Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Hidup Baru dalam Kristus: Seperti Apa Seharusnya?

Edisi C3I: edisi 356 - Komitmen Baru dalam Kristus

Bagaimana cara hidup baru dalam Kristus? Tak sedikit orang Kristen mengetahui cara hidup baru dalam Kristus meskipun telah bertahun-tahun, bahkan mungkin berpuluh tahun, menjadi Kristen. Secara sederhana, hidup baru dalam Kristus tak lebih dari sekadar meninggalkan pelanggaran dan dosa yang masih kita lakukan. Hidup baru dalam Kristus berarti tidak lagi menuruti keinginan kedagingan yang menuntun ke dalam kebinasaan, tetapi hidup baru dalam tuntunan Roh Kudus setiap hari sebagai jawaban atas keselamatan yang telah Allah berikan melalui pengurbanan Anak Tunggal-Nya di kayu salib. Ini artinya kita harus mengizinkan Allah memindahkan kita dari kegelapan menuju ke dalam terang ajaib, yaitu Kerajaan Anak-Nya (Kolose 1:13).

Ciri Hidup Baru dalam Kristus

Cara mengetahui hidup berada di dalam Kristus amat mudah, yaitu bila hidup Anda diatur oleh Alkitab. Apakah Anda menjunjung tinggi dan memandang firman Allah sebagai penguasa atas kehidupan Anda? "Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia." (1 Yohanes 2:5) Alkitab sangat jelas, kita menjadi satu dengan Allah di dalam Kristus jika kita mengasihi dan menaati firman Allah.

Kemurahan merupakan salah satu ciri hidup baru dalam Kristus. Alkitab mengatakan bahwa jika kita tidak memiliki kemurahan atau tidak dapat mengasihi tanpa syarat, kita belum berada di dalam Kristus. "Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna." (1 Korintus 13:2) Kalimat "sama sekali tidak berguna" berarti "Saya tidak berguna sekarang dan untuk selama-lamanya juga begitu". Sebab tanpa Kasih, kita bukan siapa-siapa dan akan selama-lamanya bukan siapa-siapa. Kita bisa saja seorang pengkhotbah, majelis/pengurus gereja yang giat melayani Tuhan dalam pelayanan gereja, tetapi jika kita tidak memiliki kasih, kita sama sekali bukan siapa-siapa di mata Tuhan.

Hidup baru dalam Kristus berarti "rela" terus-menerus diperbarui. Barangsiapa berada di dalam Kristus, ia tidak hanya mengalami satu pengalaman pertobatan, tetapi juga terus-menerus berseru pada Tuhan untuk diubah dan diperbarui oleh Roh Kudus. Doa mereka setiap hari adalah, "Tuhan, bersihkanlah diriku dari setiap noda dosa, jadikan aku anak yang berkenan pada-Mu!"

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17)

Keselamatan yang kita terima bukanlah karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, melainkan karena kasih karunia-Nya semata, itu murni 100 persen prakarsa Allah. Meninggalkan tabiat manusia lama dan mencoba hidup baru dalam Kristus merupakan sebuah proses yang tak langsung bisa sempurna, tetapi itulah yang Allah kehendaki harus terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.

Diambil dan disunting dari:

Nama situs : Sabda Harian
Alamat URL : http://www.sabdaharian.com/
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 6 Desember 2013

Komentar