Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I

Apa Itu Kesehatan Mental dan Mengapa Itu Penting Bagi Keluarga Anda?

Bagian penting dari kehidupan anak-anak kita di mana kita, sebagai orang tua, dapat membantu mereka berkembang adalah dalam bidang kesehatan mental. Kesehatan mental berhubungan dengan setiap komponen kesehatan kita, termasuk kesehatan emosional, relasional, fisik, dan rohani kita. Masing-masing memiliki dampak yang besar terhadap yang lain. Jika ada yang tidak seimbang, kesehatan mental anak-anak kita bisa turun drastis. Oleh karena itu, kita harus berupaya untuk menjaga keseimbangan setiap komponen ini dalam kehidupan anak kita.

Pertempuran untuk Memenangkan Pikiran Anak-Anak Kita

anak-anak ceria

Kita terlibat dalam peperangan rohani untuk memenangkan pikiran anak-anak kita. Hanya dengan melihat-lihat masyarakat kita saat ini, mudah untuk mengenali bahwa ada peperangan terhadap pikiran kita. Ada konten yang dipertanyakan di mana-mana dalam buku, film, dan musik. Moral dan etika yang dipertanyakan sangatlah banyak. Praktik-praktik yang bertentangan dengan Alkitab justru menjadi norma. Akan tetapi, mengapa pertempuran seperti itu terjadi dalam benak anak-anak kita? Itu karena sesuatu yang begitu penting dipertaruhkan — jiwa mereka.

Pertempuran untuk memenangkan pikiran anak-anak kita mirip dengan perang melawan kuman. Para peneliti telah menemukan bahwa jika Anda menyerang kuman secara langsung, hal itu memperkuat kuman. Akan tetapi, jika respons imun tubuh terhadap kuman diperkuat, barulah kuman tersebut dapat dikalahkan. Sangat penting untuk mengajari tubuh cara melawan kuman untuk mengalahkannya. Kita berperang melawan dosa dengan cara yang sama. Menyerang dosa melalui perilaku hanya akan membuatnya lebih kuat dan lebih berpengaruh. Jika serangan balik dimulai dari dalam hati, dengan belajar mengasihi Allah, maka respons alami terhadap dosa pun terbentuk, dan kita bisa mengalahkannya. Kesehatan rohani kita mendorong kesehatan mental kita.

Ciptakan kehidupan di mana Anda dan anak-anak Anda dapat menemukan kedamaian di tengah kekacauan. Kita dapat tangguh terhadap stres, kekecewaan, kegagalan, dan pencobaan dengan berpegang teguh pada sauh yaitu Kristus Yesus. Kesehatan mental, pada intinya, dimulai dari sini.

5 Komponen Kesehatan Mental Anak Anda

Kesehatan mental

Kesehatan fisik

Kesehatan emosional

Kesehatan Relasional

Kesehatan Rohani

Kesehatan Mental

Kesehatan Mental: Menciptakan ketahanan mental dan perasaan sejahtera yang memengaruhi perasaan, pikiran, dan perilaku seseorang.

Definisi Kesehatan Mental

Organisasi Kesehatan Dunia mendefinisikan kesehatan mental sebagai:

-Keadaan sejahtera di mana setiap individu menyadari potensinya, dapat mengatasi tekanan hidup yang normal, dapat bekerja secara produktif dan bermanfaat, dan dapat memberikan kontribusi bagi dirinya atau komunitasnya.-

Kesehatan mental adalah tentang bagaimana seseorang merasa, berpikir, dan berperilaku. Ini tentang kesejahteraan emosional, kognitif, dan perilaku.

Kesehatan mental adalah kemampuan seseorang untuk mengarungi pasang surut, dan momen tak terduga dalam hidup. Orang dengan kesehatan mental yang baik dapat memelihara hubungan yang sehat dengan orang lain — menyelesaikan konflik, berkomunikasi, dan memproses penolakan, kekecewaan, dan berbagai emosi lainnya. Memahami emosi-emosi ini dan memprosesnya dengan cara yang sehat dan positif dapat membantu seseorang untuk merespons daripada bereaksi terhadap suatu situasi. Orang yang memiliki kesehatan mental yang baik menjalani kehidupan dengan menggunakan pola pikir yang penuh harapan dan optimis.

Gelembung Pikiran

Untuk memikirkannya dengan cara lain, kita semua pernah menonton film kartun di mana pikiran seorang karakter muncul di dalam gelembung pikiran berbentuk awan. Membayangkan gagasan kita dan anak-anak kita sebagai gelembung pikiran dapat menjadi cara yang bagus untuk memeriksa apa yang terjadi dalam pikiran kita pada saat tertentu dan dapat memberi kita kekuatan atas pikiran negatif.

Setiap hari, kita masing-masing memiliki puluhan ribu gelembung pikiran. Beberapa gelembung tampaknya muncul dan menghilang dengan segera, sementara yang lain berkeliaran untuk waktu yang sangat lama. Beberapa gelembung pikiran akhirnya keluar dari mulut kita dan membentuk kata-kata. Kesehatan mental adalah tentang memelajari disiplin ilmu penting saat kita mengelola banyak gelembung pikiran kita.

Salah satu cara kita dapat mengelola gelembung pikiran kita adalah dengan mengarahkannya. Ya, Anda dan anak-anak Anda dapat memberi tahu pikiran Anda ke mana harus pergi!

Mengarahkan Gelembung Pikiran Kita

Sebuah contoh yang bagus dari Kitab Suci adalah Filipi 4. Dalam pasal ini, Paulus berkata untuk memikirkan tentang hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, indah, terpuji, sempurna, atau patut dipuji. Saat kita memilih tema seperti ini untuk dipikirkan, gelembung pikiran kita melayang ke arah yang sehat. Akan tetapi, ketika kita memilih tema pikiran yang tidak benar, tidak mulia, tidak suci, atau jelek, gelembung pikiran kita mengikuti jalur yang merugikan.

Tema pikiran kita dipengaruhi oleh apa yang kita pilih untuk dipikirkan. Itu sebabnya anak-anak Anda membutuhkan dosis "vitamin O" (optimisme) secara teratur. Optimisme bukanlah tentang angan-angan atau menghindari situasi ketika hal-hal di sekitar Anda sedang sulit. Optimisme adalah tentang berpegang pada harapan bahwa sesuatu yang baik bisa datang dari keadaan kita, bahkan ketika situasinya tampak suram.

Memiliki Allah yang mengatur hidup kita tidak berarti masa-masa sulit akan lenyap. Terkadang, segala sesuatunya menjadi lebih baik, tetapi bahkan jika tidak, Allah berjalan bersama kita dalam kesusahan kita. Penderitaan kita adalah "ringan dan sementara" (2 Korintus 4:17), mengingat rencana Allah untuk kekekalan.

Untuk kesehatan mental, rohani, relasional, dan emosional mereka, anak-anak Anda perlu tahu bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan mereka menghadapi kehidupan mereka sendirian.

Mengapa Kesehatan Mental Penting bagi Keluarga?

Allah ingin kita menemukan siapa diri kita sesuai yang Dia ciptakan.
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. WhatsApp
  4. Telegram

Kesehatan mental sangat penting untuk berfungsinya keluarga. Lingkungan keluarga dapat berperan penting dalam menciptakan kesehatan mental yang positif bagi setiap anggota keluarga, khususnya anak. Hubungan dalam keluarga kita membantu memberi kita rasa berharga dan nilai. Saat kita terlibat dengan keluarga kita, kita belajar bagaimana memahami satu sama lain. Interaksi dengan keluarga kita menciptakan kecerdasan emosional dan hubungan yang lebih dalam dengan mereka, dan dengan orang lain di luar rumah.

Pengalaman yang kita miliki dengan keluarga memberi kita wawasan tentang pengalaman, pendapat, dan kesehatan mental lainnya. Kita belajar bagaimana terbuka terhadap perbedaan di antara orang-orang dan bagaimana menavigasi perbedaan tersebut sehingga kita dapat terhubung dengan mereka. Pengalaman ini mengajari kita bagaimana menjadi cukup percaya diri untuk mengartikulasikan apa yang terjadi dalam gelembung pikiran kita dan untuk memahami apa yang terjadi dalam gelembung pikiran orang lain.

Perspektif Rohani dari Kesehatan Mental

Dari perspektif rohani, kesehatan mental berasal dari kesadaran bahwa kita semua adalah anak-anak Allah, dan kita masing-masing memiliki peran penting. Kita seharusnya tidak membandingkan diri kita dengan anggota keluarga kita yang lain, menilai apakah kita yang terbaik atau terburuk dalam sesuatu. Sebaliknya, kita harus memerhatikan pentingnya dan nilai setiap orang di rumah kita. Anak-anak kita perlu merasa dikasihi dan diterima karena siapa mereka di rumah, tidak terancam oleh gagasan bahwa mereka mungkin bukan yang terbaik dalam keterampilan atau bakat tertentu. Selalu baik untuk bersaing dan berusaha menjadi lebih baik dalam sesuatu, tetapi anak-anak kita harus melakukan ini untuk pertumbuhan pribadi, bukan untuk menemukan nilai di dunia.

Saat Anda berbagi pengalaman hidup sebagai sebuah keluarga — entah itu beristirahat bersama pada hari Sabat atau bersama melakukan perjalanan untuk berkemah — kebersamaan itu akan menciptakan aspek kesehatan mental yang akan berdampak positif pada kehidupan anak-anak Anda. Ketika Anda sehat secara mental sebagai sebuah keluarga, Anda menginginkan keseimbangan istirahat dan aktivitas. Ketika keseimbangan itu terganggu, kesehatan mental Anda juga bisa menurun.

Untuk dapat membantu anak-anak kita memiliki kesehatan mental, kita sebagai orang tua perlu memiliki kesehatan mental yang positif terlebih dahulu. Bayangkan seorang pramugari di pesawat terbang. Saat mereka melakukan peragaan keselamatan dengan masker oksigen, mereka selalu menginstruksikan Anda untuk mengenakan masker terlebih dahulu dan kemudian membantu anak-anak Anda. Hal yang sama berlaku untuk kesehatan mental. Orang tua harus mengupayakan diri agar memiliki kesehatan mental yang baik terlebih dahulu agar kita bisa mengajari anak-anak kita melakukan hal yang sama. Gelas tidak dapat diisi dari botol kosong, dan anak-anak kita juga tidak dapat diisi jika kita tidak memiliki apa-apa untuk dituangkan.

Apa yang Berkontribusi pada Kesehatan Mental pada Anak?

Berikut ini adalah daftar beberapa hal yang berkontribusi terhadap kesehatan mental yang positif pada anak-anak kita:

Ucapan syukur: Ini adalah sifat paling sentral dari semua sifat yang berkontribusi pada kesehatan mental yang positif. Kitab Suci memerintahkan kita untuk hidup dengan sikap berterima kasih dan rasa syukur (Kolose 3:15).

Jadwal Seimbang yang Memungkinkan untuk Istirahat yang Cukup: Pastikan bahwa anak-anak Anda mendapatkan jumlah waktu tidur yang sesuai untuk usia dan tahap mereka.

Makan Makanan Sehat: Diet sehat menyediakan bahan bakar bagi otak agar bekerja dengan baik.

Latihan, Bermain, Hobi, dan Aktivitas: Pastikan anak Anda memiliki waktu untuk berolahraga dan bermain. Biarkan mereka melakukan aktivitas yang menarik minat mereka. Hobi, seperti seni, menari, konstruksi, dan membangun dapat melibatkan anak Anda dan mengajari mereka keterampilan baru.

Dengarkan Musik yang Positif dan Menyemangati: Musik yang didengarkan anak-anak kita dapat membentuk pikiran mereka.

Beri Mereka Peluang Kepemimpinan: Kesempatan untuk memimpin membantu anak-anak mengambil sendiri keputusan mereka dan memberi mereka kesempatan untuk belajar dan bertumbuh.

Benar-benar Mendengarkan Anak-Anak Kita: Luangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan anak-anak Anda.

Kata-Kata Penyemangat: Lakukan pengamatan tentang siapa anak Anda, daripada apa yang mereka lakukan. Misalnya, Anda bisa berkata, "Aku suka senyummu!" Umpan balik yang baik berkontribusi pada hubungan yang baik.

Mentor di Luar Rumah: Pengaruh positif di luar rumah dapat memberi anak Anda perspektif yang berbeda dan mendorong mereka untuk bertumbuh.

Keterlibatan di Sekolah dan Gereja: Menjadi bagian dari sesuatu dapat membantu seorang anak merasa berharga.

Menghabiskan waktu bersama sebagai sebuah keluarga dapat meningkatkan kesehatan mental

Apa yang Berkontribusi pada Penyakit Mental pada Anak-anak?

Faktor-faktor berikut dapat menyebabkan penyakit mental pada anak-anak:

Kurangnya Ucapan Syukur: Anak-anak yang memiliki sikap menuntut tentang hidup daripada sikap bersyukur bisa berisiko lebih tinggi terkena penyakit mental.

Jadwal Tanpa Henti dan Tidak Cukup Istirahat: Otak dan tubuh kita tidak berfungsi secara optimal tanpa tidur yang cukup.

Tidak Ada Latihan, Bermain, Aktivitas, atau Hobi: Anak-anak membutuhkan kesempatan untuk berolahraga dan menemukan aktivitas yang mereka sukai.

Musik Negatif: Musik negatif atau tegang dapat menciptakan perasaan yang sama pada anak-anak kita.

Tidak Ada Peluang Kepemimpinan: Kurangnya peluang kepemimpinan dapat mencegah pertumbuhan dan pembelajaran pada anak-anak kita, dan menghalangi perasaan diri berharga.

Tidak Ada Pengaruh Positif di Luar Rumah: Anak-anak belajar dengan memerhatikan orang lain dan meniru perilaku. Tanpa pengaruh positif, perilaku ini dapat berubah menjadi negatif.

Tidak Ada Keterlibatan dengan Sekolah atau Gereja: Anak-anak membutuhkan keterlibatan dalam hal-hal yang akan membantu mengembangkan rasa bernilai dan harga diri mereka.

Genetika: Riwayat penyakit mental dalam keluarga dapat meningkatkan kemungkinan bahwa seorang anak juga akan menderita penyakit mental. Kebanyakan anak yang menderita penyakit mental memiliki setidaknya satu orang tua yang juga berjuang dengan penyakit mental.

Pengalaman Traumatis: Ini bisa berupa peristiwa seperti kematian, perceraian, penolakan, penindasan, atau pelecehan.

Penggunaan Narkoba dan Alkohol: Menggunakan narkoba dan alkohol dapat menghambat fungsi otak dan tubuh.

Pola Makan dan Gangguan Makan yang Buruk: Bahan bakar yang tidak mencukupi untuk otak berdampak pada keseimbangan mental anak.

Kekerasan Grafis dan Konten Seksual: Konten eksplisit dapat mengarahkan anak ke penyakit mental.

Cedera Otak atau Masalah Fisiologis: Jika otak atau tubuh terluka, terutama karena trauma, penyakit mental dapat terjadi.

Aktivitas Rohani yang Berbahaya: Aktivitas yang berhubungan dengan setan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental anak.

Penganiayaan: Pelecehan seksual, fisik, atau emosional dapat merusak kesehatan mental anak.

Faktor Gabungan

Faktor-faktor yang disebutkan di atas dapat saling memperburuk dan memengaruhi pengalaman dan hubungan kita. Kebanyakan penyakit mental muncul pada orang yang berusia 12-21 tahun. Penyakit mental kadang-kadang bisa muncul pada masa kanak-kanak, tetapi kebanyakan muncul dalam jangka waktu kehidupan seseorang. Memiliki dasar kesehatan mental yang baik dalam sebuah keluarga dapat membantu mengarahkan seorang anak ke jalur kesehatan mental yang positif saat mereka mencapai usia ini.

Kesehatan fisik

Kesehatan Fisik: Memastikan tubuh Anda sehat dan sekuat mungkin dengan melakukan olahraga, tidur, dan mendapatkan nutrisi yang cukup.

Kesehatan fisik yang baik dapat menjadi penyumbang penting bagi kesehatan mental yang baik. Studi mengkonfirmasi bahwa aktif secara fisik memiliki banyak manfaat, seperti:

Peningkatan harga diri, kekuatan, kepercayaan diri, fungsi kekebalan, fokus, perhatian, ingatan, hubungan sosial, kualitas tidur, motivasi, dan kepuasan hidup.

Penurunan tingkat stres, depresi, berat badan, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.

Kesehatan fisik mempersiapkan tubuh anak Anda untuk menanggapi dengan sebaik mungkin tuntutan, pengalaman, kekecewaan, kesuksesan, emosi, dan kegagalan hidup. Menjadi bugar secara fisik berarti berolahraga, istirahat yang cukup, dan makan makanan yang benar. Ada hal yang melampaui apa yang tampak dari luar yaitu dengan tulus merawat tubuh yang Allah berikan kepada Anda dan menggunakannya untuk tujuan seperti yang dimaksudkan.

Olahraga

Luangkan waktu untuk latihan 10 menit yang konsisten setiap hari. Cobalah beberapa push-up, sit-up, peregangan, bersepeda, hiking, berjalan, berlari, atau berenang. Hal yang luar biasa tentang olahraga adalah Anda dapat mencampurnya! Dengan melakukan aktivitas ini bersama anak Anda, Anda secara positif mencontohkan nilai/pentingnya aktivitas fisik, dan Anda berdua akan merasa bersemangat setelahnya.

Tidur

Dalam hal tidur, sebagian besar keluarga tetap terjaga bahkan saat kelelahan. Hampir semua dari kita bisa mendapatkan keuntungan dari lebih banyak istirahat. Perbedaan dalam bagaimana tubuh dan otak kita berfungsi ketika kita tidak cukup tidur terlihat.

Tidur nyenyak dan membiarkan tubuh beristirahat adalah bagian penting dari kebugaran fisik yang diremehkan oleh kebanyakan orang. Allah menganjurkan istirahat, dan Dia menciptakan tidur untuk mengisi bahan bakar dan menyeimbangkan kita. Saat kita tidur, otak kita memecahkan masalah, menyimpan ingatan, dan membantu tubuh memperbaiki dirinya sendiri. Rekomendasi National Sleep Foundation untuk jumlah waktu tidur yang kita butuhkan berbeda-beda menurut usia.

Makan dengan baik

Bantu anak-anak Anda berpikir tentang tubuh mereka seperti mobil sport yang unik. Masalahnya, itu satu-satunya mobil yang akan mereka miliki — selamanya. Mereka ingin merawatnya sangat baik dengan mendapatkan semua perawatan yang diperlukan dan memasukkan bahan bakar terbaik yang bisa mereka temukan. Ingatkan mereka bahwa tubuh kita sama seperti mobil itu, dan makanan yang kita makan adalah bahan bakar kita.

Jika Anda makan untuk bahan bakar (untuk memberi tubuh Anda nutrisi yang tepat), Anda cenderung membuat pilihan makanan yang baik. Jika Anda makan sebagai respons terhadap emosi dan membuat diri Anda merasa nyaman, Anda mungkin tidak akan membuat keputusan terbaik untuk tubuh Anda. Bagi sebagian anak, makanan menjadi pelarian atau kecanduan untuk mencoba mengatasi masalah kehidupan. Bantu anak-anak melihat kulkas Anda sebagai pom bensin untuk tubuh. Saat mereka memasukkan bahan bakar yang tepat, tubuh mereka akan berterima kasih dengan berfungsi secara baik. Makan makanan yang seimbang dan sehat membuat perbedaan besar dalam fungsi otaknya.

Kesehatan emosional

Kesehatan Emosional: Memastikan bahwa kita tangguh secara emosional selama pasang surutnya kehidupan.

Kesehatan emosional berkaitan dengan pengembangan emosi positif seperti kegembiraan, ucapan syukur, ketenangan, harapan, kebanggaan (jenis yang tepat), inspirasi, kekaguman, dan cinta, dan bahkan hal-hal seperti minat dan hiburan.

Berfokus pada peningkatan kesehatan emosional adalah pilihan aktif yang harus kita buat. Keputusan sengaja seperti apa yang dapat Anda buat untuk meningkatkan kesehatan emosional keluarga Anda?

Bagaimana dengan:

Menaruh ponsel Anda dan hadir sepenuhnya bersama dengan anak-anak Anda

Bersyukur setiap hari

Mengekspresikan rasa terima kasih kepada orang lain

Merenungkan Kitab Suci

Menjelajahi keindahan di dunia kita

Memuji orang lain atas pekerjaan yang telah mereka lakukan

Merayakan dengan teman

Ini semua adalah hal yang dapat kita pilih untuk dilakukan yang tidak hanya membangun kualitas untuk kehidupan kita sendiri tetapi juga menjadi teladan bagi anak-anak kita.

Kesehatan emosional juga diperkuat dengan dimiliki oleh dan melayani sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri. Orang-orang yang percaya kepada Yesus memahami bahwa "sesuatu" ini bukan hanya milik klub atau gerakan. Kelompok terpenting yang dapat kita hubungkan dengan diri kita sendiri adalah Tubuh Kristus. Itu berarti tidak hanya beriman kepada-Nya untuk keselamatan kita tetapi juga menjadi bagian dari tubuh orang percaya lokal di mana anggota-anggotanya dapat memberikan kasih dan dukungan timbal balik.

Terakhir, salah satu hal terpenting yang dapat kita lakukan untuk membantu anak-anak kita menikmati kesehatan emosional yang baik adalah dengan mengajari mereka membicarakan perasaan mereka. Itu adalah sesuatu yang banyak dari kita tidak melakukannya dengan baik. Anak-anak Anda akan belajar dari Anda, apakah aman bagi mereka untuk membicarakan perasaan mereka. Jadikan rumah Anda tempat yang aman secara emosional, dan jadilah contoh bagi mereka bagaimana membicarakan kehidupan emosional Anda dengan cara yang sehat.

Kesehatan Relasional

Kesehatan Relasional: Membina hubungan yang sehat dengan keluarga kita dan orang lain di luar rumah kita.

Fondasi untuk kesehatan relasional adalah hubungan yang positif dengan keluarga, teman, dan komunitas. Penelitian memberi tahu kita bahwa hubungan yang berkualitas bukan hanya salah satu penawar terbaik untuk surutnya kehidupan, tetapi juga salah satu dorongan yang paling dapat diandalkan. Allah tidak menciptakan kita untuk hidup terpisah dari orang lain. Masing-masing dari kita berkembang dalam komunitas yang sehat dan menghidupkan. Anak-anak Anda membutuhkan ini untuk kesehatan relasional yang baik.

Terhubung dengan sekumpulan orang percaya lokal dapat menjadi keuntungan besar bagi keluarga kita. Anak-anak membutuhkan kesempatan untuk bermain dengan anak lain dan berinteraksi dengan teman sebayanya. Mereka membutuhkan kesempatan untuk berinteraksi dengan individu yang lebih tua dan lebih bijaksana yang dapat menjadi guru, mentor, dan teladan. Mereka juga dapat memperoleh manfaat secara rohani dari ibadah dan belajar tentang Allah melalui Sekolah Minggu atau kebaktian gereja. Ini semua dapat membantu memenuhi kebutuhan relasional yang mendalam untuk ibu dan ayah serta anak-anak mereka.

Ada banyak cara untuk mendorong anak Anda mengembangkan otot relasionalnya.

Atur waktu bermain bersama untuk anak-anak yang lebih kecil

Dengarkan anak Anda, dan ajari dia nilai/pentingnya mendengarkan orang lain

Bantu anak Anda belajar menangani konflik dengan cara yang sehat

Praktikkan (dan contohkan) pengampunan

Bicaralah dengan anak Anda tentang apa yang mungkin dipikirkan atau dialami orang lain. Memelajari empati adalah bagian penting dari kesehatan relasional.

Kesehatan Rohani

Kesehatan Rohani: Memiliki iman yang kuat kepada Allah dan memelihara relasi dengan-Nya untuk menjaga kehidupan rohani kita tetap bersemangat.

Berdoa bersama

Penelitian menegaskan bahwa keyakinan yang kuat mengarah pada hasil positif dalam kesehatan mental, hubungan, dan pengelolaan kehidupan secara keseluruhan. Para ilmuwan juga menemukan bahwa pengejaran iman yang konsisten dan kuat mengarah pada keterampilan sosial pada anak-anak. Mereka menjadi kontributor di kerajaan Allah daripada konsumen pasif. Kesehatan rohani adalah tentang memiliki relasi dengan Allah dan belajar untuk melayani dan mengasihi orang lain.

Apa artinya sehat secara rohani? Hidup akan terus mengganggu dan mencengkeram jiwa anak Anda, dan dunia tanpa henti berusaha menarik perhatiannya melalui menu pilihan yang terus bertambah. Kesehatan rohani melibatkan pengarahan yang tepat terhadap perhatian rohani seseorang, bahkan di tengah kekacauan dan gangguan.

Ke mana perhatian anak Anda bergeser, pada masa-masa yang baik atau buruk? Terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, terhadap ketidakamanan, terhadap kekuasaan, terhadap kendali — atau Allah? Ini mungkin tampak agak berputar-putar, tetapi perhatian ditentukan oleh keputusan, sementara keputusan ditentukan oleh apa yang menarik perhatian. Kesehatan rohani berarti bahwa perhatian anak Anda mengarah pada menemukan apa artinya menjadi anak Allah, yang menghasilkan kedamaian dan pengharapan.

Allah ingin kita menemukan siapa diri kita sesuai yang Dia ciptakan. Dia selalu di samping kita, ingin berelasi, membimbing, menguatkan, menghibur, dan membentuk. Ajakan bagi Anda dan anak Anda untuk berelasi dengan Roh Kudus terbuka SEPANJANG waktu.

Jadikan Setiap Hari Berharga

Buatlah setiap hari berharga bersama anak-anak Anda. Setiap tindakan yang Anda lakukan dapat berkontribusi pada kesehatan mental anak Anda. Pastikan untuk makan bersama, tertawa bersama, berdoa bersama, menginvestasikan waktu satu sama lain, dan bercakap-cakap. Bangunlah keluarga Anda menuju lingkungan yang sehat secara mental.

Jadikan setiap hari berharga dalam hal berusaha memiliki kesehatan mental yang positif dalam keluarga Anda, dan Anda akan menuai hasilnya seiring waktu. (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Focus on The Family.com
URL : https://www.focusonthefamily.com/parenting/what-is-mental-health-and-why-is-it-important-for-your-family/
Judul asli artikel : What Is Mental Health And Why Is It Important For Your Family?
Penulis artikel : Tim Focus on The Family

Komentar