Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

7 Cara untuk Menanggapi Para Pelaku Bullying

Para pelaku bullying sering memiliki stereotipe sebagai seorang anak yang lebih besar daripada anak-anak lainnya dan memiliki rambut bermodel spiky. Mereka juga memiliki cara-cara mengganggu yang stereotip yaitu "mencuri uang makan siang, mencuri dari tas, dan bahkan sesekali barang-barang di loker".

Namun, beberapa hal telah berubah, jadi mari kita lihat pelaku bullying modern. Mereka ada dalam segala bentuk dan ukuran dan sekarang, karena media sosial, mereka masuk lebih jauh terlibat dalam kehidupan sehari-hari, dan kadang-kadang hampir mustahil untuk dijauhi.

Cyber Bullying adalah bentuk gangguan yang terus berkembang dan berubah. Mayoritas siswa memiliki Facebook, pesan teks, dan Instagram di dalam saku mereka sekarang. Bullying dalam masa kini akan sering membuat ancaman, pemerasan, dan mencoba untuk mengintimidasi orang secara daring.

Jika Anda diganggu secara daring, inilah beberapa hal yang perlu dipikirkan:

  1. Evaluasi hubungan Anda dengan si pelaku

    Apakah ini adalah pelaku bullying yang sebenarnya, atau teman yang sedang mengalami hari buruk? Apakah Anda telah melakukan sesuatu yang membuat marah orang ini? Apakah Anda kasar kepada mereka atau mengecualikan mereka dari sesuatu? Apakah Anda berutang permintaan maaf dari mereka?

  2. Evaluasi tingkat keparahan dari ancaman

    Apakah Anda merasa takut, atau khawatir bahwa orang tersebut akan menyakiti Anda secara fisik? Jika Anda melakukannya ya, Anda perlu melaporkannya kepada orang dewasa yang lebih tua dan dapat dipercaya secepat mungkin. Simpanlah pesan-pesannya, cetaklah, dan bawalah kepada orang tua Anda, atau guru yang Anda percaya.

  3. Berdoalah untuk si pelaku bullying

    Kadang-kadang, jelaslah bahwa pelaku bullying memiliki beberapa masalah serius, dan membutuhkan bantuan. Saya yakin Anda ingin mereka untuk mendapatkan bantuan itu, atau setidaknya Anda ingin mereka tidak mengganggu Anda. Kita tahu bahwa Allah tidak suka para pelaku bullying - lihatlah pada 2 Raja-raja 2: 23-24 23:
    "Anak-anak kecil keluar dari kota itu dan mengejek dia sambil berkata, 'Naiklah botak, naiklah botak!' Berpalinglah ia ke belakang untuk melihat mereka, lalu mengutuki mereka dalam nama TUHAN. Kemudian, keluarlah dua ekor beruang dari hutan dan mencabik-cabik empat puluh dua orang dari anak-anak itu."

    Namun, sebagai pengikut Yesus, kita didorong untuk mengasihi musuh kita, maka doa Anda mungkin akan membuat Allah memberikan ketenangan dan pemahaman pada orang ini.

  4. Lanjutkan Aktivitas

    Cobalah untuk tidak terobsesi atau terlalu fokus pada apa yang dikatakan oleh pelaku bullying tersebut. Cobalah yang terbaik untuk melanjutkan aktivitas! Semakin Anda membiarkan situasi tersebut menghalangi hidup Anda dari hari ke hari, semakin Anda memberdayakan si pelaku bullying. Cara termudah untuk beralih adalah mempertimbangkan orang yang mengatakannya, apakah Anda akan menuruti saran dari orang ini? Apakah orang ini akan terus-menerus menyulitkan? Apakah mereka dikenal karena mengatakan hal-hal yang menyakitkan?

    Ingatlah, bahwa Tuhan memiliki rencana yang sangat spesifik dan unik untuk Anda. Pikirkan seorang pelari yang memulai menjalankan perlombaan - dia tahu tujuannya adalah untuk menyeberangi garis finish. Dia memulai dari blok starter dan memimpin dalam rintangan pertama, tapi setelah mendekati garis finis, dia keluar perlombaan. Dia tahu bahwa tujuannya adalah untuk menyelesaikan perlombaan tersebut, tetapi dia tidak mampu mengatasi kendala di depannya. Dapatkan bantuan yang Anda butuhkan dari teman, keluarga, konselor, sehingga Anda dapat terus lari di perlombaan Anda, dan melewati pencobaan yang muncul di jalan Anda.

  5. Cari peluang untuk bertumbuh

    "Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu sukacita jika kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan. Sebab, kamu tahu bahwa ujian terhadap imanmu menghasilkan ketabahan/ketekunan. Biarlah ketekunan itu memberikan hasil yang penuh supaya kamu menjadi sempurna dan utuh, tidak kekurangan apa-apa." (Yakobus 1:2-4)

    Dapat menjadi sulit untuk menganggap gangguan sebagai "suatu sukacita", tetapi pikirkanlah tentang apa yang dapat Anda pelajari:
    • Resolusi konflik
    • Berharganya firman
    • Mengatasi hambatan
    • Kepercayaan dalam Yesus

  6. Bacalah Kitab Amsal

    "Jangan memasuki jalan orang fasik, dan jangan berjalan di jalan para penjahat.
    Hindarilah itu, jangan menempuhnya, berbaliklah dari padanya dan lewati terus.
    Sebab, mereka tidak dapat tidur, kecuali mereka sudah berbuat jahat, kantuk mereka hilang, kecuali mereka sudah membuat seseorang tersandung." (Amsal 4:14-16)

    Kitab Amsal memberikan kekuatan, dan juga pengetahuan tentang perbedaan antara orang-orang bijak yang mengikuti Tuhan, dan orang-orang 'bodoh' yang selalu berusaha untuk menimbulkan masalah. Membaca sekilas kitab ini mungkin bisa membantu.

  7. Memahami 'otak pelaku bullying'

    Pelaku bullying biasanya menggertak untuk mendapat perhatian, penerimaan, atau penghargaan.

    Perhatian: Bila Anda terus berdebat atau bereaksi, ini memberi mereka perhatian yang mereka inginkan. Cara terbaik adalah dengan mencoba semampu Anda untuk mengabaikan mereka, jika Anda merasa Anda berada dalam bahaya untuk dilukai, laporkanlah kepada orang tua Anda dan guru yang Anda percaya secepat mungkin!

    Penerimaan: Sebagian pelaku bullying "melakukan apa yang mereka lakukan" karena mereka tidak tahu hal yang lebih baik atau mereka cemburu. Mereka pikir mereka mungkin akan mendapat penerimaan dari orang lain dengan merendahkan orang lain.

    Penghargaan: Mirip dengan mencari perhatian dan penerimaan, pelaku bullying sedang mencari pujian. Mereka menggertak karena dalam beberapa hal, seseorang mengatakan kepada mereka bahwa hal itu lucu, gila, atau jahat. Mendapatkan perhatian karena berbuat jahat tidak benar-benar tampak seperti penghargaan, tetapi dalam pandangan pelaku bullying, mendapatkan perhatian karena berlakuberbuat jahat lebih baik daripada tidak mendapatkan perhatian sama sekali. Mereka sangat menginginkan hal yang sama, yang juga dibutuhkan oleh orang lain; mereka hanya tidak tahu cara yang tepat untuk mendapatkannya!

Ingat, bagaimana cara Tuhan memandang Anda

Ingat, Anda diciptakan menurut gambar Allah!

Anda tepat seperti yang dimaksudkan-Nya dalam menciptakan Anda, dan Dia memiliki rencana yang sangat unik untuk Anda! Jangan biarkan seseorang yang tidak mengetahui tujuan Anda menghentikan Anda untuk menjalani kehidupan yang Allah inginkan!

"Sebab, Aku mengetahui rencana-rencana yang Aku miliki bagi kamu,’ firman TUHAN, ‘rencana-rencana untuk kesejahteraan dan bukan untuk kemalanganmu, untuk memberimu masa depan dan pengharapan." (Yeremia 29:11)(t/N.Risanti)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Fervr
Alamat URL : http://fervr.net/teen-life/7-ways-to-respond-to-bullies
Judul asli artikel : 7 Ways to Respond to Bullies
Penulis artikel : Jesse Rider
Tanggal akses : 25 Januari 2016

Komentar