Bagaimana Melakukan Konseling yang Baik?
Bayangkan saudara adalah orang yang memerlukan pelayanan konseling. Saudara minta nasihat karena saudara tak dapat mengenyahkan depresi yang sedang saudara rasakan.
SAUDARA : Saya menderita depresi akhir-akhir ini. Tak sanggup rasanya saya menolong diri sendiri. Saya tak tahu apa yang tak beres dalam diri saya.
KONSELOR: Mengapa Saudara mempunyai perasaan yang demikian buruk?
SAUDARA : Tak tahulah saya. Saya sendiri tak sanggup menjelaskannya.
KONSELOR: Adakah dosa dalam diri Saudara yang belum Saudara akui?
SAUDARA : Saya kira tak ada. Tetapi saya dengan senang bersedia mengakui dosa saya kalau ditunjukkan.