Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I Februari 2006 - Menikah atau Melajang

Fokus C3I Februari 2006 - Menikah atau Melajang

Menikah atau melajang? Keputusan untuk memilih salah satu dari dua pilihan ini sering menjadi pergumulan yang berat, baik bagi pria maupun wanita. Suka atau tidak, suatu saat, semua orang pada usia dewasanya akan diperhadapkan pada pilihan ini. Jika "dewi cinta" hadir pada saat yang tepat, dan pada orang yang tepat, maka keputusan untuk menikah sepertinya bukanlah hal yang sulit. Namun sayangnya "dewi cinta" tidak selalu hadir pada saat kita menginginkannya, bahkan rasanya sulit menemukan orang yang tepat untuk dipilih. Dalam keadaan seperti ini maka keputusan untuk hidup lajang sepertinya menjadi pilihan yang tak terelakkan. Tapi haruskah kita merasa merana dan sedih dengan keadaan hidup lajang ini?

Tapi, ada keadaan yang lebih malang lagi, yaitu jika ada orang yang telah menikah, tetapi tidak merasa bahagia, maka mulai tergoda untuk berpikir, "Jangan-jangan pasangan saya ini bukan jodoh saya." Betulkan ada seseorang "di sana" yang telah Tuhan tentukan untuk menjadi jodoh bagi kita?

Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, kami telah siapkan beberapa bahan yang kami yakin akan menolong Anda. Untuk itu silakan klik artikel yang Anda inginkan, dan selamat membaca.

Menikah atau melajang? Keputusan untuk memilih salah satu dari dua pilihan ini sering menjadi pergumulan yang berat, baik bagi pria maupun wanita. Suka atau tidak, suatu saat, semua orang pada usia dewasanya akan diperhadapkan pada pilihan ini. Jika "dewi cinta" hadir pada saat yang tepat, dan pada orang yang tepat, maka keputusan untuk menikah sepertinya bukanlah hal yang sulit. Namun sayangnya "dewi cinta" tidak selalu hadir pada saat kita menginginkannya, bahkan rasanya sulit menemukan orang yang tepat untuk dipilih. Dalam keadaan seperti ini maka keputusan untuk hidup lajang sepertinya menjadi pilihan yang tak terelakkan. Tapi haruskah kita merasa merana dan sedih dengan keadaan hidup lajang ini?

Tapi, ada keadaan yang lebih malang lagi, yaitu jika ada orang yang telah menikah, tetapi tidak merasa bahagia, maka mulai tergoda untuk berpikir, "Jangan-jangan pasangan saya ini bukan jodoh saya." Betulkan ada seseorang "di sana" yang telah Tuhan tentukan untuk menjadi jodoh bagi kita?

Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, kami telah siapkan beberapa bahan yang kami yakin akan menolong Anda. Untuk itu silakan klik artikel yang Anda inginkan, dan selamat membaca.

Konseling dengan Kaum Lajang

Konseling - sebuah trend yang baru-baru ini muncul dalam lingkungan Kristen - meliputi segala sesuatu, mulai dari sebuah percakapan

Sumber
Halaman: 
32 - 34
Judul Artikel: 
Sahabat Gembala
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1997

Hidup Lajang, Kebahagiaan Khusus

Pada suatu tengah malam, saya bercakap-cakap dengan Tuhan begini:

Bapa, mereka minta saya berbicara mengenai hidup melajang. Mengenai

Sumber
Halaman: 
29 - 32
Judul Artikel: 
Sahabat Gembala
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 1998

Jodoh

Memilih jodoh yang tepat bagi orang beriman, betul-betul suatu upaya penuh pergumulan. Mengapa tidak, karena hal menurut pimpinan Tuhan dalam hal jodoh, ternyata mempunyai sisi-sisi yang begitu kompleks. Allah adalah Allah yang hidup, dan ternyata tidak menginginkan pergumulan yang sama pada setiap anak-anak-Nya. Kepada yang diberi banyak Ia menuntut banyak (Lukas 12:48b), dengan kata lain, kepada yang diberi sedikit Allah juga menuntut pertanggungjawaban yang sedikit. Sulit dipahami jikalau pada individu-individu tertentu

Sumber
Halaman: 
1-3
Judul Artikel: 
PARAKALEO No. 4 Edisi: Oktober-Desember 2004

Jodoh (Perspektif Psikologis)

Perjodohan memang masalah yang pelik. Berapa banyak di antara kita yang begitu yakin akan jodoh kita sebelum menikah namun mengalami

Sumber
Halaman: 
3-4
Judul Artikel: 
PARAKALEO No. 4 Edisi: Oktober-Desember 2004

Perjodohan

Edisi C3I: e-Konsel 57 - Jodoh

Dalam kehidupan sehari-hari banyak orang yang mengatakan bahwa jodoh itu di tangan Tuhan sehingga tak jarang pula kita jumpai orang yang hanya pasif dalam menantikan jodoh atau pasangan hidupnya. Sebenarnya bagaimana pandangan kita sebagai orang Kristen menyikapi pendapat yang seperti ini? Anda penasaran? Segera saja simak cuplikan perbincangan dengan Pdt. Dr. Paul Gunadi, Ph.D. mengenai perjodohan atau pasangan hidup.

Sumber
Halaman: 
--
Judul Artikel: 
TELAGA - Kaset T024B (e-Konsel Edisi 057)
Penerbit: 
--

Kehidupan Lajang dari Perspektif Wanita

Kehidupan lajang adalah bagian hidup yang Tuhan berikan, porsi yang Tuhan telah tetapkan, yang di dalamnya mempunyai minus dan plusnya. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
--
Judul Artikel: 
TELAGA - Kaset T069A (e-Konsel Edisi 027)
Penerbit: 
--

Karunia Hidup Lajang

Edisi C3I: e-Konsel 027 - Singleness

KARUNIA HIDUP LAJANG
... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
63 - 67
Judul Artikel: 
Manfaat Karunia Roh untuk Pertumbuhan Gereja
Penerbit: 
Yayasan Gandum Mas

Konseling untuk Orang yang Masih Lajang

Edisi C3I: e-Konsel 027 - Singleness

"Melajang seringkali dipandang sebagai hal yang tidak biasa, kurang beruntung, tidak alami dan bahkan tidak diinginkan," ungkap seorang

Sumber
Halaman: 
368 - 372
Judul Artikel: 
Christian Counseling, A Comprehensive Guide
Penerbit: 
Word Publishing, 1988

Pertanyaan Mengenai Pasangan Hidup

Pertimbangan mengenai Perbedaan Iman dan Usia

 
Jawaban untuk Pertanyaan Imelda

Pertanyaan:
Sebagai orang Kristen, apakah dibenarkan memunyai pasangan hidup yang berbeda agamanya ? ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
--
Judul Artikel: 
Milis Ayah Bunda
Penerbit: 
--

Komentar


Syndicate content