Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Renungan

Renungan

Renungan

Renungan

Kemerdekaan Kristiani

Galatia 5:13-15

...Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

Masih segar dalam ingatan saya, ketika negara Indonesia beralih dari era orde baru kepada era reformasi. Peralihan ini menyebabkan pintu kebebasan dibuka lebar. Namun satu hal yang sangat disayangkan adalah, bahwa kebebasan yang dipahami pada masa awal masa reformasi adalah kebebasan yang kebablasan. Artinya, orang dapat melakukan apapun semaunya tanpa ada batas, yang penting kebebasan itu sendiri. Kalau kebebasan dipahami seperti ini, maka kemudian akan muncul tirani. Inikah kebebasan? ... baca selengkapnya »

Alasan Yesus Mati

Edisi C3I: e-Konsel 238 - Alasan Yesus Mati

Salam kasih,

Yesus adalah Allah di atas segala allah, Tuhan di atas segala tuhan. Dia adalah Allah yang berkuasa di surga dan di bumi. Namun demikian, Ia tidak menyayangkan kemuliaan-Nya di surga dan rela menjadi manusia. Bukan hanya itu, Dia pun rela mati di kayu salib. Semua Dia lakukan karena kasih-Nya yang begitu besar. Ia tidak ingin melihat mereka yang percaya kepada-Nya binasa dalam kekekalan. Dalam kolom Cakrawala, Anda dapat melihat lebih dalam lagi mengenai alasan mengapa Yesus rela mati bagi kita. ... baca selengkapnya »

Perumpamaan tentang Pengampunan

  • Ampun
  • Dosa
  • Kemurahan Allah
  • Kerajaan

Kode: R 057

Nats Alkitab: Matius 18:21-35

Ringkasan Khotbah: Berapa kali kita harus mengampuni? Apakah 7 kali? Bukan! Kita harus mengampuni sebanyak 70 kali 7 kali. Pada saat kita mau menunjukkan kemurahan kepada orang lain, kita perlu menunjukkannya dengan sepenuh hati. Jangan hitung-hitungan soal kasih karena Tuhan tidak pernah hitung-hitungan saat Dia memberikan kasih-Nya kepada kita. Tuhan memberikan pengampunan dan melupakan, kita pun juga harus melakukan hal yang sama seperti apa yang Yesus lakukan. Kerajaan Allah berbicara tentang kemurahan Allah tanpa mengesampingkan keadilan. Di mana ada keadilan, maka ada kemurahan Allah untuk mengampuni dosa kita. ... baca selengkapnya »

Tahun yang Terbuang

Bacaan: Yoel 2:12-27

Ada berapa banyak waktu Anda, tahun demi tahun yang hasilnya hilang dimakan belalang? Apakah keinginan pribadi, hawa nafsu, motivasi penuh dosa, dan ambisi pribadi Anda telah merampas sukacita, kedamaian, dan keberhasilan hidup Anda? Mungkin Anda merasa putus asa memikirkan waktu-waktu yang terbuang dan tidak dapat terulang lagi itu. ... baca selengkapnya »

Lawatan Ilahi yang Memperbarui

"Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya: Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya." (Lukas 1:67-68)

Natal adalah peristiwa ketika Allah melawat umat-Nya. Lawatan ilahi tersebut membawa pembaruan dalam diri orang-orang yang terlibat di dalamnya. Salah satunya, Zakharia.

Siapakah Zakharia? Ia adalah seorang imam, keturunan Harun, seorang dari suku Lewi. Ia berasal dari rombongan Abia. Menurut 1 Tawarikh 24:1-6, para imam dibagi ke dalam 24 rombongan untuk melayani di Bait Allah. Rombongan Abia, rombongannya Zakharia, adalah salah satu dari ke-24 rombongan tersebut (24:10). Setiap rombongan bertugas dua kali dalam setahun, tiap kali selama satu minggu. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
51 -- 56
Judul Buku: 
Harta Karun Natal
Pengarang: 
Sutrisna
Penerbit: 
Penerbit Mitra Pustaka & Literatur Perkantas Jawa Barat
Kota: 
Bandung
Tahun: 
2005
Situs: 

Situs Natal Indonesia < http://natal.sabda.org/ >, Tanggal akses 16 November 2010

Natal: Kesempatan untuk Merayakan Kasih Allah pada Kita

Pernyataan yang paling terkenal di dalam Alkitab adalah penjelasan Yesus tentang mengapa Allah mengutus-Nya ke dunia: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16) ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
17 -- 24
Judul Artikel: 
Christmas Is A Time to Celebrate that God Loves You
Judul Buku: 
The Purpose of Christmas
Penerbit: 
Howard Books
Kota: 
New York
Tahun: 
2008

Renungan Natal

Ditulis oleh: I Suharyo

Peristiwa kelahiran Yesus telah memberikan inspirasi yang amat kaya dalam berbagai bidang kreatif, seperti lukisan yang bermutu tinggi, lagu-lagu indah abadi, renungan-renungan yang menyentuh hati, dan buku-buku tebal yang mencoba mengurai misteri peristiwa ini. Ada juga cerita-cerita sederhana yang menantang refleksi. Berikut salah satu di antaranya.

Kata yang punya cerita, ketika Yesus lahir, malaikat mengadakan seleksi siapakah di antara binatang-binatang yang sebaiknya menemani Yesus yang terbaring di palungan. Yang pertama mengajukan diri adalah harimau. Ia berkata, ”Sayalah yang paling pantas menjaga Yesus. Siapa pun yang berani mendekat akan saya terkam dan saya cabik-cabik dengan kuku dan taring saya. Yesus akan aman.” Malaikat menjawab, ”Yesus adalah Raja Damai. Kekerasan tidak sesuai dengan maksud kedatangan-Nya.” ... baca selengkapnya »

Arti Natal Bagiku

Apa arti perayaan Natal bagi seorang anak? Berikut ini beberapa pendapat dari anak-anak mengenai arti Natal bagi mereka. Kiranya memberi berkat tersendiri bagi kita, para pelayan anak, dalam menjalani Natal tahun ini. ... baca selengkapnya »

Sumber
Judul Artikel: 
What Christmas Means to Me
Judul Buku: 
AuthorMe.com

Pekerjaan Baru

Bacaan: Kolose 3:1-4,22-25

Sebuah survei oleh Families and Work Institute (Institut untuk Keluarga dan Pekerjaan) mendapati bahwa 70% orang di Amerika Serikat memimpikan mata pencarian yang berbeda. Buku-buku, konsultan-konsultan, dan agen-agen tenaga kerja menawarkan bantuan untuk memperoleh pekerjaan yang diimpikan. Namun, apakah mendapatkan pekerjaan yang berbeda selalu menjadi jalan keluar ketidakpuasan dalam bekerja?

Dalam Kolose 3, Paulus menggunakan frasa "apa pun juga yang kamu perbuat", sebanyak 2 kali. Frasa tersebut merupakan suatu panggilan untuk melayani Tuhan dengan sepenuh hati. Pertama, ia menulis: "segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita" (ayat 17). Dan kedua, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia" (ayat 23). ... baca selengkapnya »

Sudahkah Kita Merdeka?

Sering timbul pertanyaan, "Sudahkah kita merdeka?" Jika saya diminta menjawab pertanyaan di atas, maka saya mempunyai dua jawaban, yaitu "ya, sudah merdeka" tapi juga jawaban lain "belum merdeka sepenuhnya". Tergantung dari mana pemahaman kita tentang kata "merdeka" itu sendiri. Jika kemerdekaan yang dimaksud dikaitkan dengan kemerdekaan dari dosa dan maut, kita meyakini bahwa Kristus telah memerdekakan kita dari dosa (Galatia 5:1 "Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan"). Tapi jika kemerdekaan yang dimaksud dikaitkan dengan kemerdekaan yang mencakup seluruh segi kehidupan manusia, maka secara hakiki kita belum merdeka sepenuhnya. ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content