Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs C3I
Anak/Parenting
Anak/Parenting
artikel tentang anak dan yang berkaitan dengan anak
Kiat Membesarkan Anak
Submitted by admin on Sun, 01/09/2002 - 07:00Membesarkan anak bukanlah masalah sepele. Saya percaya bahwa para pembaca yang adalah orangtua (terutama ibu) akan membenarkan kalimat ini. Sebagaimana hubungan suami-istri akan mempengaruhi hubungan orangtua-anak, demikian pulalah hubungan orangtua-anak akan mempengaruhi hubungan suami-istri. Hubungan suami-istri yang sehat dan kuat cenderung menghasilkan anak-anak yang sehat dan kuat pula. Hubungan suami-istri yang lemah dan sakit-sakitan, cenderung membuahkan anak-anak yang lemah dan sakit-sakitan pula. Namun kebalikannya juga betul. Hubungan orangtua-anak yang lemah dan sakit-sakitan cenderung menghasilkan (atau merupakan tanda) hubungan suami-istri yang lemah dan sakit-sakitan. Dr. ... baca selengkapnya »
Bimbingan dalam Membesarkan dan Mendidik Anak
Submitted by admin on Sun, 01/09/2002 - 00:00Edisi C3I: e-Konsel 023 - Parenting
AYAT ALKITAB
Tips: Mendedikasikan Anak pada Tuhan
Submitted by admin on Sun, 01/09/2002 - 00:00Edisi C3I: e-Konsel 023 - Parenting
Tips berikut ini diambil dari publikasi "e-BinaAnak" edisi 085/2002 bulan Juli. ... baca selengkapnya »Bagaimana Cara Anak Belajar?
Submitted by admin on Fri, 23/08/2002 - 00:00Jika Saudara memasuki ruang pengemudi sebuah pesawat terbang dengan maksud terbang ke tempat yang jauh, maka akan berguna bagi Saudara bila mengetahui tentang cara terbangnya sebuah pesawat udara dan cara memakainya alat-alat pengemudi tersebut. Tanpa pengetahuan ini tipislah harapan Saudara akan mencapai tempat tujuan itu dengan selamat. Hal ini juga berlaku dalam pelayanan Saudara sebagai guru Sekolah Minggu. Untuk menjadi guru yang efektif, pengertian tentang cara belajarnya para pelajar adalah penting.
Tips: Mengajar Anak Belajar
Submitted by admin on Fri, 23/08/2002 - 00:00Pelayanan kepada anak-anak akan semakin berkembang jika kita memahami dan merencanakan pengalaman-pengalaman yang dibutuhkan dalam tahap-tahap dasar proses belajar anak di bawah ini.
Mendengarkan (Listening)
Pelajaran dasar yang penting dalam proses belajar anak adalah bagaimana anak dapat mendengar atau memberi perhatian. Guru yang ingin mengawali proses belajar pertama-tama harus dapat mencari cara untuk menarik perhatian anak, antara lain dengan memotivasi anak melalui ruangan kelas maupun aktivitas-aktivitas sehingga anak tertarik dengan materi yang harus dipelajarinya.
Tips: Meningkatkan Motivasi Anak untuk Belajar
Submitted by admin on Fri, 23/08/2002 - 00:00- Dengan memperlihatkan semenjak dini kepadanya bahwa guru maupun orangtua mau menghargai karya-karya orang lain, gemar belajar, dan senang membaca buku. Biasanya anak mencontoh perilaku guru dan orangtua yang seperti itu.
- Dengan membacakan cerita yang menarik sesuai tingkat perkembangan anak. Pelan-pelan anak akan terdorong untuk bisa dan mau membaca sendiri, untuk memuaskan rasa ingin tahunya terhadap berbagai hal.
- Dengan memberikan permainan yang edukatif sejak dini, untuk merangsang perkembangan penalaran, sikap, keterampilan motorik, dan kreativitas.
- Dengan memberi pujian yang wajar terhadap setiap hasil karya anak. Pemberian pujian (apalagi penghargaan).
Tips: Agar Anak Belajar Secara Teratur
Submitted by admin on Fri, 23/08/2002 - 00:00Setiap manusia pada dasarnya memiliki kekhasannya sendiri. Karena itu individu merupakan istilah yang tepat, yang tidak dapat dibagi- bagi lagi. Individulah unit yang terkecil. Demikian pula halnya dengan anak. Setiap anak memiliki kemampuannya sendiri-sendiri, termasuk dalam hal minat dan cara belajar. Ada anak yang lebih cepat mengerti dengan cara mendengar, tetapi tidak sedikit yang justru lebih paham kalau ia membaca pelajarannya berkali-kali. ... baca selengkapnya »
Mengenal Tipe Gaya Belajar
Submitted by admin on Wed, 21/08/2002 - 00:00Setiap anak mempunyai dan bekerja dengan model atau gaya belajarnya sendiri. Menurut David Kolb (Styles of Learning Inventory, 1981) ada empat jenis atau tipe gaya belajar.
[Red. Empat jenis/kuadran yang muncul dari dua sumbu/parameter di
bawah ini:
Pengalaman KONGKRET (Perasaan) - Konseptualisasi ABSTRAK (Pikiran)
Eksperimentasi AKTIF (Berbuat) - Pengamatan REFLEKTIF (Observasi)]
a.
Keyakinan Diri
Submitted by admin on Wed, 07/08/2002 - 00:00Kita harus dapat membangun murid-murid kita sehingga di dalam hidup mereka di dunia ini mereka mempunyai rasa percaya diri, yaitu keyakinan bisa melakukan sesuatu. Kemampuan harus disesuaikan dengan ambisi. Ketika kemampuan dan ambisi bisa diseimbangkan, anak didik kita akan sehat jiwanya. Jangan menuntut anak melampaui apa yang ia bisa kerjakan. Jika Saudara menuntut anak terlalu tinggi, akhirnya Saudara membunuh mereka secara tidak kelihatan.
Di Singapore ada seorang anak laki yang sangat tampan berusia 17 tahun. Saya mengenal dia secara pribadi. Tetapi tiga hari setelah lulus SMA, anak ini gantung diri. Mengapa? Karena ayahnya menuntut dia harus lulus ranking pertama. Ketika lulus ia mendapatkan ranking ketiga.
Tips: Hal-hal Apa Saja yang Membangun Rasa Diterima?
Submitted by admin on Wed, 07/08/2002 - 00:00Rasa diterima sangat penting bagi sikap percaya diri dan keberhasilan, oleh karena itu orangtua dapat melakukan berbagai hal untuk menunjukkan kepada anaknya bahwa mereka diterima, yaitu:
1. Akui bahwa setiap anak adalah unik.
Orangtua harus melihat bahwa setiap anak adalah berbeda satu dengan yang lain, dengan demikian mereka tidak dapat diperlakukan sama. Hal yang terpenting ialah bahwa anak harus merasakan cinta yang dalam dan penerimaan dari orangtua.
2.
Komentar
