c3i

Situs C3I

Komitmen Baru dalam Kristus

By admin

Salam kasih,

Syukur kepada Tuhan Allah yang masih memberi kita kesempatan untuk bersua. Tahun baru tentu memberi semangat baru bagi kita untuk terus melayani-Nya. Pada tahun ini, e-Konsel akan terbit sebulan sekali pada hari Selasa minggu kedua. Namun demikian, kami akan tetap berusaha untuk menyajikan bahan-bahan lengkap guna memperlengkapi Anda sebagai konselor Kristen. Dalam edisi ini, Anda dapat menyimak berbagai tulisan terkait dengan bagaimana memulai hidup baru dalam Kristus. Semoga sajian kami dapat Anda aplikasikan untuk menolong konseli Anda. Selamat menyimak.

Pemimpin Redaksi e-Konsel,
S. Setyawati
< setya(at)in-christ.net >
< http://c3i.sabda.org/ >

Hidup Baru dalam Kristus: Seperti Apa Seharusnya?

Bagaimana cara hidup baru dalam Kristus? Tak sedikit orang Kristen mengetahui cara hidup baru dalam Kristus meskipun telah bertahun-tahun, bahkan mungkin berpuluh tahun, menjadi Kristen. Secara sederhana, hidup baru dalam Kristus tak lebih dari sekadar meninggalkan pelanggaran dan dosa yang masih kita lakukan. Hidup baru dalam Kristus berarti tidak lagi menuruti keinginan daging yang menuntun ke dalam kebinasaan, tetapi hidup baru dalam tuntunan Roh Kudus setiap hari sebagai jawaban atas keselamatan yang telah Allah berikan melalui pengurbanan Anak Tunggal-Nya di kayu salib. Ini artinya kita harus mengizinkan Allah memindahkan kita dari kegelapan menuju ke dalam terang ajaib, yaitu kerajaan Anak-Nya (Kol. 1:13).

Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I

Manusia Baru

Setiap orang Kristen pasti pernah bergumul dengan dosa yang ada pada dirinya. Kita tahu tidak seharusnya kita berdosa, tetapi kita tetap melakukan perbuatan yang sama. Ada yang terus bergumul dengan emosi marah; tidak mau marah namun toh marah. Ada yang bergumul dengan dosa berbohong; kita tahu itu salah, tetap saja kita mengulangnya. Ada yang bergumul dengan dosa seksual; kita ingin lepas tetapi terus melakukannya. Kita merana dan ingin bebas, tetapi masih terbelenggu oleh dosa yang sama. Kadang, kita bertanya-tanya, di manakah kebenaran ayat yang berbunyi, "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang" (2 Korintus 5:17). Apakah artinya ayat ini?

Jenis Bahan C3I

Hidup dalam Kristus (Pelajaran-Pelajaran Dasar Tentang Prinsip Memulai Kehidupan Kristen)

By admin
Judul buku : Hidup dalam Kristus (Pelajaran-pelajaran Dasar tentang Prinsip Memulai Kehidupan Kristen)
Judul asli : Living in Christ (Basic Studies for Beginning the Christian Life)
Penulis/Penyusun : --
Penerjemah : Paul Hidayat
Editor : --
Penerbit : Persekutuan Pembaca Alkitab, Jakarta 1988
Ukuran buku : 12 x 19 cm
Tebal : 40 halaman
ISBN : --
Buku Online : http://www.sabda.org/
Download : --
Sumber : Pub. e-Buku edisi 01/2005

Buku kecil ini ditulis untuk membantu mereka yang ingin mendapatkan kehidupan Kristen yang benar dan penuh kesukaan. Isinya, yang berupa pelajaran-pelajaran tentang bagaimana hidup dalam Kristus, terbagi secara sistematis ke dalam empat bagian, yaitu Mengenal Kristus, Bertumbuh di Dalam Kristus, Menaati Kristus, dan Menyaksikan Kristus. Tahapan-tahapan yang disampaikan dalam setiap pelajaran dijelaskan dengan sederhana dan bahasa yang tidak kaku. Selain itu, penjelasan-penjelasan dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi yang memudahkan pembaca meresapi isinya. Namun, hal yang sangat membantu adalah tersedianya pertanyaan-pertanyaan di setiap akhir pelajaran.

Natal dan Pemberitaan Kabar Baik

By admin

Salam kasih,

Dalam perjalanan hidup, kita tentu sering mendengar dua kabar, yaitu kabar baik dan kabar buruk. Ketika mendengar kabar buruk, kita merasa sedih. Sebaliknya, jika mendengar kabar baik, hati kita merasa senang. Akan tetapi, untuk kasus tertentu, bisa juga seseorang merasa sedih sekalipun ia mendengar kabar baik. Mengapa? Mungkin karena dia tidak bisa berbagi kebahagiaan dengan orang yang disayanginya. Apa yang bisa kita lakukan terhadap konseli kita yang mengalami kasus semacam itu? Untuk mendampingi konseli yang merasa sedih pada momen Natal, sebaiknya Anda membaca artikel yang kami hadirkan dalam edisi ini. Kiranya, dengan mengingat kembali kasih Kristus yang besar bagi kita, membuat kita/konseli tidak terlarut dalam kesedihan karena tidak adanya seseorang yang kita sayangi di samping kita. Simak pula kesan Sahabat Konsel tentang hubungan Natal dan Kabar Baik dalam kolom Komunitas Konsel.

Hubungan Natal dan Kabar Baik

By admin

Dalam memaknai Natal, masing-masing kita mungkin memiliki cara pandang yang berbeda. Seperti apakah kita memandang Natal, adakah pesan yang terkandung di balik peristiwa ini? Apakah Natal itu sebuah kabar baik? Berikut ini, Anda dapat menyimak penjelasan dari beberapa Sahabat Facebook e-Konsel tentang hubungan antara Natal dan Kabar Baik. Selamat menyimak.

Semangat Natal

Kelahiran Yesus Kristus sejatinya merupakan berita sentral seluruh Alkitab dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, dan kelahiran Yesus telah menjadi perayaan massa terbesar di dunia setiap bulan Desember. Kata "Christmas" sendiri berasal dari kata "Christ" (Kristus, dalam bahasa Yunani berarti "yang diurapi") dan kata "mass", yang berarti perayaan (celebration). Secara sederhana, "Christmas" dapat diartikan perayaan tentang Kristus dan kelahiran-Nya (perayaan Natal). Namun demikian, keotentikan mengenai perayaan Natal serta hari dan tanggal kelahiran Kristus tidak pernah berhenti diperdebatkan banyak kalangan, termasuk oleh kalangan non-Kristen. Banyak orang mencoba menyanggah bahwa kelahiran Kristus bukanlah pada bulan Desember dan bukan berasal dari ajaran atau tradisi Alkitab, melainkan merupakan tradisi penyembah berhala (pagan). Namun, ternyata tidak dapat disangkal bahwa Alkitab sendiri sesungguhnya menyingkapkan nilai-nilai keagungan yang mahaajaib dan penuh anugerah bagi kehidupan manusia melalui peristiwa kelahiran Kristus (Natal). Pada akhirnya, setiap orang Kristen yang benar-benar memahami makna dan tujuan dari kelahiran Kristus ke dunia tidak akan meletakkan makna Natal pada hari dan tanggal kelahiran Kristus ke dunia. Perhitungan manusia dapat salah total, tetapi Allah tidak mungkin salah dalam menghadirkan rencana dan kehendak kasih-Nya yang kekal bagi orang-orang yang dikasihi-Nya (baca Efesus 1:3-14). Dengan demikian, makna perayaan Natal tidak berpusat pada hari dan tanggal atau pada rutinitas kesibukan perayaan Natal pada bulan Desember, tetapi pada kelahiran dan hadirnya Yesus Kristus di dalam diri setiap orang yang telah menerima Natal itu di dalam dirinya, melalui proses lahir baru yang dikerjakan oleh Allah Roh Kudus di dalam hidupnya (Yohanes 3:5; 1 Petrus 1:23).

Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I