Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Materi Konseling

Materi Konseling

Materi Konseling

Materi Konseling

Keunikan Konseling Pastoral

Edisi C3I: e-konsel 266 - Keunikan Konseling Pastoral

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Dibandingkan dengan konseling umum, konseling pastoral memiliki ciri khusus yang unik. Keunikannya terlihat dalam lima faktor berikut.

1. Pelatihan Konselor Pastoral. ... baca selengkapnya »

Marah

Pada kwartal ini kita belajar mengenai "Alkitab dan Emosi Manusia", namun penulis pelajaran Sekolah Sabat tidak membalas mengenai "marah". Marah adalah suatu perasaan ketidaksenangan yang membara terhadap seseorang atau sesuatu, permusuhan yang diakibatkan oleh suatu ancaman yang sungguh atau yang dipikirkan, frustrasi atau ketidakadilan terhadap diri atau orang lain. Marah adalah satu emosi yang agak sulit namun penting. Marah sangat melekat dengan kehidupan manusia. Siapa pun dia pasti ada emosi yang satu ini. Yesus juga, dalam beberapa peristiwa, melampiaskan emosi ini. "...dengan marah Ia (Yesus) memandang sekelingnya..." (Markus 3:5). ... baca selengkapnya »

Marah, Berdosakah?

Ev.Esra Alfred Soru

Kemarahan bukanlah merupakan sesuatu yang asing dalam kehidupan manusia. Semua orang di dalam dunia ini pernah mengalami dan berkenalan dengan apa yang disebut sebagai kemarahan entah memarahi atau dimarahi baik dalam hubungannya dengan Tuhan, sesama maupun diri sendiri. Kalau sekiranya dapat dikatakan, kemarahan itu adalah hal yang sejajar dengan senyuman, tangisan, tawa dan hal lainnya yang merupakan hal yang vital dalam kehidupan ini. ... baca selengkapnya »

Ketika Dikhianati Sahabat

KETIKA DIKHIANATI SAHABAT

Makin akrab persahabatan, makin sakit rasanya


Mazmur 55: Kalau musuhku yang mencela aku, aku masih dapat menanggungnya; kalau pembenciku yang membesarkan diri terhadap aku, aku masih dapat menyembunyikan diri terhadap dia. Tetapi engkau orang yang dekat dengan aku, temanku dan orang kepercayaanku: kami yang bersama-sama bergaul dengan baik, dan masuk rumah Allah di tengah-tengah keramaian (ayat 13-15) ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Ketika Dikhianati Sahabat

Siapakah Konseli Anda?

Edisi C3I: e-Konsel 206 - Memahami Konseli

Paulus menyebut tiga golongan manusia dalam 1 Korintus 2:12-3:4, yaitu manusia duniawi (2:14), manusia rohani yang bertabiat duniawi (3:2), dan manusia yang dewasa di dalam Kristus (2:15). Seorang konselor harus dapat mengerti siapakah konseli yang ia hadapi. Si konseli mungkin termasuk salah satu klasifikasi berikut: 1. Orang duniawi: - orang yang bukan Kristen (orang yang belum menerima Kristus sebagai Juru Selamat). - orang Kristen duniawi (KTP/Kristen Tanpa Pertobatan). 2. Bayi dan kanak-kanak
Sumber
Judul Buku: 
Kursus Pelayanan Pribadi
Situs: 

http://c3i.sabda.org/bab_3_siapakah_konselee_anda (Christian Counseling Center Indonesia)

Menjangkau Para Pengangguran: Bagaimana Gereja Tergerak Untuk Melayani Ketika Tingkat Pengangguran Terus Meningkat

Edisi C3I: e-Konsel 196 - Mengatasi Pengangguran

Setelah Tom Burns, seorang agen pemasaran di Dallas, khawatir dan stres karena menjadi pengangguran 2 tahun yang lalu, dia tidak melupakan apa yang dia alami ketika akhirnya dia mendapat pekerjaan baru. Malahan, saat merenungkan pertanyaan-pertanyaan yang dia pergumulkan selama menganggur -- Bagaimana saya akan memberi makan keluarga saya? Bagaimana saya akan membayar tagihan rumah? -- dia justru mengambil komitmen untuk membantu orang lain yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan. Determinasinya tersebut

Setelah Tom Burns, seorang agen pemasaran di Dallas, khawatir dan stres karena menjadi pengangguran 2 tahun yang lalu, dia tidak melupakan apa yang dia alami ketika akhirnya dia mendapat pekerjaan baru.

Sumber
Judul Artikel: 
Reaching The Unemployed: How Churches Are Mobilizing To Minister As Jobless Rates Climb
Situs: 

http://www.christianitytoday.com/yc/2009/julaug/reachingtheunemployed.html">http://www.christianitytoday.com/ (ChristianityToday.com)

Pengangguran

Edisi C3I: e-Konsel 195 - Pengangguran

Istilah pengangguran memunculkan banyak citra: anak-anak telantar, dapur umum, majikan yang kaya, kelambanan pemerintah, dan film tentang "Great Depression" (Masa Depresi Hebat) ketika orang-orang berjalan selama berjam-jam mencari pekerjaan. Dalam gambaran-gambaran itu, tergantung pada nilai dan kepercayaan seseorang, kecenderungannya adalah ingin menyalahkan seseorang atau sesuatu -- bisnis, seseorang, atau politikus. Faktanya adalah banyak negara terganggu dengan masalah tingkat pengangguran yang

Istilah pengangguran memunculkan banyak citra: anak-anak telantar, dapur umum, majikan yang kaya, kelambanan pemerintah, dan film tentang "Great Depression" (Masa Depresi Hebat) ketika orang-orang berjalan selama berjam-jam mencari pekerjaan. Dalam gambaran-gambaran itu, tergantung pada nilai dan kepercayaan seseorang, kecenderungannya adalah ingin menyalahkan seseorang atau sesuatu -- bisnis, seseorang, atau politikus. Faktanya adalah banyak negara terganggu dengan masalah tingkat pengangguran yang cukup tinggi. Pada beberapa negara, tingkat pengangguran mencapai 12 persen, dan dalam kelompok umur tertentu, misalnya pemuda, mencapai 20 persen. Itu tidak termasuk orang-orang yang berjuang untuk mencukupi kebutuhan pokok di banyak negara di benua Afrika. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
Unemployment

Bahaya Memfavoritkan Anak

Edisi C3I: e-Konsel 194 - Anak Favorit

Berawal dari kehamilan yang tidak biasa. Setelah bertahun-tahun, akhirnya Tuhan mengabulkan permintaan Ishak dan Ribka untuk mendapatkan seorang anak (lihat Kejadian 25:19-34). Tetapi kehamilan ini tidak seperti yang Ribka harapkan. Dia merasa seperti ada peperangan di dalam kandungannya! Apa yang sedang terjadi? Kemudian datanglah jawaban dari Tuhan: kembar. Apa arti pesan aneh itu? Akankah anak yang lebih tua melayani adiknya? Apa arti semua itu? Sejak lahir, perbedaan-perbedaan antara anak-anak

Berawal dari kehamilan yang tidak biasa. Setelah bertahun-tahun, akhirnya Tuhan mengabulkan permintaan Ishak dan Ribka untuk mendapatkan seorang anak (lihat Kejadian 25:19-34). Tetapi kehamilan ini tidak seperti yang Ribka harapkan. Dia merasa seperti ada peperangan di dalam kandungannya! Apa yang sedang terjadi?

Kemudian datanglah jawaban dari Tuhan: kembar. Apa arti pesan aneh itu? Akankah anak yang lebih tua melayani adiknya? Apa arti semua itu? Sejak lahir, perbedaan-perbedaan antara anak-anak itu terlihat jelas. Esau bersuara lantang, banyak menuntut, dan aktif. Yakub lebih pendiam. Ketika mereka tumbuh besar, kepribadian mereka yang berlawanan menjadi lebih jelas, dan Ribka mungkin sering mendapati dirinya sendiri merenungkan janji Tuhan itu. Ribka menyayangi Yakub. Ketika dia membandingkan Yakub dengan kakaknya, mudah bagi Ribka untuk lebih banyak memberikan kasihnya kepada Yakub, dan perasaannya kepada Esau melemah. Selain itu, bukankah Tuhan mengatakan bahwa Yakub akan menjadi anak kesayangan? ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
The Perils of Favoritism
Situs: 

http://www.lifeway.com/lwc/ (LifeWay)

Tuhan Tidak Mengharapkan Para Orang Tua Memfavoritkan Anak

Edisi C3I: e-Konsel 194 - Anak Favorit

"Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub." (Kejadian 25:28) Saya adalah hasil dari keluarga campuran. Dengan kata lain, ketika masih anak-anak, saya tinggal seatap dengan satu orang tua kandung dan satu orang tua tiri, yang keduanya membesarkan anak-anak mereka sendiri. Sekarang, saya menjadi kepala dari keluarga campuran. Ketika masih kecil, saya tidak senang menjadi anggota dari keluarga campuran dan saya menjadi lebih tidak menyukainya ketika

"Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub." (Kejadian 25:28)

Saya adalah hasil dari keluarga campuran. Dengan kata lain, ketika masih anak-anak, saya tinggal seatap dengan satu orang tua kandung dan satu orang tua tiri, yang keduanya membesarkan anak-anak mereka sendiri.

Sekarang, saya menjadi kepala dari keluarga campuran. Ketika masih kecil, saya tidak senang menjadi anggota dari keluarga campuran dan saya menjadi lebih tidak menyukainya ketika saya dewasa. Bila dalam keluarga pada umumnya keharmonisan sulit dijaga, maka dalam keluarga campuran keharmonisan nampaknya tidak ada harapan. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
God Does Not Expect Parents To Show Favoritism

Dapatkah Saya Mempengaruhi Anak-Anak Saya?

Orang tua: "Mama bilang sudah waktunya simpan mainan." (Tak ada jawaban) "Mama hitung sampai tiga." (Hening) "Satu, dua, tiga... tiga... tiga. Kau dengar apa kata Mama barusan? Mama bilang sudah waktunya simpan mainan, sikat gigi, berdoa, dan pergi tidur." (Suara meninggi)

Anak: "Iya, aku dengar tapi aku masih main, coba Mama hitung lagi?"

Menjadi orang tua memang pekerjaan yang menantang. Kita berusaha semampunya untuk membimbing anak-anak kita, tetapi rasanya seolah-olah mereka yang mengendalikan kita. Kadang-kadang, tampaknya mereka bahkan tidak mendengar kata-kata kita. Kebanyakan orang Amerika Utara yakin bahwa para orang tua memiliki pengaruh yang lebih sedikit terhadap anak-anak mereka dibandingkan sekolah dan media massa. Dengan gaya hidup yang sibuk, sebagian orang tua mengira bahwa tempat penitipan anak, sekolah, dan acara televisi memainkan peran utama dalam membentuk anak-anak mereka. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
23 -- 30
Nomor Edisi: 
Edisi 47/4
Tahun Edisi: 
2005
Judul Buku: 
Warta Sejati
Penerbit: 
Departemen Literatur Gereja Yesus Sejati
Kota: 
Jakarta
Tahun: 
2005

Komentar


Syndicate content