Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

e-Konsel 155 - Mengendalikan Emosi

Mengendalikan Emosi

Pengendalian Diri

Edisi C3I: e-Konsel 155 - Mengendalikan Emosi

Bacaan: Mazmur 56 Kita mudah kehilangan kendali emosi saat seseorang yang ingin menyakiti kita tampak telah memenangkan situasi. Fred telah difitnah mencuri dan terancam kehilangan pekerjaannya. Orang yang memfitnahnya adalah lawan yang cerdik. Fred merasa marah
Sumber
Judul Artikel: 
e-Renungan Harian, 24 Oktober 2000

Bagaimana Mengendalikan Emosi-Emosi Saudara?

Edisi C3I: e-Konsel 155 - Mengendalikan Emosi

Kita perlu mengakui bahwa emosi itu tidak apa-apa; sebetulnya, emosi dapat sangat bermanfaat. Kadang-kadang, terutama jika kita menjadi marah atau frustrasi, kita berpikir bahwa emosi itu buruk. Kita berpikir bahwa seorang Kristen seharusnya tidak merasa tidak

Kita perlu mengakui bahwa emosi itu tidak apa-apa; sebetulnya, emosi dapat sangat bermanfaat. Kadang-kadang, terutama jika kita menjadi marah atau frustrasi, kita berpikir bahwa emosi itu buruk. Kita berpikir bahwa seorang Kristen seharusnya tidak merasa tidak berbahagia. Tetapi Tuhan menciptakan emosi-emosi. Emosi adalah bagian dari wujud manusia. Emosi mendorong kita untuk bertindak. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
370 -- 372
Judul Artikel: 
Pola Hidup Kristen
Penerbit: 
Gandum Mas, Yayasan Kalam Hidup dan YAKIN 2002

Apakah Emosi yang Kuat itu Baik Atau Buruk?

Edisi C3I: e-Konsel 155 - Mengendalikan Emosi

Emosi sering berakar pada respons-respons fisik. Arus adrenalin yang deras yang menyebabkan jantung menjadi berdebar-debar, wajah menjadi kemerah-merahan, dan lain sebagainya adalah respons tubuh Anda terhadap suatu ancaman. Banjir hormon merupakan respons yang alamiah
Sumber
Halaman: 
156 -- 157
Judul Artikel: 
Kompas Kehidupan Kristen
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup, Bandung 1989

Disiplin dan Emosi Anak

Edisi C3I: e-Konsel 155 - Mengendalikan Emosi

Ada sebagian orang tua yang berpendapat bahwa anak tidak memerlukan disiplin sebab pada akhirnya ia akan belajar disiplin dengan sendirinya. Pandangan ini tidak tepat sebab anak memerlukan disiplin sama seperti anak memerlukan tangan orang tua untuk menuntunnya

Ada sebagian orang tua yang berpendapat bahwa anak tidak memerlukan disiplin sebab pada akhirnya ia akan belajar disiplin dengan sendirinya. Pandangan ini tidak tepat sebab anak memerlukan disiplin sama seperti anak memerlukan tangan orang tua untuk menuntunnya belajar berjalan. Salah satu alasan mengapa disiplin diperlukan karena disiplin akan memengaruhi emosi anak.

Sumber
Judul Artikel: 
TELAGA - Kaset T195A

Menyikapi Emosi dan Menenteramkan Diri

Edisi C3I: e-Konsel 155 - Mengendalikan Emosi

Masalah yang Anda hadapi semakin membuat Anda tak bisa mengontrol emosi belakangan ini? Atau malah sampai membuat Anda kehilangan nafsu makan bahkan mudah jatuh sakit? Inilah saatnya Anda perlu melakukan langkah-langkah yang dapat membantu Anda mengatasi hal

Masalah yang Anda hadapi semakin membuat Anda tak bisa mengontrol emosi belakangan ini? Atau malah sampai membuat Anda kehilangan nafsu makan bahkan mudah jatuh sakit? Inilah saatnya Anda perlu melakukan langkah-langkah yang dapat membantu Anda mengatasi hal ini.

Beberapa tips untuk Anda ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Jawaban.com

Editorial

Edisi C3I: e-Konsel 155 - Mengendalikan Emosi

Salam sejahtera,

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengungkapkan emosi. Ada yang diam dan memendam emosinya, ada yang menangis, tetapi ada pula yang meluapkannya dengan tindakan-tindakan yang kasar, misalnya marah-marah, memukul, mengumpat, merusak, atau tindakan lain yang bisa merugikan diri sendiri, bahkan orang lain. ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content