Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Karunia dan Kasih

Kotbah dari Daniel Januar Tanudjaja

Karunia-karunia yang telah dinyatakan atau diberikan haruslah dilatih terus menerus sehingga kita menjadi mahir dalam menggunakannya.

Oleh karena itu mari kita pelajari buah Roh yang adalah karakter Kristus, agar kita dapat menjadi kuat dan teguh sehingga dapat selalu bertahan.

Galatia 5:22 menyebutkan 9 karakter Kristus, yang jika diteliti dan disimpulkan menjadi satu yaitu, Kasih!!

"Kasih tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi bersukacita karena kebenaran." Kasih tidak pernah bersuka diatas kesalahan, tetapi ia bersuka di dalam kebenaran. Tuhan menciptakan manusia berpasangan untuk saling menguatkan, memulihkan, mengasihi bukan untuk saling menjatuhkan.

Hal ini jelas berbicara bahwa didalam kasih ada kebenaran yang mendatangkan sukacita sejati dalam diri setiap kita.

"Kasih tidak pernah gagal." Kasih tidak pernah hancur, tidak pernah pudar, tidak pernah sirna. Selama Roh Allah memengang kendali dalam kehidupan kita, Roh itu akan terus memberikan kasih dan kita akan terus menunjukan dan menyalurkannya. Jika kita berhenti memberikan kasih, maka kita tahu bahwa roh Allah sudah tidak lagi memegang kendali dalam kehidupan kita, karena kasih Allah tidak pernah berhenti.

"Kasih percaya segala sesuatu." Kasih sejati menghilangkan kecurigaan, ketidak percayaan dan keraguan. Kasih sejati percaya segala sesuatu.

Walaupun mungkin tidak ada dasar untuk percaya tapi anda dapat mempercayai Tuhan. Melalui kasih yang anda miliki terhadap sesama. Dengan kepercayaan dan kasih yang anda miliki, anda dapat mengubah dunia.

Kedua hal diatas berbicara mengenai Damai sejahtera. Karena hanya orang yang mempunyai damai sejahtera sejati yang dapat terus bertahan dan percaya segala sesuatu walaupun mungkin tidak ada dasar untuk percaya. Ketika kita percaya bahwa Kasih tidak pernah gagal dan tidak berkesudahan maka kita memiliki damai sejahtera itu di dalam hati kita, yang memampukan kita untuk bertahan dalam segala sesuatu.

"Kasih itu panjang sabar." Kasih itu sabar dan tidak cepat marah, lambat untuk menuduh, lambat untuk mendendam. Kasih yang sejati memampukan kita untuk menjadi sangat sabar dengan orang yang kita kasihi pada saat mereka melakukan kesalahan terhadap kita. Lambat untuk mementingkan diri sendiri, atau membalas dendam dengan pembelaan diri.

Definisi kasih ini jelas sekali menyatakan bahwa kesabaranadalah karakter kasih. Dengan kesabaran kita mampu melakukan banyak hal diluar kemampuan daging kita, mampu menahan segala rasa sakit yang ada.

"Kasih itu Murah Hati." Ini adalah sisi positif dari prinsip yang pertama. Sabar adalah menahan diri dari provokasi, sementara kebaikan berusaha menemukan jalan untuk membangun kebaikan untuk orang yang dikasihi tidak perduli kesalahan atau kekurangan apapun yang telah mereka lakukan. Kebaikan adalah menunjukan penghargaan. Kebaikan adalah menolong.

Hal ini berbicara mengenai kemurahandan kebaikan. Dan kedua hal ini masih sangat berkaitan dengan kesabaran.

"Kasih bertahan dalam segala sesuatu." Tidak perduli seberapa dahsyat badai yang datang, seberapa sering goncangan dan cobaan menghadang, tetapi kasih tetap terus bertahan. Kasih selalu memberikan yang terbaik, walau kadang seakan-akan tidak ada dasar untuk bertahan, kasih tetap bertahan.

Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/

Komentar