Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Kecerdasan dan Tes Kecerdasan

Edisi C3I: e-Konsel 302 - Anak Cerdas dan Berbakat

Kecerdasan adalah suatu kemampuan umum dari seseorang dalam hal bagaimana dia memecahkan masalah hidupnya sehari-hari. Kemampuan ini dapat tercermin dari kecepatan, ketepatan, dan kedalaman berpikir seseorang di dalam mencari jalan keluar dari masalah hidupnya sehari-hari. Sementara kepandaian lebih dikaitkan dengan masalah belajar, walaupun kepandaian memerlukan kecerdasan.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi perbedaan tingkat kecerdasan anak, antara lain berikut ini.

1. Faktor bawaan.

Meskipun mereka lahir dari orang tua yang sama, faktor bawaan ini bisa berbeda karena dipengaruhi sifat genetik, fungsi otak, dan fungsi syaraf.

2. Masalah gizi.

Hal ini mencakup masalah kebiasaan-kebiasaan dari kecil, masalah rangsangan, atau stimulasi dari lingkungan.

3. Latihan-latihan atau kebiasaan-kebiasaan seorang anak dari kecil.

Secara konsep, kecerdasan tidak hanya menyangkut hal-hal belajar di sekolah yang lebih bersifat akademis dan intelektual. Sebetulnya, ada banyak jenis kecerdasan seperti kecerdasan emosi, kecerdasan sosial di mana seseorang bisa berelasi dengan baik, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual, bahkan kecerdasan di bidang seni, dan sebagainya. Namun, sebagian masyarakat salah paham dalam memahami kecerdasan. Secara umum kecerdasan hanya menyangkut hal-hal yang bersifat akademis (sekolah). Kecerdasan seseorang biasanya diakui dari hasil tes kecerdasan yang diadakan oleh sekolah dan lembaga yang terkait.

Macam-Macam Tes Kecerdasan

  1. "Test Bine" untuk anak-anak, biasanya dikenal dengan "Stanford Bine" karena dikembangkan oleh Terman dari Stanford University.
  2. WPPSI untuk anak-anak prasekolah, tes ini dibuat oleh Westler.
  3. WISC untuk anak-anak, tes ini bersifat individual.
  4. Tes kecerdasan yang bersifat kelompok, tes ini biasanya dipakai untuk mengetahui secara cepat perkiraan tingkat kecerdasan seorang anak dan bagaimana kemampuannya dalam mengikuti pelajaran di sekolah.

Bentuk Tes Kecerdasan

  1. Ada sub-sub tes yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang informasi secara umum yang harus diketahui anak.

  2. Pertanyaan yang berkaitan dengan hal-hal sosial yang harus dia ketahui.

  3. Berkaitan dengan bahasa, ketelitian dia dalam melihat berbagai figur atau gambar, logika, aritmetika, matematika, dsb..

Amsal 3:11-18, "Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan Tuhan dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya karena Tuhan memberikan ajaran kepada yang dikasihi-Nya seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian karena keuntungannya melebihi keuntungan perak dan hasilnya melebihi emas. Ia lebih berharga daripada permata, apa pun yang kau inginkan tidak dapat menyamainya. Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan, jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata. Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang kepadanya akan disebut berbahagia." Ayat-ayat ini menjelaskan bahwa didikan Tuhan akan memberikan pengajaran supaya kita memunyai hikmat dan beroleh kepandaian.

Diambil dan disunting seperlunya dari:

Nama situs : TELAGA.org
Alamat URL : http://www.telaga.org/audio
Judul transkrip : Kecerdasan dan Test Kecerdasan (T095A)
Penulis : Heman Elia, M.Psi.
Tanggal akses : 4 Juni 2012
Sumber
Judul Artikel: 
TELAGA - Kaset No.T095A (e-Konsel Edisi 302)

Komentar