Terjatuh dan Tak Bisa Bangkit Lagi
- Read more about Terjatuh dan Tak Bisa Bangkit Lagi
- Log in to post comments
<p align="justify">Siapa yang tak ingin terbebas dari masalah hidup? Tentu setiap orang ingin, dan berharap hidup yang dijalani berjalan lancar dan dalam keadaan yang serbabaik. Bila benar semua itu terjadi, lalu bagaimanakah kita bisa bertumbuh? Bukankah masalah hidup juga bisa mengajarkan banyak hal kepada kita?</p>
<p align="justify">Masalah hidup tidak selamanya membawa dampak negatif bagi hidup kita. Masalah yang kita hadapi sehari-hari bisa jadi merupakan salah satu cara yang Tuhan pakai untuk mendewasakan diri dan iman kita. Alkitab pun menceritakan tokoh-tokoh yang pernah mengalami permasalahan dan pergumulan hidup yang hebat, sebut saja Ayub, Daud, dan Yusuf. Mereka akhirnya dapat mengatasi permasalahan dan pergumulan mereka, dan mereka bahkan menjadi lebih dekat dan mengerti kehendak Tuhan setelah berhasil melaluinya.</p>
<p align="justify">Apapun masalah yang saat ini sedang Sahabat C3I hadapi, tanamkan sikap dan pikiran positif dalam diri, dan kiranya sajian artikel-artikel berikut ini juga dapat menolong Sahabat C3I melakukannya. Selamat membaca!</p><!--break-->
Bacaan: Mazmur 27:1-14
Hati Rebecca sedang galau ketika mengendarai mobil tuanya untuk menjemput putrinya di tempat penitipan anak. Atasannya membuat masalah lagi dalam hidupnya. Induk semangnya menaikkan harga sewa rumah. Dan sebagai orang tua tunggal, ia merasa benar-benar sendiri. "Saya telah berusaha sebaik-baiknya," doanya kepada Allah. "Tolonglah saya."
Saat itu mengalunlah sebuah lagu yang dinyanyikan Don Moen di radio:
Dia buat jalan,
saat tiada jalan;
Dia bekerja di jalan yang tak terlihat oleh kita
Dia buat jalan.
Allah memiliki suatu tujuan di balik segala masalah.
Dia menggunakan keadaan-keadaan untuk mengembangkan karakter kita. Bahkan sebetulnya, Dia lebih bergantung pada keadaan untuk menjadikan kita serupa dengan Yesus ketimbang pada kegiatan kita membaca Alkitab. Alasannya jelas: Anda menghadapi berbagai keadaan 24 jam sehari.
Yesus memperingatkan kita bahwa kita akan menghadapi aneka masalah di dunia (
"Janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu." (1Petrus 4:12 )
Suatu reaksi depresi dipicu oleh suatu keadaan atau kejadian yang menyebabkan seseorang mengalami atau merasa kehilangan. Depresi bisa disebabkan karena kehilangan pekerjaan, kehilangan orang yang disayangi, penyakit, penghasilan, reputasi, harga diri, tenaga, atau kepercayaan diri.
Depresi yang dialami Musa merupakan suatu reaksi
Depresi yang dialami oleh Musa disebabkan karena beban tugas yang
terlalu berat, bangsa Israel yang terus-menerus mengeluh tentang
persediaan makanan dan air yang mereka dapatkan di perkemahan
mereka, panas yang sangat menyengat di Gunung Sinai, dan akhirnya
Musa harus menghadapi serangan musuh.
"Pertolongan Pada Masanya" merupakan salah satu topik yang diambil dari Pengantar/Alkitab yang diterbitkan untuk Gideon Internasional. Dengan ini Anda akan ditolong untuk mengerti maksud dan kehendak Tuhan dalam kehidupan Anda.
Semua orang pasti mempunyai pengharapan di dalam kehidupannya. Mereka tentu berharap menjadi lebih baik dalam kehidupannya ini, baik di dalam pelayanan, pekerjaan dan keluarga, dan seterusnya. Tetapi fakta nyatanya yang kita hadapi adalah kadang-kadang kita kehilangan arah hidup itu sendiri, kehilangan harapan untuk melanjutkan hidup itu sehingga ada banyak orang yang berkata: "Buat apa sih saya ini hidup?"
Harapan hilang terjadi ketika seseorang tidak lagi memiliki tujuan hidup yang jelas dan tidak merasakan buat apa hidup ini dan biasanya dampak akhirnya adalah keputus-asaan atau depresi yang sangat kuat. Tetapi bagi kita yang beriman kepada Tuhan, tidak ada harapan yang betul-betul hilang karena di dalam Tuhan lah kita mendapatkan pengharapan yang sejati. Itu yang patut kita camkan dan patut kita syukuri bersama, selama kita diberi kesempatan untuk hidup di dunia ini.