Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I Juni 2008 - Menangani Anak dengan Kebutuhan Khusus

Fokus C3I Juni 2008 - Menangani Anak dengan Kebutuhan Khusus

Tidak semua anak akan tumbuh dan berkembang dengan proses dan keadaan yang sama. Ada beberapa anak yang memiliki kebutuhan-kebutuhan tertentu yang harus dipenuhi supaya mereka bisa tumbuh dan berkembang seperti anak-anak lainnya. Misalnya, anak yang memiliki kelemahan fisik, bermasalah dengan penglihatan, pendengaran, dan anggota tubuh lainnya, maupun anak yang mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam kasus yang seperti ini, orang tua harus memiliki kepekaan dalam mengenali kebutuhan yang diperlukan oleh anak.

Diperlukan kesabaran dan ketekunan dalam merawat anak yang memiliki kebutuhan khusus. Di samping itu, orang tua pun harus memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan cara-cara tertentu dalam merawat mereka supaya apa yang mereka butuhkan bisa terpenuhi. Untuk itu, beberapa artikel dan tanya jawab dalam Fokus C3I kali ini kiranya bisa menambah bekal Sahabat C3I, khususnya dalam menangani anak yang berkebutuhan khusus. Selamat menyimak, semoga menjadi berkat!

Tidak semua anak akan tumbuh dan berkembang dengan proses dan keadaan yang sama. Ada beberapa anak yang memiliki kebutuhan-kebutuhan tertentu yang harus dipenuhi supaya mereka bisa tumbuh dan berkembang seperti anak-anak lainnya. Misalnya, anak yang memiliki kelemahan fisik, bermasalah dengan penglihatan, pendengaran, dan anggota tubuh lainnya, maupun anak yang mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Dalam kasus yang seperti ini, orang tua harus memiliki kepekaan dalam mengenali kebutuhan yang diperlukan oleh anak.

Diperlukan kesabaran dan ketekunan dalam merawat anak yang memiliki kebutuhan khusus. Di samping itu, orang tua pun harus memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan cara-cara tertentu dalam merawat mereka supaya apa yang mereka butuhkan bisa terpenuhi. Untuk itu, beberapa artikel dan tanya jawab dalam Fokus C3I kali ini kiranya bisa menambah bekal Sahabat C3I, khususnya dalam menangani anak yang berkebutuhan khusus. Selamat menyimak, semoga menjadi berkat!

Anak yang Kesulitan Belajar

PENGERTIAN MASALAH ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
99 - 104
Judul Artikel: 
Menerobos Dunia Anak
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup, Bandung 1993

Anak-Anak yang Lemah Secara Fisik

Kelemahan fisik adalah kondisi di mana seorang anak memiliki keterbatasan kemampuan terutama secara fisik. Kelemahan ini biasanya dapat dilihat karena anak bergerak secara canggung atau karena anak membutuhkan peralatan khusus seperti kursi roda, alat penahan, atau anggota badan buatan yang harus digunakannya untuk dapat bergerak.

DEFINISI DAN PENYEBAB-PENYEBABNYA ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
166 - 167
Judul Artikel: 
Childhood Education in the Church
Penerbit: 
Moody Press, Chicago 1986

Masalah Pendengaran

DEFINISINYA ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
82 — 88
Judul Artikel: 
Menerobos Dunia Anak
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup, Bandung 2000

Masalah Penglihatan

DEFINISINYA

Ada dua jenis hambatan penglihatan pada anak, yaitu buta dan lemah penglihatan. Anak yang buta harus menggunakan huruf braille, sedangkan yang lemah penglihatannya tetap dapat memakai huruf biasa.

Di Amerika Serikat, apabila setelah diperiksa, ternyata penglihatan anak berada pada derajat 20 ke bawah, ia dimasukkan dalam kategori "anak yang buta". Sedangkan bila derajatnya mencapai 20 -- 200, ia masuk ke dalam kategori "anak yang lemah penglihatan". ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
88 - 94
Judul Artikel: 
Menerobos Dunia Anak
Penerbit: 
Yayasan Kalam Hidup, Bandung 1993

Putra Saya Cacat

Edisi C3I: e-Konsel 144 - Konseling Bagi Penyandang Cacat Tubuh

TANYA:

Bapak Palau, anak saya lahir dalam keadaan cacat. Kakinya pendek sebelah. Setahun setengah kemudian, ia kehilangan tiga jari tangannya dalam sebuah kecelakaan. Walaupun demikian, ia dapat menulis dengan baik, dapat bermain-main, dan sangat aktif. Tetapi, kelak bila ia dewasa, saya pikir ia akan menderita secara psikologis sebab ia cacat. Bagaimanakah saya dapat menolong anak saya?

JAWAB:

Anda tadi mengatakan bahwa keadaan cacat jasmani anak Anda tidak menghalangi dia unggul dalam beberapa kegiatan fisik. Bapak senang mendengarnya. Tetapi, Anda belum memberitahu saya apa yang membuat anak Anda cacat sejak lahir dan berapa umurnya.

Sumber
Halaman: 
11 -- 14
Judul Artikel: 
Pertanyaan yang Sulit Akan Dijawab Oleh Luis Palau
Penerbit: 
Lembaga Literatur Baptis (Yayasan Baptis Indonesia), Bandung 1999

Apakah Autis itu dan Apa yang bisa Kita Lakukan?

Edisi C3I: e-Konsel 091 - Awas Autis!

Autis adalah penyakit atau gangguan pada perkembangan otak yang diperkirakan menyerang 1 dari 1.000 orang di Amerika. Orang yang menderita autis biasanya kurang mampu berbahasa dan tidak mampu bergaul dengan lingkungan sosialnya. Sekitar 80% dari jumlah penderita autis adalah laki-laki. Mengapa demikian, alasannya tidak diketahui oleh para peneliti.

Hal yang juga tidak diketahui adalah penyebab autis. Segala sesuatu dari perubahan genetik hingga kontak kandungan ibu dengan penyakit sampai ketidakseimbangan kimia telah dipersalahkan.

Sumber
Judul Artikel: 
Situs Faithwriters

Apakah Anak Saya Autis?

Edisi C3I: e-Konsel 091 - Awas Autis!

TANYA:
Perkembangan putra sulung saya sangat memprihatinkan. Dia tak peduli dengan lingkungan sekitarnya dan lebih senang mengucilkan diri ketimbang bermain dengan teman-teman seusianya. Saya harus berteriak saat memanggil, untuk membuatnya menoleh ke arah saya. Tidak cuma itu, dia juga kurang `nyambung` kalau diajak bicara. Apalagi kalau saya berkomunikasi lewat telepon, padahal usianya sudah 5 tahun. Awalnya, saya kira dia punya kelainan dengan telinganya.

Sumber
Judul Artikel: 
Situs Parentsguide

Mengenal Autis

Edisi C3I: e-Konsel 091 - Awas Autis!

Banyak sekali definisi yang beredar tentang Autis. Tetapi secara garis besar, Autis, adalah gangguan perkembangan khususnya terjadi pada masa anak-anak, yang membuat seseorang tidak mampu mengadakan interaksi sosial dan seolah-olah hidup dalam dunianya sendiri. Pada anak-anak biasa disebut dengan Autis Infantil.

Schizophrenia juga merupakan gangguan yang membuat seseorang menarik diri dari dunia luar dan menciptakan dunia fantasinya sendiri: berbicara, tertawa, menangis, dan marah-marah sendiri.

Tetapi, ada perbedaan yang jelas antara penyebab dari Autis pada penderita Schizophrenia dan penyandang Autis Infantil.

Sumber
Judul Artikel: 
Kumpulan Artikel Psikologi yang terdapat di Situs Angelfire

Komentar


Syndicate content