Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Selamat datang di situs Christian Counseling Indonesia (C3I)!

Paskah merupakan momen yang tepat bagi kita, orang percaya, untuk melihat kembali karya agung Tuhan dan Juru Selamat kita, Yesus Kristus. Melalui kematian-Nya, kasih Allah begitu nyata dalam hidup kita. Apakah kita juga sudah menyatakan kasih-Nya itu kepada sesama kita? Melalui materi konseling, artikel, tip, studi kasus, dan informasi-informasi lengkap lainnya seputar pelayanan konseling Kristen di situs C3I, mari kita terus berbagi hidup dengan sesama sehingga nama Kristus semakin dimuliakan melalui kehidupan kita.

Menyambut Paskah tahun ini, marilah kita menginstrospeksi diri, merenungkan apakah kita sudah benar-benar mensyukuri dan menghargai pengorbanan Kristus melalui kematian-Nya di kayu salib? Kami mengajak Pengunjung untuk kembali merenungkan makna salib Kristus dengan membaca artikel-artikel yang kami rangkum di Fokus C3I. Selamat Paskah 2014. Bersyukurlah kepada Tuhan Yesus Kristus. Selamat menyimak!

Formulir Berlangganan e-Konsel

Milis Publikasi e-Konsel merupakan newsletter elektronik yang berisi bahan-bahan seputar dunia konseling (renungan, artikel, bimbingan alkitabiah, tips, tanya jawab) yang diharapkan mampu memperlengkapi dan membekali para konselor, hamba-hamba Tuhan, maupun orang-orang Kristen awam yang terbeban dalam pelayanan konseling dengan pengetahuan konseling yang benar-benar alkitabiah yang menunjang pelayanan mereka.
Isi Formulir Berlangganan e-Konsel

Artikel Terbaru

Doa dalam Keputusasaan

Mazmur 142

"Ini kanker." Kata-kata yang menghancurkan ketegangan dalam sebuah ruangan. Saya telah menunggu-nunggu bersama teman saya untuk mengetahui hasil biopsinya. Teman saya tampak tenang. Ia mungkin terlalu terpaku untuk dapat merasakan. Akan tetapi, saya merasa putus asa. Saya ingin berteriak "Tidak!" Saya merasa takut, tidak berdaya, dan geram. Keputusasaan adalah suatu pengalaman akan kebutuhan dan ketidakberdayaan yang ekstrem. Kita merasa putus asa ketika situasi kehidupan mengalahkan kita. Kita merasa putus asa ketika keberadaan kita terancam, dan kita merasa tidak mampu mengatasi akibatnya. Mazmur ini memberikan suara bagi pengalaman keputusasaan kita. ... baca selengkapnya »

Arsip Fokus C3I