 1:8,9)

"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan ." (Rom 10:13)

Komentar