Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I Januari 2016 -- Hidup Baru

Fokus C3I Januari 2016 -- Hidup Baru

Apa yang menjadi rencana Anda tahun ini? Apakah Tuhan masih menjadi fokus dan tujuan dari rencana-rencana Anda? Apakah rencana-rencana yang Anda buat juga telah Anda serahkan kepada-Nya? Inti kekristenan adalah berelasi dengan Allah dalam setiap segi kehidupan yang ada. Ketika Yesus menebus kita 2000 tahun yang lalu, tujuan-Nya yang utama adalah agar kita dapat berelasi dengan-Nya. Karena itu, terlepas dari rencana-rencana yang kita buat, hendaknya kita senantiasa menjadikan relasi bersama-Nya sebagai suatu komitmen yang terus kita lakukan dari waktu ke waktu, terutama di awal tahun ini. Mari simak artikel-artikel yang terkait dengan hidup baru dalam Kristus melalui Fokus C3I kali ini.

Apa yang menjadi rencana Anda tahun ini? Apakah Tuhan masih menjadi fokus dan tujuan dari rencana-rencana Anda? Apakah rencana-rencana yang Anda buat juga telah Anda serahkan kepada-Nya? Inti kekristenan adalah berelasi dengan Allah dalam setiap segi kehidupan yang ada. Ketika Yesus menebus kita 2000 tahun yang lalu, tujuan-Nya yang utama adalah agar kita dapat berelasi dengan-Nya. Karena itu, terlepas dari rencana-rencana yang kita buat, hendaknya kita senantiasa menjadikan relasi bersama-Nya sebagai suatu komitmen yang terus kita lakukan dari waktu ke waktu, terutama di awal tahun ini. Mari simak artikel-artikel yang terkait dengan hidup baru dalam Kristus melalui Fokus C3I kali ini.

Lahir Baru: Hidup Baru Anda dengan Kristus

Apa Artinya Dilahirkan Baru

Lahir Baru, atau "dilahirkan kembali," berarti bahwa roh di dalam diri Anda telah dibawa ke dalam suatu hubungan yang baru dengan Allah melalui pengorbanan Anak-Nya, Yesus Kristus.

Ketika Allah pertama kali menciptakan Anda, Dia menetapkan Anda untuk berada dalam persekutuan dan persahabatan yang intim dengan-Nya. Namun, ketika Anda jatuh dalam ketidaktaatan dan dosa, seperti yang kita semua telah lakukan, hubungan dengan Allah rusak.

Anda tidak harus mengutuk diri untuk kegagalan Anda, tetapi Anda harus jujur dan mengakui kebenaran yang ada di Roma 3:12,17,23: ... baca selengkapnya »

Pembaruan Rohani

Edisi C3I: e-Konsel 368 - Hidup Baru

Bacaan: Efesus 4:17-24
Nas: "... mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya." (Efesus 4:24)

Saat pindah rumah lima tahun yang lalu, kami mendapati bahwa ternyata sang pemilik yang lama telah meninggalkan enam kursi ruang makan bagi kami. Kursi tersebut dilapisi tenunan seni Afrika yang indah, yaitu belang zebra yang artistik. Kami menghargai hadiah yang tidak terduga tersebut. Dan, kami kerap menggunakan meja makan itu untuk menjamu tamu. ... baca selengkapnya »

Manusia Baru

Edisi C3I: edisi 356 - Komitmen Baru dalam Kristus

Setiap orang Kristen pasti pernah bergumul dengan dosa yang ada pada dirinya. Kita tahu tidak seharusnya kita berdosa, tetapi kita tetap melakukan perbuatan yang sama. Ada yang terus bergumul dengan emosi marah; tidak mau marah namun toh marah. Ada yang bergumul dengan dosa berbohong; kita tahu itu salah, tetap saja kita mengulangnya. Ada yang bergumul dengan dosa seksual; kita ingin lepas tetapi terus melakukannya. Kita merana dan ingin bebas, tetapi masih terbelenggu oleh dosa yang sama. Kadang, kita bertanya-tanya, di manakah kebenaran ayat yang berbunyi, "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang" (2 Korintus 5:17). Apakah artinya ayat ini? ... baca selengkapnya »

Identitas di Dalam Kristus (I)

Edisi C3I: e-Konsel 007 - Siapakah Saya?

Istilah "identitas dalam Kristus" sebenarnya tidak dipakai dalam Alkitab, tetapi konsepnya diajarkan berulang kali, khususnya di dalam Alkitab Perjanjian Baru. Masalah identitas sangat penting sekali, sebab pada dasarnya hidup manusia dibentuk dari bagaimana ia menerima identitasnya.

Sumber
Halaman: 
11 - 13
Judul Artikel: 
Spiritual Conflicts and Counseling: the Work Book
Penerbit: 
Freedom in Christ Ministries

Komentar


Syndicate content