Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Hidup Sebagai Orang Merdeka

Edisi C3I: e-Konsel 213 - Kemerdekaan dalam Kristus

Salam kasih,

"Merdeka, merdeka!" Itulah pekik para pejuang yang telah merebut kembali Indonesia dari para penjajah, 65 tahun yang lalu. Gegap gempita tersebut akan kita peringati lagi pada tanggal 17 Agustus mendatang. Oleh karena itu, e-Konsel pun ingin menyambut dan merayakannya bersama Pembaca terkasih dengan menyuguhkan topik Kemerdekaan dalam Kristus pada edisi kali ini.

Sebagai orang percaya, kita telah dimerdekakan dari dosa. Pahlawan iman yang telah membebaskan kita dari rantai perbudakan Iblis itu adalah Tuhan kita, Yesus Kristus. Dengan kematian-Nya di kayu salib, Dia telah membayar lunas seluruh hutang dosa kita, dan kita pun bebas untuk melakukan kehendak-Nya. Kita pun dianugerahi damai dan sukacita sejati dalam hidup ini, yang merupakan tanda kemerdekaan seorang anak Tuhan. Walaupun demikian, perjuangan ketika menjadi orang merdeka ternyata tidak mudah. Iblis tidak senang melihat kemerdekaan kita dan berusaha mengerdilkan iman kita. Dalam perjuangan tersebut, tidak sedikit konflik yang harus kita lewati, baik itu konflik pribadi maupun konflik rohani. Ya, Tuhan kerap mengizinkan kita mengalami banyak hal dalam status kemerdekaan kita. Itu adalah tahap-tahap kemerdekaan yang Tuhan berikan kepada kita. Namun Ia berjanji bahwa kita tidak akan dibiarkannya sampai tergeletak saat melewati tahapan-tahapan tersebut. Yang penting adalah bagaimana kita terus memandang dan mengandalkan Dia yang telah memerdekakan kita. Simaklah seluruh sajian edisi ini, dan pastikan bahwa Anda telah berada di jalur yang benar sebagai orang yang merdeka.

Pimpinan Redaksi e-Konsel,

Davida Welni Dana

< evie(at)in-christ.net >

http://c3i.sabda.org

http://fb.sabda.org/konsel

Komentar