Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Selamat datang di situs Christian Counseling Indonesia (C3I)!

Apa jadinya jika Kristus tidak masuk dalam sejarah manusia, kemudian disalibkan, mati, dikuburkan, dan bangkit pada hari ketiga? Hidup kita tentu akan menjadi sebuah kehidupan yang meranggas, kering, dan sia-sia. Puji Tuhan! Allah begitu mengasihi kita sehingga Ia mengorbankan Putra-Nya yang tunggal untuk menebus kita dari dosa dan memberi kita kehidupan yang penuh pengharapan dan kepastian dalam Kristus. Untuk menolong konseli Anda yang masih ragu kepada Kristus dan keselamatan yang diberikan-Nya, silakan manfaatkan bahan-bahan yang kami sajikan di situs C3I. Situs ini dapat memperkaya wawasan Anda tentang pelayanan konseling, baik sebagai konselor awam maupun profesional, melalui berbagai materi konseling berupa artikel, tip, studi kasus, dan informasi-informasi lengkap lainnya.

Fokus C3I bulan April menyajikan bahan-bahan mengenai "Berdamai dengan Konflik". Sepanjang hidupnya, manusia akan senantiasa berjumpa dengan konflik, baik yang terjadi secara internal maupun eksternal. Namun, Kristus yang sudah bangkit memberi pengharapan bagi kita untuk dapat menghadapi berbagai konflik yang terjadi dalam hidup sehingga kita tetap dapat bersukacita dan mengalami damai sejahtera dari-Nya. Selamat menyimak sajian kami. Tuhan Yesus memberkati!

Formulir Berlangganan e-Konsel

Milis Publikasi e-Konsel merupakan newsletter elektronik yang berisi bahan-bahan seputar dunia konseling (renungan, artikel, bimbingan alkitabiah, tips, tanya jawab) yang diharapkan mampu memperlengkapi dan membekali para konselor, hamba-hamba Tuhan, maupun orang-orang Kristen awam yang terbeban dalam pelayanan konseling dengan pengetahuan konseling yang benar-benar alkitabiah yang menunjang pelayanan mereka.
Isi Formulir Berlangganan e-Konsel

Artikel Terbaru

Penghargaan Diri Anak: Atas Dasar Apa?

Suatu hari Santana menerima buku rapor di sekolahnya. Setelah ibu guru memberikan kepadanya, anak perempuan berusia 9 tahun itu menyimak bahwa peringkat akademisnya bukan di nomor satu melainkan di nomor tiga. Teman sebangkunyalah, anak laki-laki mungil, yang meraih peringkat pertama. Dalam hati Santana, segera muncul perasaan kecewa. ... baca selengkapnya »

Arsip Fokus C3I