Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

e-Konsel 319 - Bila Tuhan tidak Mengaruniakan Anak

Rahasia Hidup Bahagia Sekalipun Tanpa Anak

Edisi C3I: e-Konsel 319 - Bila Tuhan tidak Mengaruniakan Anak

Semua pasangan menikah tentu menantikan hadirnya seorang anak karena anak adalah penerus garis keturunan keluarga dan penolong pada masa tua. Selain itu, anak merupakan bukti ikatan cinta kasih suami dan istri. Karenanya, orang tua dengan sukacita mencurahkan kasih sayangnya kepada anak-anak mereka. Dan, jika mereka tidak memiliki anak, mereka merasa gagal. Lalu, bagaimana jika sudah menanti cukup lama dan melakukan berbagai usaha, tetapi tetap tidak kunjung memiliki anak? Semoga langkah-langkah berikut bisa menolong suami istri tetap bahagia, meskipun tanpa kehadiran anak. ... baca selengkapnya »

Bila Tuhan tidak Mengaruniakan Anak

Edisi C3I: e-Konsel 319 - Bila Tuhan tidak Mengaruniakan Anak

Salam kasih,

Tidak dapat dimungkiri bahwa kehadiran seorang anak sangat dinanti oleh semua pasangan. Bagi kebanyakan orang, rumah tangga seolah belum lengkap tanpa kehadiran seorang anak. Bukan perkara mudah bagi pasangan tanpa anak untuk hidup dalam anggapan-anggapan tersebut. Lalu, apakah yang harus dilakukan oleh pasangan yang tidak dikaruniai anak? Mungkinkah mereka bisa menjalani kehidupan pernikahan dengan bahagia? Belajar dari beberapa tokoh Alkitab akan sangat membantu untuk menghadapi situasi ini. Meski tanpa kehadiran seorang anak, percayalah bahwa Allah tetap memberikan sukacita dalam kehidupan pernikahan Anda. Semoga artikel dan tip yang kami sajikan dalam edisi ini, bermanfaat bagi Anda atau konseli yang Anda layani. ... baca selengkapnya »

Komentar


Syndicate content