Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Bagian D: Roh Kudus

Roh Kudus
Latar Belakang

Seorang Kristen tidak akan pernah menjadi utuh atau dewasa, tanpa adanya pengetahuan meluas tentang Pribadi dan karya Roh Kudus. Hanya kalau kita sadar adanya kebutuhan dan kekurangan dalam diri kita, kita akan terdorong untuk mencari pengetahuan ini.

Roh Kudus adalah salah satu dari tiga Pribadi Allah Tritunggal. Dia setara dalam posisi dan kuasa, memiliki semua aspek hakiki KeAllahan. Dia ikut memiliki semua sifat KeAllahan:

Dia kekal, tidak berawal dan berakhir (Ibr 9:14); Maha kuasa, segala kuasa ada pada-Nya (Luk 1:35); mahahadir, ada di segala tempat pada waktu bersamaan (Mazm 139:7); dan Maha tahu (1Kor 2:10-11).

Dia memiliki semua ciri yang dimiliki oleh suatu pribadi. Dia bukan keadaan atau kekuatan atau zat tak berpribadi. (lihat Rom 8:16 dan Rom 8:26).

Roh Kudus memiliki pikiran, perasaan dan kehendak. Dia berbicara (Kis 13:2),

mendoakan (Rom 8:26),
menyaksikan (Yoh 15:26),
memimpin (Yoh 16:13),
memerintah (Kis 16:6,7),
menetapkan (Kis 20:28),
memimpin (Rom 8:14), dan
menegur dan menginsyafkan tentang dosa (Yoh 16:8).

Dia dapat didustai dan dicobai (Kis 5:3,4,9),

ditolak (Kis 7:51),
didukai (Ef 4:30) dan
dihujat (Mat 12:31).

Setiap orang Kristen harus mengerti hubungannya dengan Roh Kudus.
  • Tentang yang sudah diwujudkan: Kita sudah dilahirkan baru oleh Roh Kudus (Yoh 3:6,8). Allah telah memberikan Roh Kudus di dalam kita (Yoh 14:16; 16:7). Kita telah dibaptiskan oleh Roh (1Kor 12:13). Kita sekarang adalah Bait Roh Kudus (1Kor 6:19,20). Kita sudah dimeteraikan oleh Roh Kudus (Ef 1:13).
  • Tentang yang sudah diberikan tetapi masih perlu dikembangkan: Setiap orang Kristen memiliki Roh Kudus, tetapi tidak setiap orang Kristen dipenuhi Roh Kudus. Kita harus merindukan kepenuhan-Nya itu, sebab Allah sendiri yang memerintahkan, "Hendaklah kamu penuh dengan Roh" (Ef 5:18).
"Alkitab mengajarkan tentang satu baptisan dalam Roh, yaitu yang terjadi ketika kita menyatakan iman kita dalam Kristus. Alkitab juga mengajarkan tentang kepenuhan ulang yang harus kerap dialami, bahkan terus-menerus kita harus dipenuhi Roh Kudus. Satu kali baptisan, banyak kali kepenuhan. Soal dipenuhi Roh Kudus, bukan masalah seberapa banyak kita memiliki Roh Kudus dalam ukuran kuantitatif. Bukan seberapa banyak Roh yang kita miliki, tetapi seberapa banyak atau seberapa jauh Roh memiliki kita... Semakin kita mengerti tentang kepemimpinan Kristus dalam hidup kita, semakin kita berserah kepada-Nya. Jadi dengan merindukan dan mencari kepenuhan Roh Kudus atas diri kita, semakin kita menerima dan menikmati pengisian-Nya atas hidup kita dan kepenuhan-Nya dalam diri kita."
_Selesai

Latar Belakang
Ayat Alkitab
Strategi Bimbingan
  1. Jika anda ditanya tentang Roh Kudus, jawablah berdasarkan bahasan dalam Latar Belakang.
  2. Jika ada pertanyaan atau keinginan untuk mengalami kepenuhan Roh Kudus, jelaskan hal-hal berikut:
    1. Ketahuilah bahwa Allah telah memberikan Roh Kudus di dalam kita dan bahwa Dia mendiami kita. Lihat ayat-ayat dalam Latar Belakang.
    2. Ketahui pula bahwa Allah memerintahkan kita untuk dipenuhi Roh Kudus (lihat Ef 5:18).
    3. Sadari bahwa sebelum kita dapat menerima kepenuhan-Nya, kita harus mengurus setiap dosa yang kita sadari secara jujur. Ini berarti pertobatan dan pengakuan dosa kepada Allah.
    4. Kita menyerahkan kendali hidup kita secara jelas dan sepenuhnya kepada Tuhan, melalui suatu tindakan penyerahan diri. Kita menyingkirkan jalan kita sendiri dan dengan sungguh hati berusaha untuk takluk penuh dan terus-menerus kepada Kristus, supaya Dia dapat memerintah seluruh segi kehidupan kita. Tindakan ketaatan ini menuntut kita untuk menyerahkan diri tiap hari kepada Allah, agar kita boleh belajar tentang rahasia perjalanan hidup iman. Bila kita tunduk kepada Allah dan kehendaknya, kita dipenuhi dengan Roh Kudus. Roh Kudus mengendalikan dan menguasai kita. Maka kita harus bertindak berdasarkan fakta kebenaran ini, dengan hidup penuh keyakinan bahwa Allah sudah memenuhi kita dan bahwa kita dikuasai-Nya.
  3. Berdoalah dengan orang itu, agar dia dapat mempraktekkan kebenaran tadi dalam kehidupannya dan mengalami kepenuhan Roh.

Latar Belakang
Strategi Bimbingan
Ayat Alkitab

"Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu." (Yoh 14:15,16)

"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." (Kis 1:8)

"Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum." (Yoh 16:7-11)

Yohanes 3:6-8
1Korintus 12:13
Yohanes 16:13,14
1Korintus 6:19,20
Efesus 1:13
Roma 8:14-16

Komentar