Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I

Fokus C3i September 2018 -- Penginjilan Melalui Konseling

Fokus C3i September 2018 -- Penginjilan Melalui Konseling

Menjalankan Amanat Agung merupakan tugas setiap orang percaya yang telah menerima anugerah keselamatan dari Dia. Dalam melaksanakan Amanat Agung, tentunya ada banyak metode yang dapat kita gunakan untuk menjangkau dan membawa orang-orang kembali kepada Dia. Salah satu metode yang dapat kita gunakan adalah penginjilan melalui konseling. Bagaimana caranya? Silakan membaca artikel-artikel pilihan kami dalam Fokus C3I bulan ini. Kiranya menjadi berkat.

Menjalankan Amanat Agung merupakan tugas setiap orang percaya yang telah menerima anugerah keselamatan dari Dia. Dalam melaksanakan Amanat Agung, tentunya ada banyak metode yang dapat kita gunakan untuk menjangkau dan membawa orang-orang kembali kepada Dia. Salah satu metode yang dapat kita gunakan adalah penginjilan melalui konseling. Bagaimana caranya? Silakan membaca artikel-artikel pilihan kami dalam Fokus C3I bulan ini. Kiranya menjadi berkat.

Penjara, Tempat Untuk Bertobat dan Memulihkan

Edisi C3I: e-Konsel 190 - Melayani Para Narapidana

Kata-kata tajam Juru Selamat kita dalam Matius 25 tentang keterlibatan dengan orang-orang yang terluka, kekurangan, atau pun terpenjara telah menjadi sejarah awal mula perhatian orang-orang Kristen terhadap para narapidana. Meskipun merupakan tempat untuk menghukum, penjara tidak hanya harus menjalankan peranan utamanya itu saja. Pada abad 18, misalnya, Paus Pius IX merancang suatu penjara kepausan untuk para remaja, menempatkan mereka di sel terpisah dengan tujuan untuk refleksi rohani, bukan penghukuman.

Kata-kata tajam Juru Selamat kita dalam Matius 25 tentang keterlibatan dengan orang-orang yang terluka, kekurangan, atau pun terpenjara telah menjadi sejarah awal mula perhatian orang-orang Kristen terhadap para narapidana. Meskipun merupakan tempat untuk menghukum, penjara tidak hanya harus menjalankan peranan utamanya itu saja. Pada abad 18, misalnya, Paus Pius IX merancang suatu penjara kepausan untuk para remaja, menempatkan mereka di sel terpisah dengan tujuan untuk refleksi rohani, bukan penghukuman. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
465 -- 471
Judul Buku: 
Leadership Handbook of Outreach and Care - Practical Insight from a Cross Section of Ministry Leaders
Pengarang: 
Don Smarto
Penerbit: 
Baker Books
Kota: 
Michigan
Tahun: 
1994

Ciri Gereja yang Saling Mempedulikan

Untuk menjadi gereja yang siap memberikan pelayanan bimbingan (konseling) ada beberapa persyaratan; berikut ini adalah 9 ciri yang dibutuhkan:

CIRI-CIRI "GEREJA YANG SALING MEMPEDULIKAN"

  1. Terdiri dari jemaat yang percaya pada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dan mau hidup sesuai dengan kebenaran firman-Nya. Jemaat dari gereja yang saling mempedulikan juga memperhatikan penginjilan, pemuridan, dan membekali setiap anggota dengan makanan rohani yang sehat, sehingga mereka juga dapat melayani orang lain, mempedulikan sesama, mengabarkan Injil baik di rumah, di masyarakat sekitarnya maupun di mana saja mereka berada.

Komentar


Syndicate content