Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Bagian D: Surga

surga
Latar Belakang

Surga adalah suatu tempat yang disiapkan Allah untuk orang-orang yang ditebus-Nya (Yoh 14:1-6). Sebagaimana neraka adalah tempat kediaman akhir dari mereka yang hidup dan mati dalam dosa-dosa mereka, demikian juga surga adalah tempat kediaman akhir semua mereka yang telah ditebus oleh darah Kristus dan diperbaharui oleh Roh Kudus. Surga bukan "Negeri antah berantah nun di sana", tetapi adalah suatu tempat yang jelas ada dan tetap. Alkitab tidak menunjuk pada lokasinya, tetapi beberapa hal disebut:

Tempat Allah berdiam.
"Engkau juga mendengarnya di tempat kediaman-Mu di surga." (1Raj 8:30).

Kota Allah.
"Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi . . . " (Ibr 12:22).

Rumah Bapa-Ku.
"Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal." (Yoh 14:2).

Tempat Kristus ada dalam hadirat Allah.
"Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam surga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita." (Ibr 9:24).

Tempat kediaman para malaikat dan orang-orang kudus.
"Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di surga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di surga." (Mat 18:10). "Aku berkata kepadamu Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat." (Luk 15:10). "Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang." (Kol 1:12).

Orang Kristen akan memasuki tempat penuh berkat ini pada saat kematiannya.
"Tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan." (2Kor 5:8).

Mereka yang ketika Tuhan datang kembali masih hidup, akan diangkat untuk bertemu Dia di angkasa.
"Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan." (1Tes 4:17).

Surga adalah suatu "keadaan" kasih dan damai sempurna. Surga tidak lagi ditandai oleh noda-noda dan ketidaksempurnaan dunia serta tipu daya dan penyimpangannya. Surga adalah tempat penyembahan, pujian dan pelayanan, di mana umat tebusan Allah dibebaskan sempurna dari dosa oleh Dia yang akan menjadi sukacita mereka tanpa akhir.

"Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." (Wahy 21:27, lihat juga Wahy 5:9-13).

"Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kamu tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia. sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya." (1Yoh 3:2).

"Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah." (1Kor 15:51,52).

Kita akan mengenali orang-orang yang kita kasihi, orang-orang kudus, yang sudah mati di dalam Kristus, dan akan bersekutu dengan tokoh-tokoh Alkitab. "Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." (Mat 17:3,4).

Kesempurnaan dan kemuliaan Surga, tak terlukiskan. "Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita . . . Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."" (1Kor 2:7,9).

"Surga adalah suatu tempat yang penghuninya bebas dari ketakutan dan ketidakamanan yang mewabahi dan menghantui kita dalam hidup masa kini. Di sana . . . tak kan ada lagi krisis energi . . . Kita akan bebas dari tekanan-tekanan ekonomi dan finansial yang membebani kita di sini, bebas dari bencana pribadi dan jasmani . . . Tidak akan ada lagi kegagalan . . . Hubungan kita dengan-Nya akan sedemikian akrab dan langsung. Datanglah segera hari mulia, ketika kita akan memasuki surga mulia itu."
_Selesai

Latar Belakang
Ayat Alkitab
Strategi Bimbingan
  1. Untuk orang Kristen yang mencari keyakinan tentang surga dan kehidupan yang akan datang, jelaskan bahasan dalam Latar Belakang kepadanya. Mungkin dia ditinggal mati oleh orang yang dikasihinya; berusahalah simpatik dan pekalah pada Roh Kudus, saat anda berusaha menghibur dan menguatkan dia. "Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini." (1Tes 4:18). Pastikan bahwa dia sungguh seorang Kristen sejati yang siap masuk surga. Jelaskan "Damai dengan Allah", .
  2. Bagi yang bukan Kristen yang bertanya-tanya tentang hal-hal masa depan dan surga, jelaskan bahasan dalam Latar Belakang, sambil menambahkan dengan penjelasan tentang Kedatangan Yesus kedua kali. Jelaskan "Damai dengan Allah", .

Latar Belakang
Strategi Bimbingan
Ayat Alkitab

"Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu." (Wahy 21:4)

"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus itu memang lebih baik." (Fili 1:21-23).

(Yohanes 14:14).

Komentar