Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Lama Pacaran yang Efektif

Edisi C3I: e-konsel 265 - Anak Muda dan Pekerjaan

Salah satu pokok bahasan yang menjadi perhatian bagi kaum muda adalah pacaran. Salah seorang Sahabat Konsel pun mengajukan pertanyaan seputar pacaran, dan banyak respons yang diterima. Seperti apakah pendapat Sahabat Konsel mengenai masalah yang dialami Sahabat Konsel yang satu ini? Berikut petikannya.

Josephus Rianto: Apakah berpacaran dalam waktu yang lama, dapat menjadi jaminan lebih mengenal pasangan kita?

Komentar:

Shmily Tilestian: Kalau lebih mengenal pasangan, saya pikir iya, tapi kalau kenal sepenuhnya ya tidak. Semua perlu proses, bahkan yang sudah pacaran sampai bertahun-tahun, pasti ada beberapa hal yang belum diketahui oleh pasangan.

Theopilus Candra: Kalau menurut saya belum tentu. (senyum)

Josephus Rianto: Menurut Shmily Tilestian dan Theopilus Candra terus bagaimana dong?

Shmily Tilestian: @Josephus Rianto, bagaimana apanya? Kan sudah aku jelaskan pendapatku di atas.

Josephus Rianto: @Shmily Tilestian, maksudku dalam kurun waktu berapa tahunkah dapat tercipta hubungan yang efektif itu?

e-Konsel: Mengenal kepribadian seseorang membutuhkan waktu seumur hidup mas Josephus. Sudah menjadi suami/istri pun belum tentu menjamin kita mengenalnya, apalagi masih pacaran. Menurut saya, pengenalan pasangan tidak hanya diperlukan saat pacaran. Yang lebih penting apakah kita mau menerima pasangan apa adanya dirinya dan masa lalu yang dimilikinya. Setelah itu kita dan pasangan bersama-sama menuju tujuan bersama. Begitu.

Josephus Rianto: @e-konsel: Mantap.

Shmily Tilestian: @Josephus Rianto, wah, saya tidak tahu kurun waktu yang efektif dalam menjalin hubungan. Bukankah semua tergantung pada pribadi masing-masing. Sejauh mana kedewasaan rohaninya, cara berpikirnya, dll..

e-Konsel: @ Josephus: Terima kasih.

Tatik Wahyuningsih: Waktu tidak menentukan (senyum). Tinggal pribadi orang itu dan diri kita sendiri bisa mengekspresikan kepribadian masing-masing atau tidak. Bagiku: jujur, terbuka, dan apa adanya.

e-Konsel: @ Tatik, terima kasih untuk masukan dari Anda (senyum).

Joni Palaga: Waduh saya belum punya pacar.. hihihihi.

Bagaimana menurut Anda, silakan tinggalkan komentar Anda di Facebook e-Konsel dengan alamat:

< http://www.facebook.com/sabdakonsel/posts/10150277048263755 >.

Komentar