Artikel
Rumah Adalah Garis Depan Kehidupan Kristen
Keluarga Allah di Dunia Tanpa Keluarga
Selama beberapa dekade, orang Kristen telah mengkhawatirkan keluarga yang semakin melemah, menyusut, dan kehilangan perannya. Kita sedang memasuki situasi yang belum pernah kita hadapi sebelumnya, yaitu ketika banyak anak tidak lagi memiliki saudara kandung, memiliki lebih sedikit bibi, paman, dan sepupu, atau tidak lagi tinggal bersama kedua orang tua biologis mereka. Saat ini, hampir 30 persen rumah tangga hanya terdiri dari satu orang.
Saat Kita Gagal terhadap Keluarga
Ketika percakapan telepon dengan saudara perempuan saya hampir berakhir, dia melontarkan kata-kata terakhir yang menyengat setelah kami membicarakan beberapa persoalan keluarga: "Ya, kita semua tahu bahwa kamu orang yang paling rohani di keluarga." Saya menghela napas dalam hati. Saya tahu yang sebenarnya ingin dia katakan adalah bahwa saya orang yang merasa diri paling benar.
Apa yang Tuhan Katakan tentang Kesehatan Mental?
Saya tidak akan pernah melupakan serangan panik pertama saya.
Mengapa Saya Depresi?
Jawaban atas pertanyaan Anda akan berbeda-beda, tergantung kepada siapa Anda bertanya. Seorang teman mungkin akan mengatakan satu hal, seorang dokter akan mengatakan hal yang lain, dan seorang terapis akan mengatakan hal yang sama sekali berbeda.
Akan tetapi, sudahkah Anda mencoba bertanya pada jiwa Anda sendiri?
Kesembuhan Emosional: Menapaki Prosesnya
"Yesus dekat dengan yang patah hati, dan menyelamatkan mereka yang hancur dalam roh." (Mazmur 34:18, AYT)
Membuka Ruang Aman: Christian Counseling GPT dan Harapan Baru bagi Kesehatan Mental
Apakah ruang aman digital mampu menghapus stigma yang membungkam begitu banyak suara?
Gereja pada Era Digital: Menyikapi Christian Counseling GPT sebagai Alat Pelayanan Baru
Bagaimana gereja dapat memanfaatkan Christian Counseling GPT sebagai bagian dari pelayanannya?
Apakah Aman Curhat ke Mesin? Etika & Spiritualitas Christian Counseling GPT
Dalam beberapa tahun terakhir, kecerdasan buatan (AI) mulai masuk ke ranah yang dulu dianggap sangat manusiawi: konseling. Di Indonesia, Yayasan Lembaga SABDA memperkenalkan Christian Counseling GPT -- sebuah chatbot konseling berbasis Alkitab yang bisa diajak curhat kapan saja, 24/7, pagi, siang, dan malam.