Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

e-Konsel 158 - Mengampuni Diri Sendiri

Mengampuni Diri Sendiri

Mengampuni Diri Sendiri

Edisi C3I: e-Konsel 158 - Mengampuni Diri Sendiri

Orang tua dari seorang anak berusia lima tahun mengampuni seorang wanita yang bertanggung jawab atas kecelakaan yang mengakibatkan anak tersebut luka parah. Namun, wanita itu berjalan menuju tempat kerjanya sambil berkata, "Aku tidak akan pernah mengampuni diriku
Sumber
Halaman: 
30 -- 31
Judul Artikel: 
Putting Forgiveness Into Practise
Penerbit: 
Argus Communications, Texas 1982

Bagaimana Mengampuni Diri Sendiri?

Edisi C3I: e-Konsel 158 - Mengampuni Diri Sendiri

Apakah hari ini Anda berani membebaskan diri dari bayang-bayang kesalahan yang Anda lakukan kemarin? Apakah Anda berani mengampuni diri sendiri? Mengampuni diri sendiri sangat memerlukan keberanian. Lagipula, siapakah Anda sampai-sampai dapat membebaskan diri dari dosa yang

Apakah hari ini Anda berani membebaskan diri dari bayang-bayang kesalahan yang Anda lakukan kemarin?

Apakah Anda berani mengampuni diri sendiri? ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
97 -- 105
Judul Artikel: 
Forgieve; Healing The Hurts We Don`t Deserve
Penerbit: 
Pocket Books, New York 1984

Editorial

Edisi C3I: e-Konsel 158 - Mengampuni Diri Sendiri

Setiap orang percaya pastinya tahu bahwa kita harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Bukan hanya dengan sekadar melontarkan kata "sudah memaafkan", tetapi juga tidak merasakan apa-apa lagi ketika kita mengingat kesalahan-kesalahan yang telah orang lain lakukan kepada kita. Toh, kita tidak menderita "amnesia" sehingga pastilah tidak serta-merta dapat melupakan kesalahan orang lain, tetapi satu tanda kita telah memaafkan adalah tidak merasa kecewa atau sakit lagi ketika mengingat kesalahan tersebut. Kita pun dapat

Komentar


Syndicate content