Fokus C3I November 2003 - Pendidikan Konseling: Konselor Kristen

<p>Banyak orang yang beranggapan bahwa melayani sebagai konselor adalah suatu pelayanan yang berat karena membutuhkan latar belakang pendidikan teologi yang baik dan segudang syarat-syarat lain yang memberatkan. Anggapan yang seperti ini sering menjadi alasan bagi orang-orang tersebut untuk mengurungkan niatnya menjadi konselor. Tetapi apakah benar demikian? Silakan klik sajian tips dan artikel-artikel berikut ini untuk mendapatkan jawabannya. Harapan kami, tulisan-tulisan ini mampu membuka wawasan dan pikiran Sahabat C3I tentang dunia konselor dan semakin terdorong untuk menjadi konselor Kristen yang baik. Selamat belajar! </p><p>Jika ada pertanyaan/saran/komentar, silakan <b><a href="../komentar/">dikirimkan</a></b> kepada tim C3I via email.</p>

Kualifikasi Seorang Konselor

Tuhan memberi banyak karunia bagi gereja, salah satunya adalah karunia untuk saling menolong dan menasehati. Hal ini dinyatakan dengan jelas oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Roma, "Saudara-saudaraku, aku sendiri memang yakin tentang kamu, bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan dan dengan segala pengetahuan dan sanggup untuk saling menasihati" (Roma 15:14). Dalam hal inilah konseling dimengerti sebagai pelayanan yang paling tepat dilakukan oleh gereja. Melalui pelayanan konseling seluruh jemaat (Tubuh Kristus) menjadi utuh karena masing-masing anggota berkarya dan berfungsi menjadi pelengkap bagi yang lain. Oleh karena itu setiap anggota seharusnya dapat menjadi konselor bagi yang lain.

Jenis Bahan C3I
Kategori Bahan C3I