Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I Juni 2013 - Harga Diri

Fokus C3I Juni 2013 - Harga Diri

Penilaian akan diri sendiri sering kali menjadi masalah yang dapat dialami oleh siapa pun juga. Hal ini karena, sadar atau tidak, masalah mulai muncul ketika seseorang salah menilai dirinya sendiri. Jika ia menilai tinggi dirinya, maka harga dirinya menjadi tinggi, sedangkan mereka yang menilai rendah dirinya, maka harga dirinya menjadi rendah. Lalu, bagaimana seharusnya kita menilai diri dengan cara yang lebih tepat, mengingat bahwa kita adalah pribadi yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah yang ingin Ia pakai untuk memuliakan nama-Nya? Bagaimana kita berdamai dengan diri kita sendiri, supaya kita dapat dipakai lebih efektif lagi bagi nama Tuhan? Temukan jawabannya dari artikel-artikel mengenai "Harga Diri" yang telah kami siapkan secara khusus untuk Anda. Selamat menyimak. Tuhan Yesus memberkati.

Penilaian akan diri sendiri sering kali menjadi masalah yang dapat dialami oleh siapa pun juga. Hal ini karena, sadar atau tidak, masalah mulai muncul ketika seseorang salah menilai dirinya sendiri. Jika ia menilai tinggi dirinya, maka harga dirinya menjadi tinggi, sedangkan mereka yang menilai rendah dirinya, maka harga dirinya menjadi rendah. Lalu, bagaimana seharusnya kita menilai diri dengan cara yang lebih tepat, mengingat bahwa kita adalah pribadi yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah yang ingin Ia pakai untuk memuliakan nama-Nya? Bagaimana kita berdamai dengan diri kita sendiri, supaya kita dapat dipakai lebih efektif lagi bagi nama Tuhan? Temukan jawabannya dari artikel-artikel mengenai "Harga Diri" yang telah kami siapkan secara khusus untuk Anda. Selamat menyimak. Tuhan Yesus memberkati.

Mengasihani Diri Sendiri

Edisi C3I: e-Konsel 216 - Mengasihani Diri Sendiri

Ketika saya membiarkan diri saya mengasihani diri sendiri, saya tidak berguna bagi Tuhan. Saya lumpuh ketika mata saya terpaku pada diri sendiri. Tidak ada kuasa Roh Kristus yang bekerja dalam diri saya, kecuali saya mengarahkan pikiran saya kepada-Nya. "Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya." (1 Petrus 2:21) Tidak ada waktu yang lebih saya benci daripada waktu ketika saya mengasihani

Ketika saya membiarkan diri saya mengasihani diri sendiri, saya tidak berguna bagi Tuhan. Saya lumpuh ketika mata saya terpaku pada diri sendiri. Tidak ada kuasa Roh Kristus yang bekerja dalam diri saya, kecuali saya mengarahkan pikiran saya kepada-Nya. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Self Pity
Situs: 

seegod.org/self_pity.htm (SingleVISION Ministries)

Ketika Mengasihani Diri Sendiri

Edisi C3I: e-Konsel 216 - Mengasihani Diri Sendiri

Masalah sesungguhnya yang terdapat dalam rasa mengasihani diri sendiri adalah karena kita menggantikan Allah dalam hidup kita dengan usaha yang berpusat pada diri sendiri untuk menangani rasa sakit itu. Beberapa ayat Alkitab yang berbicara tentang mengasihani diri sendiri 1. Kecenderungan untuk bergantung selain pada Allah. Yesaya 31:1: Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda

Masalah sesungguhnya yang terdapat dalam rasa mengasihani diri sendiri adalah karena kita menggantikan Allah dalam hidup kita dengan usaha yang berpusat pada diri sendiri untuk menangani rasa sakit itu.

Beberapa ayat Alkitab yang berbicara tentang mengasihani diri sendiri

1. Kecenderungan untuk bergantung selain pada Allah.

Yesaya 31:1: Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN. ... baca selengkapnya »

Pantaskah Orang Kristen Menghargai Diri ?

Edisi C3I: e-Konsel 007 - Siapakah Saya?

Ada orang-orang Kristen yang memiliki pengertian teologis yang salah tentang harga diri. Mereka berpikir bahwa manusia adalah mahluk yang sudah tercemar oleh dosa, oleh karena itu ia hina dina dan tidak ada harganya dan tidak pantas dikasihi. Jika ada orang Kristen yang menganggap diri layak dikasihi dan merasa dirinya baik adalah manusia yang sombong. Sebaliknya orang Kristen yang menghina diri adalah orang Kristen yang rendah hati. Betulkah demikian? Betulkah orang Kristen tidak pantas menghargai diri?

1. Alkitab mengajarkan bahwa manusia sangat berharga

Seluruh Alkitab secara konsisten mengatakan bahwa manusia berharga. Pertama, karena manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej.

Sumber
Halaman: 
--
Judul Artikel: 
Publikasi e-Konsel
Penerbit: 
Yayasan Lembaga SABDA

Komentar


Syndicate content