Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Loading

Pilihlah Kemerdekaan Bukan Keterikatan

Edisi C3I: e-Konsel 310 - Dosa Seksual

Disadur oleh: Sri Setyawati

Godaan untuk melakukan dosa seksual bisa menyerang siapa saja dan kapan saja. Kabar baiknya adalah di dalam Tuhan, kita dapat dibebaskan dari godaan, bahkan dari belenggu dosa yang telah mengikat kita. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendapatkan kemerdekaan dari dosa seksual.

1. Mengatasi kebiasaan dosa Anda.

Langkah untuk menuju kelepasan atau kemerdekaan adalah mengatasi kebiasaan berdosa. Orang-orang yang terjebak dalam perangkap "berdosa-mengakui-berdosa-mengakui", perlu mengikuti petunjuk-petunjuk yang ada dalam Yakobus 5:16. Jika perlu, carilah orang-orang yang bersedia mendoakan dan mengawasi Anda, agar Anda tidak lagi melakukan kebiasaan dosa Anda.

2. Akuilah dosa-dosa Anda.

Dalam 1 Yohanes 1:9, dijelaskan bahwa siapa pun yang mengaku dosa di hadapan Tuhan, ia akan diampuni dan disucikan. Jadi, setelah berbuat dosa kita harus berani mengakuinya di hadapan Tuhan. Maksud mengakui bukan sekadar berkata "Maafkan saya", melainkan "Saya melakukannya." Kemudian, ucapkanlah doa berikut ini.

"Bapa Surgawi, Engkau sudah memberitahukan kepada saya untuk mengenakan Yesus Kristus dan tidak memberikan kesempatan pada daging untuk memuaskan hawa nafsu saya (Roma 13:14). Saya mengakui bahwa saya sudah memberi diri pada hawa nafsu daging, yang berperang melawan jiwa saya (2 Petrus 2:11). Saya berterima kasih kepada-Mu karena di dalam Kristus dosa-dosa saya diampuni, tetapi saya sudah melanggar ketetapan-ketetapan-Mu yang kudus dan memberikan kesempatan kepada musuh, untuk berperang di dalam anggota-anggota tubuh saya (Roma 6:12-13; Efesus 4:27; Yakobus 4:1; 1 Petrus 5:8). Saya datang ke hadapan hadirat-Mu untuk mengakui dosa-dosa dan memohon penyucian-Mu (1 Yohanes 1:9) dan supaya saya dibebaskan dari perbudakan dosa. Sekarang, saya memohon kepada-Mu untuk menyatakan kepada pikiran saya, cara-cara saya yang sudah melanggar ketetapan-ketetapan-Mu dan sudah mendukakan Roh Kudus. Dalam nama Yesus, saya berdoa. Amin."

Kita tahu bahwa perbuatan dosa sangat banyak (Galatia 5:19-21). Oleh karena itu, mintalah supaya Tuhan menunjukkan secara jelas dalam hal apa Anda telah berdosa dan mohon ampunlah kepada-Nya.

3. Pergunakanlah tubuh Anda sebagai alat kebenaran.

Tuhan telah menebus hidup dan tubuh kita. Kita wajib mengabdikan diri kepada Tuhan dan tidak membiarkan dosa menguasai kita (Roma 6:12-13). Jika Anda terikat dengan kebiasaan dosa seks sehingga memengaruhi pernikahan Anda, nyatakanlah doa ini:

"Tuhan, saya mohon Engkau menyatakan pada pikiran saya setiap penggunaan seksual dari tubuh saya sebagai alat ketidakbenaran. Dalam nama Yesus yang indah saya berdoa. Amin."

4. Lepaskan dan tinggalkan setiap kejadian penggunaan seksual yang tidak benar dalam hidup Anda.

Ketika Tuhan memunculkan setiap penggunaan seksual secara tidak benar dari tubuh Anda ke dalam pikiran Anda, baik itu dilakukan terhadap Anda (pemerkosaan, hubungan seksual dengan anggota keluarga sendiri, atau pelecehan seksual) maupun Anda melakukannya dengan sukarela, lepaskan dan tinggalkan setiap kejadian itu. Ucapkanlah doa di bawah ini:

"Tuhan, saya melepaskan dan meninggalkan ___ (sebutkan penggunaaan yang salah secara spesifik dari) ___ dengan ___ (tubuh Anda/nama orang) dan saya mohon Engkau memutuskan ikatan itu. Dalam nama Yesus, Amin. [Mungkin ada dosa kebiasaan lain; Homoseksual, Aborsi, Bunuh/Melukai Diri, Kecanduan...]"

5. Serahkan diri dan hidup Anda kepada Tuhan.

Sekarang, serahkanlah tubuh Anda kepada Tuhan dengan berdoa seperti ini:

"Tuhan, saya melepaskan dan meninggalkan semua penggunaan tubuh saya sebagai alat ketidakbenaran dan dengan demikian saya memohon kepada-Mu, untuk memutuskan semua ikatan dan perbudakan yang Iblis sudah hasilkan dalam kehidupan saya melalui keterlibatan itu. Saya mengakui keterlibatan saya. Sekarang, saya menyerahkan tubuh saya kepada-Mu sebagai satu korban persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan kepada-Mu, dan saya akan melakukan hubungan seksual hanya di dalam pernikahan. Saya singkirkan kebohongan Iblis yang mengatakan bahwa "tubuh saya tidak tahir", yang mengatakan bahwa "tubuh saya kotor", atau apa pun yang tidak bisa diterima sebagai akibat dari pengalaman-pengalaman seksual saya pada masa lalu. Tuhan, saya berterima kasih kepada-Mu karena Engkau secara menyeluruh sudah menyucikan dan mengampuni saya, karena Engkau mengasihi dan menerima saya tanpa syarat. Oleh karena itu, saya dapat menerima diri saya. Dan, saya memilih untuk menerima diri sendiri dan tubuh yang sudah disucikan. Dalam nama Yesus. Amin."

Sesudah Anda mengakui semua dosa yang Anda ketahui, berdoalah seperti berikut: "Saya sekarang mengakui dosa-dosa ini kepada-Mu dan meyakini pengampunan dan penyucian-Mu atas diri saya, melalui darah Tuhan Yesus Kristus. Saya batalkan semua pintu masuk yang sudah didapatkan roh-roh jahat melalui keterlibatan kehendak saya dalam dosa. Saya mohonkan ini dalam nama Tuhan dan Juru Selamat saya, Yesus Kristus. Amin.

Disadur dari:

Nama situs : Christian Counseling Center Indonesia (C3I)
Alamat URL : http://c3i.sabda.org/
Judul asli artikel : Langkah 6 Pilihlah Kemerdekaan Bukan Keterikatan
Penulis : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 27 Juli 2012

Komentar