Syair salah satu lagu Natal berbunyi, "It's the most wonderful time of the year" (Natal adalah saat yang terindah sepanjang tahun). Bagi orang Kristen, ungkapan ini seharusnya benar. Namun bagi beberapa orang, Natal adalah saat untuk mempertahankan hidup, depresi, dukacita, dan kesepian. Semua itu sering kali diperparah dengan keadaan keluarga yang terpecah belah dan meningkatnya dana yang harus dikeluarkan.
Natal sudah menjadi hari libur yang sangat umum. Karena sibuk
membeli hadiah, orang-orang cenderung lupa pada makna Natal yang
sesungguhnya. Di samping mengadakan makan malam istimewa dan memberi
hadiah-hadiah yang mahal, ada cara lain untuk merayakan Natal yang
mencerminkan makna Natal sebenarnya.
Berikut tips yang dapat Anda gunakan untuk merayakan natal.
Ingatlah bahwa kita tidak mengetahui dengan pasti kapan Yesus
dilahirkan, dan Allah juga tidak memerintahkan kita merayakan
ulang tahun Yesus. Allah justru berfirman supaya kita merayakan
dan mengingat kematian-Nya melalui Perjamuan Kudus.
Sudah seharusnya Natal disambut dengan penuh sukacita. Ayat-ayat
berikut ini menegaskan bahwa Allah membuktikan kasih-Nya kepada kita
melalui kelahiran Yesus di dunia.