Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

edisi 339 - Mengajar Anak Bertanggung Jawab

Mengajar Anak Bertanggung Jawab

Mengajar Anak untuk Bertanggung Jawab

Edisi C3I: edisi 339 - Mengajar Anak Bertanggung Jawab

Setiap anak telah diciptakan menurut gambar dan rupa Allah dan memiliki berbagai kemampuan pribadi dan tanggung jawab yang unik, yang diberikan Allah kepadanya. Untuk dapat mencapai segala potensi yang ada di dalam dirinya, seorang anak harus diajar tentang cara menggunakan hikmat dan kasih karunia Allah dalam membuat keputusan-keputusan yang benar. ... baca selengkapnya »

Hukuman atas Kesalahan

Edisi C3I: edisi 339 - Mengajar Anak Bertanggung Jawab

  1. Ingatlah bahwa tujuan disiplin bukanlah hukuman, tetapi suatu keyakinan batin mengenai apa yang benar (Efesus 6:1).

  2. Ingatlah bahwa anak Anda paling membutuhkan Anda ketika ia menjadi suka menentang dan sulit.

  3. Ingatlah, hukuman harus setara dengan pelanggarannya. Suatu tindakan yang mungkin membahayakan hidupnya atau pelanggaran moral seperti berbohong atau mencuri, jelas akan memerlukan hukuman yang lebih besar daripada memecahkan piring atau pulang terlambat dari rumah tetangga sebelah.

  4. Ingatlah bahwa setiap anak itu unik. Anak yang sensitif mungkin takut dengan suara bernada tinggi. Sementara yang lain, yang kurang peka, mungkin menentang bahkan setelah menerima sebuah pukulan.

  5. Sedikit penjelasan tentang pemukulan: Kami melakukannya! Alkitab memerintahkan itu: "Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya." (Amsal 22:15) Walaupun Alkitab tidak mengajarkan bahwa semua disiplin bersifat jasmani, "rotan" menetapkan penggunaan yang tepat.

Facebook e-Jemmi

Edisi C3I: edisi 339 - Mengajar Anak Bertanggung Jawab

Bergabunglah menjadi penggemar Facebook e-JEMMi untuk mendapatkan informasi mengenai dunia pelayanan misi dan juga artikel-artikel yang terkait dengan pelayanan Amanat Agung. Tidak hanya mendapatkan informasi seputar dunia misi, di sini Anda juga dapat saling mendoakan dan meneguhkan dengan sesama orang percaya yang lain.

Jangan tunda lagi, segeralah bergabung di Facebook e-Misi

Komentar


Syndicate content