Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Komunitas Konsel: Penyakit Sosial yang Meresahkan

Edisi C3I: e-Konsel 252 - Menangani Anak yang Terlibat dalam Perkelahian Antarpelajar

Di negara kita, penyakit sosial kian hari kian bertambah parah. Berbagai faktor, seperti ekonomi, sosial, dan pendidikan paling sering dijadikan alasan timbulnya penyakit sosial. Sebagian besar warga tentu merasa resah dengan keberadaan orang-orang yang menjadi penderita penyakit sosial. Berikut ini adalah kesan yang diberikan oleh beberapa Sahabat e-Konsel terkait dengan masalah penyakit sosial yang bisa disimak di dinding Facebook e-Konsel pada tanggal 24 Mei 2011.

e-Konsel: Di masyarakat ada beberapa macam penyakit sosial, antara lain: penggunaan minuman keras, penyalahgunaan narkoba, perkelahian pelajar, perilaku seks di luar nikah, berjudi, dan rupa-rupa kriminalitas. Yang mana yang paling meresahkan Anda?

Theresia S. Setyawati: Hmm, kalau saya, paling merasa resah kalau penggunaan miras sudah menyebar ke penyakit-penyakit lainnya. Setelah mabuk, mereka mencoba narkoba, terus berkelahi dengan orang lain, setelah itu melakukan hubungan seks seenaknya tanpa peduli norma. Gitu, Konsel.

Shmily Tilestian: Wah, sepertinya semuanya paling meresahkan. Pilih mana ya? Perkelahian pelajar saja deh, karena itu menyangkut banyak pelajar, masyarakat jadi tidak tenang, kehidupan pendidikan semakin terancam, masa depan menjadi suram, polisi jadi banyak pekerjaan, mau pergi ke mana-mana tidak tenang baik siang atau malam (kompleks, bukan?).

Agus Setianto: Menurutku semua dari pilihan di atas meresahkan, tapi yang paling meresahkan adalah penyalahgunaan narkoba, karena sekarang ini sudah merambah sampai anak-anak kecil, bagaimana nantinya kalau anak-anak usia dini sudah menjadi pecandu?

e-Konsel: Untuk semua: Masing-masing daerah memiliki masalah yang berbeda-beda ya. Semuanya memberi dampak yang berbeda-beda pula. Ada yang dampaknya hanya terimbas kepada diri sendiri, ada yang ke banyak orang, ada yang ke generasi berikutnya. Persoalannya, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah ini? Meskipun kecil tentu sangat bermanfaat, bukan?

Jika Anda ingin menyampaikan pendapat Anda sehubungan dengan diskusi ini, silakan berkunjung ke alamat berikut.

Alamat URL: < http://www.facebook.com/sabdakonsel/posts/10150256774643755 >

Komentar