Materi Konseling

Di Mana Kita Tidak Sependapat? Bacaan Aturan Emas dan Panggilan untuk Empati

Apakah Anda percaya empati bisa berbahaya secara rohani?

Saya percaya, dan saya telah mencoba menjelaskan mengapa dan bagaimana. Dan, karena melakukan itu, saya menerima beberapa kritik (beberapa di antaranya cukup sengit). Kritik itu tidak mengejutkan. Sebagian besar dari kita memiliki kategori bagaimana emosi tertentu (seperti ketakutan atau kemarahan) bisa menjadi dosa; artikel tentang "dosa kemarahan" atau "dosa ketakutan" masuk akal bagi kita. Akan tetapi. dalam dunia modern, empati dipandang sebagai kebaikan yang hampir murni, dan oleh karena itu gagasan bahwa itu bisa berbahaya, dan bahkan berdosa, mungkin mengejutkan.

Baca Selengkapnya

Kesombongan Adalah Persoalan Terbesar Anda

Kita ditanyai dengan pertanyaan umum ketika orang mengetahui apa yang kita lakukan. Apakah Anda seorang tukang ledeng? Bersiaplah untuk memecahkan masalah keran bocor dari jauh. Seorang Dokter? Bersiaplah untuk menjadi lelah karena sakit misterius dan nyeri.

Bagi para konselor, di dekat bagian atas daftar itu terdapat pertanyaan, "Apa masalah yang paling sering Anda lihat?" Depresi, kecemasan, kemarahan, konflik perkawinan yang mengakibatkan perpisahan, tetapi jawaban teratas saya mungkin akan mengejutkan Anda. Itu adalah kesombongan.

Baca Selengkapnya

Karakter Kristen — Apa yang dikatakan Alkitab?

Karakter dapat didefinisikan sebagai apa yang membuat seseorang berbeda dari orang lain, seringkali dengan penekanan khusus pada kualitas moral. Ketika kita memikirkan seseorang yang memiliki karakter yang baik, kita sering menggambarkannya dengan istilah seperti integritas, kejujuran, ikatan moral yang kuat, kepedulian dan perhatian terhadap orang lain, dan sejenisnya. Karakter diperlihatkan dalam tindakan tetapi karakter sejati berada di hati.

Baca Selengkapnya

Mengapa Belajar Alkitab? Fondasi Konseling Kristen

Ternyata, masalah itu ada di mana-mana. Baik orang Kristen maupun orang non-Kristen, semua tidak ada yang steril dari masalah. Dan, melalui realita yang dihadapi, ternyata masalah bisa membawa orang Kristen semakin bertumbuh dalam relasinya dengan Tuhan. Seseorang dapat semakin mengenal siapa Tuhan, seperti apa karakter-Nya, bagaimana cara kerja-Nya, apa yang disukai, apa yang tidak disukai. Masalah bisa menjadi suatu berkat. Akan tetapi, di sisi yang lain, masalah itu juga dapat membuat orang Kristen semakin menjauh dari Allah. Bukan hanya menjauh, bahkan banyak orang yang akhirnya jatuh di dalam kepahitan dan meninggalkan Allah. Ini adalah realita yang kita hadapi.

Baca Selengkapnya

Mengapa Belajar Alkitab? Fondasi Komunikasi Kristen

Lalu mengapa belajar Alkitab? Agar kita bisa mendapatkan prinsip-prinsip yang mulia (prinsip yang benar) terkait dengan cara kita berkomunikasi baik dengan orang lain secara pribadi maupun orang lain secara massal (kelompok). Maz. 119:130 dengan jelas mengatakan "Bila tersingkap firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang bodoh."

Baca Selengkapnya

Bersaksi

Latar Belakang

Alkitab memberi petunjuk jelas tentang arti bersaksi.

"Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu." (1Yoh. 1:1).

Baca Selengkapnya

Apa yang Alkitab Nyatakan Mengenai Kanker?

Apa yang Alkitab Nyatakan Mengenai Kanker?

Pertanyaan: Apa yang Alkitab nyatakan mengenai kanker?

Jawaban: Secara khusus, Alkitab tidak mengatakan apa pun tentang penyakit kanker. Namun, tidak berarti bahwa Alkitab tidak membahas masalah penyakit. Raja Hizkia sakit dari "barah" (2 Raja-raja 20:6-8), istilah yang mungkin merujuk pada kanker. Jadi, meskipun kata "kanker" tidak ada di Alkitab, ada kondisi-kondisi yang dijelaskan di dalamnya yang mungkin sekali merupakan kanker.

Baca Selengkapnya

Peran Konseling Awam: Sakit Parah/Terminal dan Depresi

Reaksi alami bagi individu-individu dengan sakit tak tersembuhkan adalah depresi. Para ahli psikologi umumnya percaya bahwa depresi juga merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh yang dipilih individu di tengah posisi dan kondisi kritis yang tak terhindarkan. Dengan mekanisme ini, individu tersebut masih dapat memiliki "sense of life - perasaan hidup" sehingga dia dapat mengeluh, menangis, marah, meratap, dan mempunyai setitik pengharapan. Dia memilih posisi "cry for help/ketidakberdayaan", yang mengundang belas kasihan dari dirinya sendiri, sesama manusia, dan dari Allah. Tanpa mekanisme pertahanan tubuh ini, individu hanya mempunyai satu kemungkinan yaitu bunuh diri.

Baca Selengkapnya