c3i

Situs C3I

Mengasihani Diri Sendiri

Ketika saya membiarkan diri saya mengasihani diri sendiri, saya tidak berguna bagi Tuhan. Saya lumpuh ketika mata saya terpaku pada diri sendiri. Tidak ada kuasa Roh Kristus yang bekerja dalam diri saya, kecuali saya mengarahkan pikiran saya kepada-Nya. "Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya." (1 Petrus 2:21) Tidak ada waktu yang lebih saya benci daripada waktu ketika saya mengasihani

Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I

Belenggu Mengasihani Diri Sendiri

By admin
Shalom, Mungkin semua orang percaya tidak asing dengan kisah orang Samaria yang baik hati (Lukas 10:30-35). Kisah ini tidak hanya memberikan pelajaran mengenai perbuatan baik, tetapi di dalamnya terdapat sebuah pelajaran yang sangat dalam dan penting bagi seorang konselor Kristen yang sedang membimbing konselinya untuk keluar dari rasa mengasihani diri sendiri. Dengan menolong orang lain, orang Samaria ini telah memutuskan untuk tidak dibelenggu oleh rasa kasihan terhadap diri sendiri sendiri karena

Ketika Susah Mengampuni

Kita harus ingat, mengampuni bukanlah suatu perasaan tetapi suatu keputusan -- suatu tindakan berdasarkan niat. Kau memutuskan untuk mengampuni, baik suka atau tidak. Kau menyediakan kerelaan, Allah akan memberikan kekuatan. Beberapa orang berpikir bahwa kekristenan memberikan standar yang tidak mungkin bagi orang-orang percaya untuk mengampuni mereka yang telah menyakiti mereka. Tetapi bagi Allah "tidak ada yang mustahil." Ada tiga alasan utama mengapa kita sulit untuk mengampuni. 1. Tidak sadar

Kita harus ingat, mengampuni bukanlah suatu perasaan tetapi suatu keputusan -- suatu tindakan berdasarkan niat. Kau memutuskan untuk mengampuni, baik suka atau tidak. Kau menyediakan kerelaan, Allah akan memberikan kekuatan.

Beberapa orang berpikir bahwa kekristenan memberikan standar yang tidak mungkin bagi orang-orang percaya untuk mengampuni mereka yang telah menyakiti mereka. Tetapi bagi Allah "tidak ada yang mustahil."

Ada tiga alasan utama mengapa kita sulit untuk mengampuni.

Proses dan Langkah Praktis Untuk Memaafkan

PROSES MEMAAFKAN Ada lima tahap penting dalam proses kita mengampuni orang lain. Menyadari dan menerima rasa sakit hati. Pahami alasannya. Sadarilah. Jangan mau jadi korban. Menerima kenyataan. Adanya kemampuan menyadari dan menerima rasa sakit hati kita akibat perbuatan orang lain. Jangan menolak, menyangkal atau menganggap remeh sakit hati Anda. Sadari juga akibat-akibat yang sudah ditimbulkan rasa sakit itu. Cobalah memahami alasan orang itu menyakiti hati Anda. Mengampuni hanya akan terjadi bila
Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I

Mengampuni Orang Lain

Karena Yesus telah membayar harga dosa di atas kayu salib, Ia menyediakan pengampunan bagi semua orang. Pengampunan Allah sangat besar, oleh karena itu respons seorang Kristen yang telah diampuni adalah mengampuni orang lain. Yesus mengajar para pengikut-Nya supaya saling mengampuni, bukan hanya beberapa kali melainkan berkali-kali. Paulus berkata, "Sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian" (Kolose 3:13). Sama seperti dosa memisahkan manusia dari Allah, dosa memisahkan

Karena Yesus telah membayar harga dosa di atas kayu salib, Ia menyediakan pengampunan bagi semua orang.

Pengampunan Allah sangat besar, oleh karena itu respons seorang Kristen yang telah diampuni adalah mengampuni orang lain. Yesus mengajar para pengikut-Nya supaya saling mengampuni, bukan hanya beberapa kali melainkan berkali-kali. Paulus berkata, "Sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian" (Kolose 3:13).

Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I

Mengampuni Karena Telah Diampuni

By admin
Perlakuan yang tidak menyenangkan, cibiran, dan perkataan yang meremehkan dari orang lain sangat tentu tidak mengenakkan. Sebagai makhluk yang memiliki emosi dan perasaan, manusia cenderung menerima segala sesuatu dengan melibatkan emosi dan perasaannya. Perlakuan buruk orang lain, termasuk anggota keluarga, tidak jarang meninggalkan rasa kesal, jengkel, dan akar pahit bagi seseorang. Apakah kita akan membiarkan rasa sakit hati menggerogoti damai sejahtera dan sukacita kita? Apakah kita rela hidup

Bagaimana Caranya Menghadapi Masalah Hidup yang Menekan?

By admin

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Pada tahun 1923 di Chicago, diadakan pertemuan antara sembilan investor paling berhasil di dunia. Dua puluh lima tahun kemudian, riset menunjukkan bahwa beberapa orang di antaranya mati bunuh diri. Mereka memang sudah belajar seni mencari nafkah untuk hidup, tetapi rupanya tidak seorang pun yang belajar seni menjalani hidup. Mereka tidak tahu bagaimana menangani masalah hidup yang menekan mereka.

Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I

Tatkala Bahaya Mengancam, Apa yang Harus Diperbuat?

Diringkas oleh: Sri Setyawati Dalam hidup ini, bahaya selalu siap mengancam setiap orang. Bahaya akan datang kapan saja, di mana saja, kepada siapa saja. Dalam bidang usaha, selalu terbuka kemungkinan untuk ditipu orang. Dalam keluarga, hubungan suami istri bisa saja menjadi tidak harmonis karena pihak ketiga maupun karena merasa tidak puas dengan pasangannya. Tentunya masih banyak ancaman atau masalah hidup lainnya yang siap menghancurkan kehidupan kita jika kita tidak hidup dekat dengan Allah.
Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I

Masalah Hidup: Dianalisa Dulu Baru Diatasi

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Banyak masalah dalam hidup yang harus kita atasi. Agar lebih mudah menentukan tindakan yang harus kita ambil untuk mengatasinya, kita akan membedakan masalah hidup menjadi dua macam.

A. MASALAH BUATAN

Masalah buatan adalah masalah yang datang oleh diri kita sendiri. Masalah itu timbul karena tingkah laku dosa, sikap salah, ataupun akibat kepribadian buruk kita. Masalah buatan bukanlah masalah semu, hanya saja penyebabnya adalah diri kita sendiri. Contoh: kisah Akhan dalam Yosua 6:18, 19; 7:1-15; masalah yang dihadapi umat Israel ketika akan mengalahkan kota Ai adalah masalah buatan, yang timbul karena dosa. Untuk mengatasi masalah ini Allah tidak "menyulap" hingga orang Ai kalah setelah Yosua sujud di hadapan tabut Allah. Allah tidak melakukan hal itu; umat Israellah yang harus bertindak.

Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I

Editorial

By admin
Salam kasih, Sebagai orang yang telah dimerdekakan dari dosa, Yesus memberikan jaminan kepada kita bahwa Dia akan selalu menyertai kita. Dia akan memampukan kita untuk mengatasi segala hal yang dapat menjauhkan kita dari kasih Allah. Meskipun demikian, bukan berarti hidup kita akan mulus-mulus saja. Tidak jarang Tuhan tetap mengizinkan berbagai masalah hidup datang menerpa -- toh manusia tidak lepas dari segala konsekuensi perbuatannya. Status kita sebagai orang yang telah dimerdekakan Tuhan merupakan