Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Psikologi vs Kebatinan

Edisi C3I: edisi 341 - Psikologi dan Konseling Kristen

Masyarakat awam mungkin ada yang menyangka bahwa psikologi ada hubungannya dengan ilmu kebatinan. Padahal, kebenarannya tidak seperti itu. Bagaimana pendapat Anda? Berikut pandangan para Sahabat Facebook e-Konsel.

e-Konsel: Menurut Anda, apakah psikologi itu bisa dianggap ilmu kebatinan?

Komentar:

Fer: Bukan.

Michael: Tidak. Psikologi adalah "science" yang bisa dipelajari, teori-teori yang berasal dari hasil penelitian & observasi.

e-Konsel: Namun, bagaimana dengan pemikiran bahwa psikologi itu ilmu yang mempelajari tentang keberadaan manusia secara batin (abstrak). Apa bedanya dengan ilmu kebatinan?

Fer: Ilmu kebatinan menyangkut mistis, jadi berbeda dengan psikologi. Bagi saya, yang berbeda adalah psikologi umum dengan psikologi Kristen.

e-Konsel: Menurut Fer Suwardi, apa perbedaan psikologi umum dan psikologi Kristen itu?

Fer: Psikologi Kristen menolong orang-orang Kristen untuk mengambil keputusan sesuai dengan Alkitab. Namun psikologi umum, untuk semua solusi boleh diambil, sekalipun itu tidak sesuai dengan kebenaran firman. Contohnya, ada seseorang mengalami depresi yang berat dan mengambil solusi dengan bunuh diri. Dalam psikologi umum, hal itu dibenarkan karena orang tersebut sudah tidak dapat menanggung beban hidup lagi. Akan tetapi, psikologi Kristen menolak hal tersebut dengan tegas karena hal itu bertentangan dengan firman Tuhan. Begitulah menurut saya.

e-Konsel: Umm, ok-ok. Psikologi Kristen itu berpusat pada Kristus, sementara psikologi umum berpusat pada manusianya sendiri ya? Terima kasih.

Anda ingin menyampaikan pendapat Anda terkait topik ini? Mari berkomentar di Facebook e-Konsel < http://facebook.com/sabdakonsel/posts/10151635832373755 >. Terima kasih.

Komentar