c3i
Situs C3I
Katakan Tidak pada Injil Mengampuni Diri Sendiri
Ia duduk di kantor saya, air mata mengalir di wajahnya. Dua tahun yang lalu, ibunya meninggal di rumah sakit ketika ia sedang tidur di rumah. Ia mencoba untuk mendapatkan istirahat malam yang cukup setelah berhari-hari berada di sisi ibunya. "Saya tidak bisa memaafkan diri saya sendiri. Saya membiarkannya meninggal sendirian. Saya tahu, seharusnya saya ada di sana, tetapi saya egois. Saya tidak akan pernah bisa memaafkan diri saya sendiri untuk itu."
Bayang-Bayang Membuktikan Sinar Mentari
Bagaimana Melihat Allah dalam Kegelapan Rohani
Beberapa tahun yang lalu, saya sedang makan malam dengan seorang teman baik yang sedang mengalami musim kegelapan rohani yang signifikan. Dia sedang bergumul dengan keraguan. Dia belum melepaskan imannya, tetapi dia merasakan adanya tarikan. Secara internal, dia bergumul dengan apa yang baginya tampak seperti klaim kebenaran yang bertentangan. Secara eksternal, dia bergumul dengan kehancuran dan penderitaan yang mendalam di dunia, yang beberapa di antaranya tiba-tiba muncul di dalam keluarganya.
Prinsip Persahabatan yang Alkitabiah
Hai kamu para pezina, tidak tahukah kamu bahwa persahabatan dengan dunia berarti permusuhan dengan Allah? Karena itu, siapa pun yang ingin bersahabat dengan dunia, dia menjadikan dirinya musuh Allah. (Yakobus 4:4, AYT)
Merriam-Webster menyatakan bahwa persahabatan adalah kualitas atau keadaan bersahabat. Sinonim meliputi: kebajikan, persaudaraan, kemurahan hati, timbal balik, persekutuan, keramahan, kebaikan, dan ketetanggaan.
Ada teman yang benar-benar teman dan ada juga yang tertarik pada Anda hanya untuk keuntungan mereka. Ada beberapa kunci persahabatan yang baik.
Tuhan, Aku Ingin Mati
Belas Kasihan bagi Mereka yang Lelah Hidup
Selama bertahun-tahun, saya telah berbicara dengan beberapa orang Kristen yang mengatakan kepada saya bahwa mereka ingin mati. Mereka dari berbagai usia dan etnis yang berbeda; mereka memiliki kepribadian yang berbeda dan alasan yang berbeda. Akan tetapi, mereka masing-masing menyimpulkan bahwa kematian lebih baik bagi mereka sekarang daripada hidup.
Cara Mengasihi Orang yang Menyebalkan
Baru-baru ini saya menghabiskan beberapa jam dengan seseorang yang membuat saya gelisah. Saya memulai waktu kami bersama dengan sikap kurang senang saat saya mengantisipasi keanehannya yang menjengkelkan. Saya bukan membencinya. Saya hanya tidak terlalu menyukainya.
Kita tahu bagaimana harus berlaku pada orang yang secara alami kita cintai. Alkitab jelas tentang apa yang harus dilakukan dengan orang yang kita benci. Namun, apa yang dapat kita lakukan terhadap orang-orang dalam hidup kita -- dan di gereja kita -- yang sulit untuk dikasihi? Orang-orang yang menjengkelkan kita?
Kesabaran Akan Menyakitkan
Bagaimana Mengasihi Orang Yang Sulit Dikasihi
Kesabaran adalah kebajikan yang kita kagumi dari jauh, dan bahkan kita cita-citakan. Namun, semakin hal itu dekat dengan kita -- semakin itu mengganggu jadwal kita, rencana kita, kenyamanan kita -- semakin tidak nyaman pula keadaan kita jadinya.
Tiga Kebenaran Universal untuk Konseling dalam Situasi Tertentu
Bagaimana 1 Tesalonika 5:14 Membantu Konselor untuk Menolong Pendosa
Dari saat Craig masuk ke kantor saya, postur, sikap, nada, dan kata-katanya semuanya menunjukkan bahwa dia tidak ingin berada dalam konseling; dia pikir dia tidak membutuhkannya.
Craig juga seorang pezina yang tak kunjung bertobat, kasar secara verbal dan emosional terhadap keluarganya. Dia baru saja diamankan dari rumahnya karena kemarahannya menjadi-jadi, dan istri serta anak-anaknya merasa terancam. Dalam konseling, dia telah melakukan semuanya mulai dari menangisi dosanya hingga keluar ruangan sambil marah-marah.
Apakah Yeremia 29:11 Menjamin Kesehatan dan Kesejahteraan Kita?
Yeremia 29:11 tidak mengajarkan bahwa kehendak Allah adalah agar kita senantiasa makmur atau dijauhkan dari segala penderitaan.
Apa yang Pasal Ini Tidak Ajarkan kepada Kita?
"Sebab, Aku mengetahui rencana-rencana yang Aku miliki bagi kamu,' firman TUHAN, 'rencana-rencana untuk kesejahteraan dan bukan untuk kemalanganmu, untuk memberimu masa depan dan pengharapan." (Yer. 29:11, AYT)