Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I

Fokus C3i Februari 2019 -- Luka dalam Keluarga

Fokus C3i Februari 2019 -- Luka dalam Keluarga

Setiap kita tentunya menginginkan pernikahan yang bahagia. Pernikahan yang memegang dan menjalankan janji pernikahan -- janji untuk hidup setia terhadap pasangannya. Namun, tidak dimungkiri bahwa dalam pernikahan, ada keluarga yang mengalami krisis kesetiaan karena salah satu pasangan terlibat dalam hubungan "gelap" atau hubungan di luar nikah. Tentunya, hal ini membawa luka bagi pasangannya. H. Norman Wright mengatakan bahwa hubungan di luar nikah adalah salah satu krisis yang paling menghancurkan pernikahan. Sebab, dengan hubungan semacam ini, impian, harapan, dan kepercayaan salah satu seseorang telah dikhianati dan dihancurkan oleh pasangannya. Simaklah artikel yang kami sajikan ini. Kiranya dapat menolong konselor kristen untuk mendampingi keluarga-keluarga yang memiliki masalah serupa.

Setiap kita tentunya menginginkan pernikahan yang bahagia. Pernikahan yang memegang dan menjalankan janji pernikahan -- janji untuk hidup setia terhadap pasangannya. Namun, tidak dimungkiri bahwa dalam pernikahan, ada keluarga yang mengalami krisis kesetiaan karena salah satu pasangan terlibat dalam hubungan "gelap" atau hubungan di luar nikah. Tentunya, hal ini membawa luka bagi pasangannya. H. Norman Wright mengatakan bahwa hubungan di luar nikah adalah salah satu krisis yang paling menghancurkan pernikahan. Sebab, dengan hubungan semacam ini, impian, harapan, dan kepercayaan salah satu seseorang telah dikhianati dan dihancurkan oleh pasangannya. Simaklah artikel yang kami sajikan ini. Kiranya dapat menolong konselor kristen untuk mendampingi keluarga-keluarga yang memiliki masalah serupa.

Konflik dalam Keluarga

Edisi C3I: edisi 353 - Konflik dalam Keluarga

Dua pribadi yang berbeda -- suami dan istri, masing-masing memiliki cara hidup yang berbeda. Oleh karena itu, satu sama lain harus beradaptasi. Hal sekecil apa pun bisa menjadi konflik bila masing-masing pribadi tidak bisa menyesuaikan diri.

Faktor penyebab paling umum yang menimbulkan pertengkaran di dalam keluarga adalah kesulitan beradaptasi dengan perbedaan. Kita memiliki cara atau gaya hidup tertentu. Nah, sewaktu hidup serumah dengan pasangan kita, berarti kita harus siap untuk beradaptasi. Adaptasi artinya berani memeriksa diri, mengintrospeksi kelemahan masing-masing, dan akhirnya berani untuk mengubah diri. Kecenderungan banyak pasangan yang menikah adalah tidak mencari bantuan terhadap masalahnya, sampai masalah itu berkembang semakin serius. Bahkan, Marcia Lasswell dalam bukunya, "No Fault Marriage", mengatakan bahwa rata-rata pasangan menikah datang mencari pertolongan kepada konselor setelah mengalami persoalan pernikahan kira-kira sekitar 7 tahun. Problem itu ditumpuk selama 7 tahun, dan akhirnya tak bisa dikendalikan lagi. Setelah itu, baru dibawa kepada orang lain untuk mendapatkan bantuan. ... baca selengkapnya »

Krisis karena Suatu Hubungan Gelap

Edisi C3I: e-Konsel 017 - Ketidaksetiaan/Perselingkuhan

Hubungan gelap di luar nikah merupakan salah satu dari krisis yang paling menghancurkan dalam pernikahan, karena dengan hubungan itu, impian, harapan, dan kepercayaan salah satu pasangan yang dikhianati dihancurkan oleh pasangannya yang lain. Hubungan gelap tidak terjadi dengan tiba-tiba. Dalam sebagian besar kasus sudah ada hubungan yang lama, tetapi kebanyakan terdapat dalam pikiran dan angan-angan sehingga tidak mudah dilihat.

Untuk menolong seorang korban hubungan gelap yang datang kepada anda, sebagai konselor perlu bagi anda untuk mengetahui dinamika dan penyebab hubungan gelap yang terjadi dalam pernikahannya.

Sumber
Halaman: 
249 - 255
Judul Artikel: 
Konseling Krisis
Penerbit: 
Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang

Komentar


Syndicate content