Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Editorial

Keluarga pada Era Teknologi

Mengembangkan Kepribadian Rendah Hati

Edisi C3I: e-Konsel 395 - Mengembangkan Kepribadian Rendah Hati

Salam konseling,

Jika kita pernah membaca buku John Piper, The Passion of Jesus Christ, kita akan menyadari betapa dalam, kaya, besar, agung, dan misteriusnya karya Kristus di kayu salib. ... baca selengkapnya »

Mengembangkan Keterampilan Sosial

Edisi C3I: e-Konsel 394 - Mengembangkan Keterampilan Sosial

Salam konseling,

Meskipun pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, keterampilan sosial setiap pribadi harus tetap dikembangkan. Keterampilan ini adalah faktor penting yang akan membuat seorang pribadi mampu menempatkan diri secara tepat dalam berelasi dan membangun hubungan yang bermakna dengan orang lain. ... baca selengkapnya »

Panggilan Hidup Melajang

Edisi C3I: e-Konsel 393 - Panggilan Hidup Melajang

Salam konseling,

Hidup melajang sering kali bukan pilihan yang akan diambil oleh kebanyakan orang. Kita telah dibombardir dengan berbagai pengaruh budaya dan media yang membuat kita cenderung untuk berpikir bahwa status lajang adalah situasi yang tidak ideal dan tidak menguntungkan. Lebih jauh lagi, kita kemudian membuat stereotip tentang orang-orang yang melajang dan menganggap mereka dengan pandangan yang salah dan kurang tepat. ... baca selengkapnya »

Resolusi Tahun Baru

Edisi C3I: e-konsel 392-Resolusi Tahun Baru

Salam konseling,

Bagaimana kabar Anda pada tahun yang baru ini, Sahabat e-Konsel? Melalui edisi pertama kami pada tahun ini, kami ingin mengucapkan "Selamat Tahun Baru 2017" kepada Anda semua. Damai sejahtera dan kasih Kristus kiranya selalu melingkupi Anda senantiasa dalam menghadapi tahun 2017 ... baca selengkapnya »

Refleksi Natal

Edisi C3I: e-Konsel 391 - Refleksi Natal

Salam konseling,

Desember telah kita masuki dan Natal akan segera menjelang. Meskipun sebagian besar dari kita telah mengetahui makna sejati dari Natal, tetapi seringkali kita menafikannya karena berbagai kesibukan pada bulan Desember. Natal akhirnya berlalu tanpa makna, dan pada tahun berikutnya kita akan kembali mengulang pola yang sama. Tak heran jika kemudian Natal hanya sekadar menjadi rutinitas akhir tahun yang kita lalui tanpa kesan, tanpa makna. Ironis sekali, karena dalam momen-momen ini seharusnya kita bisa merayakan Natal dengan kegembiraan dan sukacita yang sejati. ... baca selengkapnya »

Konselor Kristen dan Pahlawan

Orangtua sebagai Konselor Anak

Pendekatan terhadap Konseli

Kemerdekaan dari Trauma

Komentar


Syndicate content