Fokus C3I Desember 2006 - Berbagi Kasih di Hari Natal

Natal sering diidentikkan dengan bingkisan atau kado. Bagi beberapa keluarga, acara bertukar kado tidak pernah dilewatkan untuk memeriahkan Natal. Dalam acara seperti ini, kado yang diberikan diharapkan dapat menjadi simbol perhatian dan kasih kita kepada orang lain, khususnya keluarga kita. Kegiatan semacam ini tentu tidak salah jika dilakukan untuk mengingatkan kita akan kasih Kristus kepada manusia dan teladan Kristus agar kita pun mengasihi sesama kita. Tapi adakah cara lain untuk mengungkapkan kasih Kristus kepada orang-orang yang dekat dengan kita?

Tentu saja ada. Selain dalam bentuk barang, kado bisa berupa perhatian dan kasih tulus yang kita berikan kepada orang lain sebagaimana Kristus telah rela memberikan nyawa-Nya bagi tebusan agar manusia memperoleh hidup yang kekal. Penghargaan, penghormatan, termasuk rasa empati dan perhatian yang kita berikan kepada sesama bisa menjadi kado yang tidak bisa diukur dengan uang.

Beberapa artikel yang disajikan berikut ini kiranya dapat menolong Sahabat C3I untuk lebih dalam memaknai kasih Kristus yang telah diberikan bagi kita. Selamat membaca, Tuhan memberkati!

Perayaan Yang Penuh Sukacita

Bacaan : Matius 1:18-25

Saat Allah menunjukkan kebaikan-Nya, Dia senang bila kita ... baca selengkapnya »

Dua Hari Sebelum Natal

Dua persalinan yang saya alami dahulu, berjalan lancar. Dan kali ini, saya mengharapkan hal yang sama terjadi kembali. Tetapi, ... baca selengkapnya »

Belajar Berempati

Empati (emphaty) adalah sikap positif konselor terhadap konsele, yang diekspresikan melalui kesediaannya untuk menempatkan diri pada ... baca selengkapnya »

Pride Keep You From God

Pride is a powerful weapon the enemy uses to hinder you from being all God has called you to be. Each person, eventually, must deal with pride. Don't think you're exempt. ... baca selengkapnya »

Menggenggam Kasih

Saya sedang terburu-buru mempersiapkan khotbah Natal saya - saat yang paling berat dalam pelayanan untuk memperoleh sesuatu yang ... baca selengkapnya »

Syndicate content