<p align="justify">Tidak akan ada habisnya bila kita membahas kasih atau cinta. Topik ini tidak akan menjadi topik bahasan yang usang. Kasih, selain memiliki ruang lingkup yang luas, juga memiliki definisi yang luas. Kasih bisa kita berikan dan ungkapkan kepada orang tua, anak, teman, sahabat, saudara, binatang peliharaan kita, dll.. Akan tetapi, kasih yang paling utama harus kita berikan kepada Allah. Dengan mengasihi Allah, maka kita pun akan dapat mengasihi sesama kita dengan tulus.</p>
<p align="justify">Silakan Sahabat C3I simak artikel-artikel dan ringkasan tanya jawab berikut ini, untuk memahami apa itu kasih dan bagaimana merawat serta menjaganya sehingga kita dapat selalu membagikannya kepada orang lain. Selamat berbagi kasih. </p>
Apakah cinta pertama riil atau mitos belaka? Jika mitos, mengapa
begitu banyak orang yang mengalaminya dan berhasil memertahankannya
sampai pernikahan? Sebaliknya, bila riil, mengapa begitu banyak yang
hanya mengalaminya secara sementara?
Cinta atau kasih merupakan suatu fenomena yang kompleks untuk
dijelaskan, namun begitu nyata dan mudah untuk dialami. Alkitab
sendiri tidak pernah memberikan definisi cinta; 1 Korintus 13
hanyalah menjabarkan karakteristik kasih.
Sebuah kata yang paling banyak digunakan manusia sejak abad permulaan ialah kata "cinta". Getar-getar cinta menggerakkan orang tua atau seorang ibu merapatkan bayinya ke dadanya. Cinta membuat seorang anak tidak mau memisahkan diri dari lingkungan orang tuanya. Cinta telah menjalin hubungan yang erat secara batiniah antara ayah/ibu dan anak ketika mereka jauh terpisah. Cinta telah mengubah seorang pria yang kurang simpati menjadi orang yang simpatik manakala bertemu dengan seorang gadis yang menggetarkan jantungnya.