Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Yesus, Hadirlah Saat Aku Mendengar

Edisi C3I: e-Konsel 324 - Sukacita Natal bagi Keluarga

"Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid." (Yesaya 50:4)

Dalam kisah Natal, Allah berbicara kepada Zakharia melalui seorang malaikat di bait Allah; kepada Elisabet melalui suaminya; kepada Maria di rumahnya; kepada Yusuf dalam mimpi; kepada bayi yang belum lahir, yakni Yohanes Pembaptis, melalui salam Maria. Kepada setiap orang Yahudi yang sederhana ini, Allah menyampaikan berita besar yang secara nyata mengubah hidup mereka, dan menggenapi rencana Allah di sepanjang sejarah. Seperti Hana dan Simeon, orang-orang di atas telah setia menanti dan mendengarkan kabar tentang Mesias. Dan, Allah benar-benar berbicara kepada mereka.

Jika saja aku mau mendengarkan, sebenarnya setiap hari Allah juga berbicara kepadaku. Pada saat-saat itu, Dia menjadikan peristiwa- peristiwa yang biasa menjadi kudus. Allah berbicara melalui hikmat- Nya, mazmur dan firman-Nya, juga melalui penglihatan intuitif. Allah berbicara melalui alam, berbagai peristiwa, teman-teman, anak-anak, suami atau istri, dan melalui sakramen-sakramen. Allah bahkan berbicara melalui kesalahan-kesalahanku dan melalui kesalahan yang sengaja dilakukan orang lain terhadap aku.

Allah Bapa, terima kasih atas usaha-Mu yang tak kenal lelah untuk berkomunikasi denganku. Aku ingin selalu terbuka, siap sedia, siap mendengarkan, dan siap ikut ambil bagian untuk mewujudkan kerajaan-Mu di bumi, baik dengan cara yang sederhana dan biasa, maupun dengan cara yang luar biasa. Yesus, hadirlah saat aku mendengar.

"Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17)

Diambil dari:

Judul asli buku : Jesus, Be in My Christmas
Judul buku terjemahan : Yesus, Hadirlah di Natalku
Penulis : Sarah Hornsby
Penerjemah : MB. Sri Sulistyowati, Andina M. Rorimpandey, Agnes Dewi A.
Penerbit : Gloria Graffa, Yogyakarta 2002
Halaman : 16 -- 17

Komentar