c3i

Situs C3I

Siapakah Aku ?

Jika anda telah percaya dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat anda, maka anda sekarang adalah CIPTAAN BARU. Oleh karena itu anda sekarang memiliki identitas yang baru di dalam Kristus. Berikut ini adalah fakta-fakta yang Alkitab berikan yang menyatakan secara jelas siapakah anda setelah anda menerima Kristus sebagai Juruselamat:

Aku adalah anak Allah. (Yohanes 1:12)

Aku adalah bagian dari Pokok Anggur yang benar dan hidup Kristus mengalir di dalamku. (Yohanes 15:5)

Aku adalah saksi pribadi untuk Kristus dan aku diutus untuk menceritakan tentang Dia.

Baca Selengkapnya

Identitas di Dalam Kristus (I)

Istilah "identitas dalam Kristus" sebenarnya tidak dipakai dalam Alkitab, tetapi konsepnya diajarkan berulang kali, khususnya di dalam Alkitab Perjanjian Baru. Masalah identitas sangat penting sekali, sebab pada dasarnya hidup manusia dibentuk dari bagaimana ia menerima identitasnya.

Baca Selengkapnya

Pantaskah Orang Kristen Menghargai Diri ?

Ada orang-orang Kristen yang memiliki pengertian teologis yang salah tentang harga diri. Mereka berpikir bahwa manusia adalah mahluk yang sudah tercemar oleh dosa, oleh karena itu ia hina dina dan tidak ada harganya dan tidak pantas dikasihi. Jika ada orang Kristen yang menganggap diri layak dikasihi dan merasa dirinya baik adalah manusia yang sombong. Sebaliknya orang Kristen yang menghina diri adalah orang Kristen yang rendah hati. Betulkah demikian? Betulkah orang Kristen tidak pantas menghargai diri?

1. Alkitab mengajarkan bahwa manusia sangat berharga

Seluruh Alkitab secara konsisten mengatakan bahwa manusia berharga. Pertama, karena manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej.

Baca Selengkapnya

Mengatasi Depresi Natal

Oleh: Bob Jokiman

Natal seharusnya membawa sukacita dan damai sejahtera dalam kehidupan orang percaya, namun sering yang kita alami adalah depresi dan konflik. Mengapa pada Natal yang seharusnya kita bergembira dan membagi berkat, malah kita bersedih serta menjadi batu sandungan? Bila kita mau jujur maka yang menyebabkan terjadinya kebalikan dari yang kita harapkan di masa raya Natal ini adalah karena banyaknya tekanan (pressure) yang kita hadapi dan kita tidak tahu bagaimana mengatasinya.

Baca Selengkapnya