Pendidikan Konseling

artikel tentang pendidikan Konseling

Psikologi Iman I

"Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah." (Ibr. 11:6)

Tak mungkin manusia sehat yang normal terlepas dari kepercayaan agama. Iman menuntut segenap diri manusia dan segenap keadaannya yang dikerjakan oleh kasih karunia Allah. (Forsyth)

Baca Selengkapnya

Kemarahan

Tujuan kita bukan "bebas dari kemarahan". Sebaliknya, hal ini untuk mengajarkan kepada konseli bagaimana mengontrol responsnya terhadap kemarahan yang ada: baik terhadap stimulasi emosional maupun biologis, yang disebabkan oleh kemarahan.

Baca Selengkapnya

Konseling yang Berhasil

Jika Anda adalah orang yang peduli, Anda pasti memberi konseling. Apabila Anda berkata, "Saya tidak pernah bisa memberi konseling!" Artinya Anda mengatakan bahwa Anda tidak mau mendengarkan orang yang berbeban berat, yang datang kepada Anda untuk meminta pertolongan.

Baca Selengkapnya

Konseling yang Efektif

Sejarah memperlihatkan ada pelayanan yang tadinya jaya dan berkembang, namun akhirnya runtuh. Namun, sejarah juga memperlihatkan ada pelayanan yang terus bertahan sampai ratusan tahun. Apakah yang terjadi sehingga ada pelayanan yang bertahan dan ada yang tidak bertahan? Apakah yang menjadi ciri pelayanan yang efektif?

Baca Selengkapnya

Cara Mengumpulkan Data

Diringkas oleh: S. Setyawati

Untuk melakukan konseling, sangat penting bagi kita untuk mengumpulkan data dari konseli yang kita layani. Selain data diri, kita juga perlu mencari data lain terkait dengan masalah dan kepribadian konseli dengan beberapa metode. Metode yang dapat digunakan antara lain menggunakan formulir pengumpulan data pribadi, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang baik, dan mengamati data-data yang tersirat.

Baca Selengkapnya

Konselor Secara Umum

Konselor tidak melulu seseorang yang memiliki ijazah perguruan tinggi. Kaum awam pun bisa dipersiapkan untuk menjadi seorang konselor. Apa saja yang harus diketahui dan dimiliki untuk menjadi seorang konselor? Berikut ini jawabannya.

1. Memiliki Pengetahuan Konseling

Baca Selengkapnya

Kasus Marta

Marta baru saja mengatasi persoalan yang sangat sulit. Ia segera menawarkan dirinya untuk bekerja di tempat konseling (counseling center). Ia mengatakan bahwa ia bersedia mengerjakan setiap tugas yang diberikan. Ia ingin mewakili organisasi di depan kelompok-kelompok wanita. Pembimbingnya berkata, "Marta, kami menghargai permintaanmu. Akan tetapi, engkau baru saja menghadapi persoalan yang serius. Engkau belum siap." Ia sangat kecewa. Ia gusar.

Baca Selengkapnya

Psikologi dan Kekristenan

Diringkas oleh: S. Setyawati

Ilmu Psikologi menganut keragaman subjek dan minat, serta menyediakan pengetahuan praktis bagi kehidupan sehari-hari. Namun, kita sering melihat munculnya ketegangan akibat informasi yang dimiliki Psikologi dan Alkitab. Padahal, keduanya menyediakan informasi tentang cara hidup sehari-hari dan bagaimana seharusnya manusia berpikir dan berperilaku.

Beberapa psikolog memaparkan tentang bagaimana mempelajari ilmu ini, bagaimana memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari, dan di mana ilmu ini dapat ditempatkan. Sayangnya, banyak psikolog tidak mendasarkan ilmunya pada Alkitab. Karena itu, ada orang Kristen yang menerima dan yang menolak hasil riset psikologi dan penemuan-penemuan psikolog. Inilah yang menimbulkan konflik antara teologi dan psikologi. Akibatnya, masyarakat Kristen sering kali curiga, bahkan kejam terhadap psikologi dan ilmu-ilmu sosial. Terkadang, hal ini dibenarkan karena tuntutan-tuntutan dan penafsiran-penafsiran yang dilakukan para ilmuwan sosial terlalu berani. Namun, ada juga orang Kristen yang ekstrem, yang mengambil sudut pandang yang berseberangan dengan apa yang telah dipaparkan oleh ilmu pengetahuan, dan membangun benteng pertahanan hak asasi manusia bagi dirinya sendiri dengan sikap yang merendahkan martabat orang lain.

Baca Selengkapnya

Alkitab dan Psikologi

Apakah benar iman Kristen tidak mempunyai peranan dalam psikologi? Bukankah Alkitab merupakan buku sumber yang benar dan tepat untuk mempelajari psikologi dibanding dengan buku-buku psikologi Barat? Herbert Mowrer, mantan Presiden American Psychological Association, pernah menegur para rohaniwan atas kelalaian mereka dalam memanfaatkan firman Allah. Dia bukan seorang Kristen, tetapi merasa bahwa Alkitab merupakan dasar pelayanan psikologis yang lebih tepat daripada psikologi yang beliau sendiri ajarkan dan praktikkan.(1)

Baca Selengkapnya