Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I April 2008 - Kehidupan Rohani Konselor Kristen

Fokus C3I April 2008 - Kehidupan Rohani Konselor Kristen

Tugas seorang konselor tidaklah mudah. Beragam karakter konseli dan beraneka permasalahan yang mereka bawa kepada konselor, menuntut kesabaran dan pengertian yang bisa dibilang tidak terbatas. Bekal pengetahuan dan keterampilan saja rupanya tidaklah cukup untuk menyelesaikan proses konseling, khususnya dalam proses konseling Kristen.

Dalam proses konseling Kristen, selain menolong konseli menghadapi dan mengatasi masalah, konselor juga dituntut untuk membawa konseli bertumbuh di dalam Tuhan melalui permasalahannya itu. Oleh sebab itu, sangat penting bagi konselor untuk selalu menjaga kesehatan kehidupan rohaninya. Bagaimana mungkin seorang konselor bisa mengarahkan konseli kepada Tuhan bila dirinya sendiri tidak memiliki kehidupan rohani yang terus bertumbuh di dalam Tuhan.

Beberapa artikel dalam sajian kali ini menekankan betapa pentingnya kualitas kehidupan rohani seorang konselor Kristen. Silakan simak artikel-artikel tersebut dan kiranya menjadi berkat bagi Sahabat C3I sekalian.

Tugas seorang konselor tidaklah mudah. Beragam karakter konseli dan beraneka permasalahan yang mereka bawa kepada konselor, menuntut kesabaran dan pengertian yang bisa dibilang tidak terbatas. Bekal pengetahuan dan keterampilan saja rupanya tidaklah cukup untuk menyelesaikan proses konseling, khususnya dalam proses konseling Kristen.

Dalam proses konseling Kristen, selain menolong konseli menghadapi dan mengatasi masalah, konselor juga dituntut untuk membawa konseli bertumbuh di dalam Tuhan melalui permasalahannya itu. Oleh sebab itu, sangat penting bagi konselor untuk selalu menjaga kesehatan kehidupan rohaninya. Bagaimana mungkin seorang konselor bisa mengarahkan konseli kepada Tuhan bila dirinya sendiri tidak memiliki kehidupan rohani yang terus bertumbuh di dalam Tuhan.

Beberapa artikel dalam sajian kali ini menekankan betapa pentingnya kualitas kehidupan rohani seorang konselor Kristen. Silakan simak artikel-artikel tersebut dan kiranya menjadi berkat bagi Sahabat C3I sekalian.

Yang Perlu Diperhatikan Oleh Konselor

Seorang konselor dalam pelayanannya hendaknya memerhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Tujuan bimbingan adalah pertumbuhan rohani dan penyelesaian masalah (Kol. 1:28).
  2. Belajar dan bertumbuh secara aktif dalam hidup Anda sendiri bersama Allah.
  3. Bekerja sama dengan proses Allah yang kreatif dalam mengubah orang yang dibimbing melalui pembaruan akal budi (Rm. 12:1-2).
  4. Mendengarkan untuk mengomunikasikan kasih dan perhatian, serta memahami orang itu dan sifat masalahnya.
  5. Pengajaran yang meliputi koreksi, didikan, dan juga mengomunikasikan cara-cara Allah (2Tim. 3:16-4:4).
  6. Mengasihi dan menerima orang itu sebagai orang yang berharga bagi Allah (Yoh. 15:12).
  7. Membangun, yang meliputi menumbuhkan orang itu dalam Tuhan, menguatkan iman dan kepercayaannya kepada Allah, dan memperluas konsepnya tentang Tuhan (Ef. 4:12, 16, 29).
  8. Sumber
    Halaman: 
    254--256
    Judul Artikel: 
    Bimbingan Berdasarkan Firman Allah
    Penerbit: 
    Yayasan Kalam Hidup, Bandung 1996

Diperlengkapi dengan Pelbagai Karunia Roh Allah

Edisi C3I: e-Konsel 121 - Karunia Roh Allah untuk Melayani

Dengan cara bagaimanakah kaum beriman diperlengkapi sehingga dapat saling menasihati dan mengingatkan? Tentunya melalui pelbagai karunia Roh Kudus yang diberikan kepada setiap anggota Tubuh-Nya. Tujuan utama dari semua karunia Roh Kudus tersebut adalah pelayanan di lingkungan gereja itu sendiri: "Ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan pernyataan Roh untuk kepentingan bersama" (1Kor. 12:5-7), ditambahkan penekanan).

Sumber
Halaman: 
383--390
Judul Artikel: 
Pengantar Konseling Kristen
Penerbit: 
Gandum Mas, Malang 2002

Berfokus pada Tuhan

Edisi C3I: e-Konsel 075 - Kepribadian Konselor Kristen

Sekali lagi kita melihat perlunya memfokuskan diri pada kemuliaan Tuhan dalam memberikan pelayanan konseling. Tentu saja tragedi akan menimpa orang-orang yang setiap hari hidup untuk berusaha mendapatkan kepuasan, karena dengan upaya itu juga mereka akan kehilangan kepuasan tersebut!

Bilamana orang-orang yang sakit jiwanya ini datang pada kita untuk konseling, kita perlu mendorong mereka supaya menghormati dinamika paradoks spiritual Yesus; yaitu mengalihkan arah fokus mereka, agar jiwa mereka mendahulukan Tuhan sebelum hal-hal yang bersangkutan dengan mereka, dan sesudah itu mengatur cara-cara hidup mereka supaya konsisten dengan fokus tersebut.

Sumber
Halaman: 
210 - 212
Judul Artikel: 
Pengantar Konseling Alkitabiah -- Pedoman Dasar Prinsip dan Praktik Konseling
Penerbit: 
Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang, 2002

Konselor yang Siap Memasuki Proses Konseling

Edisi C3I: e-Konsel 046 - Persiapan Sebagai Konselor

Tugas sebagai seorang konselor bukanlah hal yang mudah. Seorang konselor Kristen harus selalu siap memberikan bantuan yang terbaik

Sumber
Halaman: 
55 - 60
Judul Artikel: 
Konselor Kompeten
Penerbit: 
YT Leadership Foundation, IFTK Jaffray, Jakarta, 2000

Komentar


Syndicate content