Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Materi Konseling

Materi Konseling

Materi Konseling

Materi Konseling

Jenis / Bentuk Konseling

Edisi C3I: e-Konsel 034 - Jenis/Bentuk Konseling

Dr. Gary R. Collins, Ph.D., dalam bukunya yang berjudul Konseling yang Efektif, menuliskan: "Ahli-ahli konseling menyimpulkan, bahwa ada beberapa macam bentuk konseling Kristen. Dengan setiap konsele, kita dapat menggunakan satu atau lebih dari bentuk-bentuk konseling di bawah ini:

  1. Supportive-Konseling
  2. Confrontational-Konseling
  3. Educative-Konseling
  4. Spiritual-Konseling
  5. Group-Konseling
  6. Informal-Konseling
  7. Preventive-Konseling."
Sumber
Halaman: 
52 - 63
Judul Artikel: 
Konseling Kristen yang Efektif
Penerbit: 
Departemen Literatur SAAT, Malang, Surabaya, 1998

Konseling yang Efektif

Edisi C3I: e-Konsel 008 - Konseling yang Efektif

Seorang awam memberikan pengertian yang berguna tentang Konseling yang Efektif.

KONSELING DENGAN AKAL SEHAT

Kita banyak mendengar tentang pentingnya konseling dalam gereja. Sebagai orang awam, saya sering didatangi seseorang secara pribadi untuk keperluan konseling, dan saya mendapatkan beberapa kesimpulan untuk menjadikan konseling tersebut efektif. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
45 - 48
Judul Artikel: 
Kepemimpinan Vol. 15
Penerbit: 
Yayasan ANDI, Yogyakarta

Kualifikasi Seorang Konselor

Edisi C3I: e-Konsel 003 - Konselor Kristen

Tuhan memberi banyak karunia bagi gereja, salah satunya adalah karunia untuk saling menolong dan menasehati. Hal ini dinyatakan dengan jelas oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Roma, "Saudara-saudaraku, aku sendiri memang yakin tentang kamu, bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan dan dengan segala pengetahuan dan sanggup untuk saling menasihati" (Roma 15:14). Dalam hal inilah konseling dimengerti sebagai pelayanan yang paling tepat dilakukan oleh gereja. Melalui pelayanan konseling seluruh jemaat (Tubuh Kristus) menjadi utuh karena masing-masing anggota berkarya dan berfungsi menjadi pelengkap bagi yang lain. Oleh karena itu setiap anggota seharusnya dapat menjadi konselor bagi yang lain. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
338 - 340
Judul Artikel: 
Foundations of Ministry
Penerbit: 
A BridgePoint Book

Pengenalan akan Tanda-tanda Utama dari Penyakit Jiwa

Edisi C3I: e-Konsel 014 - Mengenal Masalah Kejiwaan

Tidak ada satu manusia pun di bumi ini yang terbebas sama sekali dari kemungkinan untuk menjadi penderita gangguan kejiwaan. Dalam pemakaian "defense mechanism" misalnya, barangkali dapat dikatakan bahwa perbedaan normal dan abnormal hanya terletak pada frekuensi dan intensitas dari penggunaan defense itu. Begitu juga dengan gejala dan tanda-tanda yang abnormal pada umumnya. Hampir setiap orang yang tergolong normal pada saat-saat tertentu dan dalam kondisi hidup yang tertentu pernah menunjukkan gejala abnormal dalam sikap, cara berpikir, dan tingkah laku mereka. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
139 - 146
Judul Artikel: 
Pastoral Konseling (1)
Penerbit: 
Yayasan Penerbit Gandum Mas, Cetakan Kesembilan, 2000

Memahami Soal Pembimbingan

Edisi C3I: e-Konsel 044 - Tugas Membimbing

Susan berusia 50 tahunan. Ia telah mengalami suatu hambatan pertumbuhan pada masa kecil yang akan terus mempengaruhinya selama sisa hidupnya. Namun Tuhan telah menemukannya secara ajaib dalam pergumulan-pergumulannya dan mengubah kekalahan menjadi kemenangan. Kini ia ingin mengubah pengalamannya menjadi sebuah podium untuk pelayanan supaya ia dapat membantu orang lain yang mengalami masalah yang sama. Bagaimana caranya agar ia dapat melakukan itu? Setelah menghadiri sebuah lokakarya mengenai pembimbingan Susan bertanya, ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
33 - 43
Judul Artikel: 
Mentor
Penerbit: 
Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang, 1996

Memperluas Visi Kita

Edisi C3I: e-Konsel 005 - Peranan Gereja Lokal dalam Konseling

Sebagian besar orang mempunyai masalah. Sebagian orang tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan suami atau istri mereka, sebagian begitu khawatir tentang uang atau anak-anak mereka, banyak orang merasa tertekan atau gelisah, yang lain hanya merasakan kekosongan dalam diri mereka, sebagian yang lain mempunyai masalah dengan alkohol atau seks. Tidak terdapat cukup konselor profesional untuk mengatasi semua masalah yang ada. Andaikata ada, hanya sedikit orang yang sanggup membiayai rangkaian pertemuan yang mahal dan lama, yang seringkali diterapkan dalam konseling profesional tradisional. Lebih jauh harus diakui bahwa catatan keberhasilan para psikolog dan psikiater tidaklah membenarkan keyakinan bahwa terapi profesional yang terjangkau dan tersedia bagi semua orang merupakan jawabannya. ... baca selengkapnya »

Sumber
Halaman: 
13 - 17
Judul Artikel: 
Prinsip Dasar Konseling Alkitabiah
Penerbit: 
Immanuel, Jakarta, 1999

Komentar


Syndicate content