Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Fokus C3I Maret 2010 - Pra-Paskah

Fokus C3I Maret 2010 - Pra-Paskah

Kasih Yesus sungguh luar biasa! Tidak ada yang dapat menandingi ketulusan hati-Nya bagi umat yang Ia kasihi. Nyawa-Nya sendiri rela Ia berikan sebagai ganti dari dosa manusia. Dengan penuh ketaatan kepada Bapa, Yesus menerima hinaan, siksaan, dan kematian. Namun ternyata itu bukanlah kekalahan, karena pada hari ketiga Ia bangkit. Maut Ia kalahkan dan dosa umat-Nya pun Dia tebus. Pada masa pra- Paskah ini, apakah kita juga memiliki kasih yang tulus kepada Allah? Apakah semua yang telah Kristus lakukan ini mampu menjadikan kita sebagai manusia yang Ia kehendaki? Mari simak artikel-artikel berikut ini sebagai perenungan kita pada masa Paskah ini.

Selamat menyimak.

Kasih Yesus sungguh luar biasa! Tidak ada yang dapat menandingi ketulusan hati-Nya bagi umat yang Ia kasihi. Nyawa-Nya sendiri rela Ia berikan sebagai ganti dari dosa manusia. Dengan penuh ketaatan kepada Bapa, Yesus menerima hinaan, siksaan, dan kematian. Namun ternyata itu bukanlah kekalahan, karena pada hari ketiga Ia bangkit. Maut Ia kalahkan dan dosa umat-Nya pun Dia tebus. Pada masa pra- Paskah ini, apakah kita juga memiliki kasih yang tulus kepada Allah? Apakah semua yang telah Kristus lakukan ini mampu menjadikan kita sebagai manusia yang Ia kehendaki? Mari simak artikel-artikel berikut ini sebagai perenungan kita pada masa Paskah ini.

Selamat menyimak.

Haruskah Orang Kristen Percaya Kebangkitan?

Edisi C3I: e-Konsel 182 - Kebangkitan Yesus

"Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu." (1 Korintus 15:14) Alkitab mengajarkan bahwa hak untuk menyebut diri sebagai orang Kristen hanya dimiliki beberapa orang tertentu. Hal ini tidak berarti bahwa setiap orang yang termasuk non-Yahudi, non-Buddha, atau non-Muslim dapat secara otomatis mencap diri mereka sebagai orang Kristen. Bahkan setiap orang yang merasa diri mereka anggota gereja Protestan, gereja Katolik, atau pun
Sumber
Halaman: 
7 -- 9
Judul Buku: 
Berita Mimbar (April 1997, No.209, Th.XVII)
Pengarang: 
Spiros Zodhiates
Penerbit: 
Yayasan Berita Hidup
Kota: 
Solo
Tahun: 
1997

Makna Kebangkitan Kristus

Edisi C3I: e-Konsel 182 - Kebangkitan Yesus

Rasul Paulus, salah seorang pengikut Kristus yang sebelum bertobat menjadi penantang-Nya bahkan membunuh orang-orang Kristen, menulis bahwa jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kita (baca: 1 Korintus 15:17). Peristiwa kebangkitan tersebut sangat penting karena kebangkitan Kristus bermakna sebagai berikut. Mengesahkan bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang tidak dapat ditaklukkan oleh maut, bahkan maut telah dikalahkannya (baca Yohanes 11:25). Oleh karena itu, barang siapa

Rasul Paulus, salah seorang pengikut Kristus yang sebelum bertobat menjadi penantang-Nya bahkan membunuh orang-orang Kristen, menulis bahwa jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kita (baca: 1 Korintus 15:17). Peristiwa kebangkitan tersebut sangat penting karena kebangkitan Kristus bermakna sebagai berikut. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Makna Kebangkitan Kristus
Situs: 

http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/15/ (Dipublikasikan di e-Jemmi 15 Vol. 6/2003)

Kematian Yesus Menghasilkan Keselamatan Umat Manusia yang Pasti

Edisi C3I: e-Konsel 181 - Kematian Kristus

Hari ini, Jumat 21 Maret 2008 (*Red: 10 April 2009 pada tahun ini), umat kistiani di seluruh dunia akan merayakan peringatan kematian Yesus. Dalam bahasa Indonesia, hari ini disebut Jumat Agung. Dalam bahasa Inggris disebut "Good Friday", artinya Jumat yang baik sekali. Berbeda-beda orang memberikan julukan kepada hari kematian Yesus Kristus. Pada hari Jumat Agung, banyak orang Kristen masuk gereja dengan baju hitam dan muka yang sedikit berkerut dari biasanya. Bahkan beberapa gereja sangat menyakralkan

Hari ini, Jumat 21 Maret 2008 (*Red: 10 April 2009 pada tahun ini), umat kistiani di seluruh dunia akan merayakan peringatan kematian Yesus. Dalam bahasa Indonesia, hari ini disebut Jumat Agung. Dalam bahasa Inggris disebut "Good Friday", artinya Jumat yang baik sekali. Berbeda-beda orang memberikan julukan kepada hari kematian Yesus Kristus. Pada hari Jumat Agung, banyak orang Kristen masuk gereja dengan baju hitam dan muka yang sedikit berkerut dari biasanya. Bahkan beberapa gereja sangat menyakralkan Jumat Agung. Mereka memasuki gereja dengan berlutut sebagai tanda penghormatan mereka akan kematian Yesus Kristus. Tetapi, sebenarnya yang terpenting dalam kehidupan-kehidupan kristiani adalah makna dan kuasa salib Kristus yang harus kita miliki, hayati, dan hidupi. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Kematian Yesus Menghasilkan Keselamatan Umat Manusia yang Pasti

Siapa yang Menyalibkan Tuhan Yesus?

Edisi C3I: e-Konsel 181 - Kematian Kristus

Tanya: Siapa yang menyalibkan Tuhan Yesus? Mengapa Ia harus disalib dan siapa yang bertanggung jawab atas kematian-Nya? Jawab: Suatu tragedi telah terjadi kurang lebih 2000 tahun yang lalu, tatkala seorang yang bernama Yesus dijatuhi hukuman mati dan disalib di atas Bukit Golgota. Bukankah di mata rakyat jelata, Yesus dianggap sebagai Nabi besar, bahkan dipandang sebagai seorang Mesias, yaitu seorang yang diutus Allah untuk membebaskan umat-Nya dari cengkeraman dosa dan kematian? Tetapi mengapa Yesus
Sumber
Judul Buku: 
Menjawab Pertanyaan Kontemporer
Pengarang: 
David Pan Purnono
Kota: 
Malang
Tahun: 
1994

Komentar


Syndicate content