Merayakan Natal dalam Kebersamaan
- Read more about Merayakan Natal dalam Kebersamaan
- Log in to post comments
Salam konseling,
Situs C3I
Salam konseling,
Baca: Matius 1:18-25
Yusuf adalah salah seorang tokoh Alkitab yang mempunyai karakter mengagumkan. Mengikuti tradisi orang Yahudi, ia telah bertunangan yang akan mengikatnya menuju pernikahan. Banyak ahli Alkitab mengasumsikan bahwa Yusuf adalah seorang yang sudah cukup umur.

My Utmost For His Highest adalah karya besar Oswald Chambers yang sangat disukai oleh banyak orang Kristen dari seluruh dunia, dan termasuk dalam sepuluh besar buku Kristen terlaris sepanjang masa. Sekarang, Anda bisa menikmati renungan harian ini secara langsung dari perangkat Android atau iOS Anda dengan aplikasi Renungan Oswald Chambers (ROC) dari SABDA.
Mendengar kata "ibadah", kebanyakan orang menghubungkannya dengan ritual formal yang kaku, membosankan, dan tidak menarik. Karena itu, banyak keluarga, yang sekalipun menyebut dirinya keluarga Kristen, jarang atau bahkan tidak pernah melakukan persekutuan dalam keluarganya sendiri. Padahal, ibadah keluarga dapat menjadi saat-saat yang menyenangkan dan paling dinantikan oleh anak-anak kita.
Dalam video How Did You Do Family Devotions when Your Kids were Little?, John Piper menjelaskan bagaimana orang tua dapat menolong anak-anak mereka yang masih kecil dalam ibadah keluarga. Ibadah keluarga dapat dilakukan ketika semua anggota keluarga selesai sarapan. Dalam keadaan kenyang, anak bisa lebih tenang. Ayah bisa mulai membaca beberapa ayat dari Alkitab. Mungkin, anak yang masih sangat kecil tidak mengerti apa yang dibaca oleh ayahnya. Namun, mereka bisa melihat ayah mereka memimpin sebuah ibadah keluarga.
Salam konseling,
Abad ke-21 adalah abad yang dinamis. Mengapa? Perkembangan yang begitu cepat terjadi dalam segala aspek kehidupan manusia karena perkembangan teknologi yang sangat pesat. Bagaimana dengan pelayanan konseling? Apakah abad ke-21 memberikan dampak yang signifikan terhadap pelayanan konseling?
Pelayanan pastoral pada abad ke-21 mendorong para pendeta Assemblies of God (Sidang Jemaat Allah) untuk merenungkan apa yang benar-benar penting untuk perawatan jiwa-jiwa di gereja. Struktur keluarga yang berubah-ubah, tekanan waktu yang tidak henti-hentinya, dan banyaknya masalah sinode sering membuat pendeta merasa kewalahan dan terlalu terbebani. Lebih dari sebelumnya, pendeta abad ke-21 harus tetap berlabuh dalam kebenaran dan prinsip firman Allah yang abadi dan tidak berubah. Mengapa? Orang-orang akan terus melihat kepada pendeta mereka sebagai sumber bantuan pertama mereka dibandingkan dengan seorang ahli bidang kesehatan mental[1].
Kehidupan anak muda zaman sekarang sering kali identik dengan segala sesuatu yang instan, semua serba cepat dan ringkas, sehingga mereka cenderung memiliki daya juang yang lemah. Fenomena yang kita lihat dalam kehidupan anak muda masa kini memang mengkhawatirkan karena justru pesan utama dari kehidupan kekristenan dalam mengikut Kristus adalah menyangkal diri dan memikul salib.
| Bagaimana Anda dapat melakukan pelayanan konseling abad ke-21? Yayasan Lembaga SABDA telah meluncurkan aplikasi HE Cares untuk Anda! |
Tidak dapat dimungkiri bahwa kebutuhan akan konseling makin bertambah seiring dengan bertambah banyaknya masalah dalam kehidupan manusia. Setelah manusia jatuh ke dalam dosa, permasalahan manusia selalu ada sepanjang zaman,