Setiap kita tentunya menginginkan pernikahan yang bahagia. Pernikahan yang memegang dan menjalankan janji pernikahan -- janji untuk hidup setia terhadap pasangannya. Namun, tidak dimungkiri bahwa dalam pernikahan, ada keluarga yang mengalami krisis kesetiaan karena salah satu pasangan terlibat dalam hubungan "gelap" atau hubungan di luar nikah. Tentunya, hal ini membawa luka bagi pasangannya. H. Norman Wright mengatakan bahwa hubungan di luar nikah adalah salah satu krisis yang paling menghancurkan pernikahan. Sebab, dengan hubungan semacam ini, impian, harapan, dan kepercayaan salah satu seseorang telah dikhianati dan dihancurkan oleh pasangannya. Simaklah artikel yang kami sajikan ini. Kiranya dapat menolong konselor kristen untuk mendampingi keluarga-keluarga yang memiliki masalah serupa.
Dua pribadi yang berbeda -- suami dan istri, masing-masing memiliki cara hidup yang berbeda. Oleh karena itu, satu sama lain harus beradaptasi. Hal sekecil apa pun bisa menjadi konflik bila masing-masing pribadi tidak bisa menyesuaikan diri.
Hubungan gelap di luar nikah merupakan salah satu dari krisis yang
paling menghancurkan dalam pernikahan, karena dengan hubungan itu,
impian, harapan, dan kepercayaan salah satu pasangan yang dikhianati
dihancurkan oleh pasangannya yang lain. Hubungan gelap tidak terjadi
dengan tiba-tiba. Dalam sebagian besar kasus sudah ada hubungan yang
lama, tetapi kebanyakan terdapat dalam pikiran dan angan-angan
sehingga tidak mudah dilihat.
Untuk menolong seorang korban hubungan gelap yang datang kepada
anda, sebagai konselor perlu bagi anda untuk mengetahui dinamika dan
penyebab hubungan gelap yang terjadi dalam pernikahannya.