Renungan

Perayaan yang Berharga!

By admin

Hari ulang tahun adalah peristiwa yang spesial. Ketika masih muda, kita menanti-nantikan hari ulang tahun kita. Sangat menyenangkan ketika usia kita bertambah pada tahun berikutnya, mengadakan pesta ulang tahun, dan merayakannya bersama teman-teman kita. Akan tetapi, saat kita semakin tua, kita tentu tidak begitu menanti-nantikan datangnya hari ulang tahun kita. Saya rasa karena kita semakin tua, tubuh kita sudah tidak lagi seperti sedia kala.

Baca Selengkapnya

Menanggung Salib

By admin

Tuhan, aku tidak akan membuat tanggungan salibku menjadi semacam pemujaan berhala. Salib bertujuan melepaskan aku dari sikap mementingkan dan memikirkan diri sendiri, agar berguna bagi orang lain. Akan tetapi, bila aku terus-menerus memusatkan pikiranku pada salibku, maka aku tidak berguna bagi diriku atau pun orang lain. Oswald Chambers, seorang tokoh Kristen, pernah berkata, "Pengorbanan diri bisa menjadi suatu penyakit." Aku tidak boleh menjadikan salibku sebagai suatu objek pemujaan; aku harus menjadikannya suatu alat penyaliban bagi diriku. Salibku bersaing dengan tuntutan Kristus kepadaku. Salib itu menjadi salib pribadiku bila aku diperhadapkan dengan suatu pilihan, yaitu ketika Kristus berkata, "Tinggalkan segala sesuatu yang bisa menyaingi-Ku, lalu ikutlah Aku."

Baca Selengkapnya

Bagian B: Kehendak Allah: Bagaimana Cara Mengetahuinya

By admin

Kehendak Allah: Bagaimana Cara Mengetahuinya?

Latar Belakang

Allah memiliki kehendak khusus untuk hidup setiap orang percaya. Mengetahui dan melakukan kehendak-Nya untuk kita, harus merupakan tujuan hidup kita yang terutama, apapun resikonya.

Untuk dapat mengetahui kehendak Allah bagi hidup kita, kita harus lebih dahulu mengenal Allah sendiri. Kita tidak mungkin mengenal siapa kita, sebelum lebih dahulu tahu milik siapa kita. Kita belajar makin mengenal Dia sambil kita menaklukkan diri kita kepada wibawa-Nya (KeTuhanan-Nya), taat pada Firman-Nya dan dipimpin oleh Roh Kudus. Sebanding dengan tingkat pengenalan kita akan Dia dan penaklukkan diri kita kepada-Nya, kita akan mengalami kesukaan hidup berjalan dalam kehendak-Nya. "Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." (Ams 3:5,6).

Baca Selengkapnya